Hoax, Tukang Odong-odong Lakukan Aksi Cabul Di Tempat Umum

baraNews Jabar Online

- Redaksi

Kamis, 30 Januari 2025 - 23:01 WIB

50316 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG | Kota Bandung dihebohkan dengan video viral yang melibatkan seorang tukang odong-odong yang diduga melakukan aksi cabul di tempat umum. Kejadian ini terjadi di Gg. Lumbung IV Rt. 03 / 05 Kelurahan/Kecamatan Babakan Ciparay, pada Sabtu (18/1) sekitar Pukul 15.30 WIB.

Video tersebut kemudian viral di media sosial (medsos) dan aplikasi perpesanan pada Selasa (28/1) sekitar Pukul 09.00 WIB.

Polsek Babakan Ciparay Polrestabes Bandung kemudian menangani kasus ini dan melakukan penelusuran terhadap terduga pelaku.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolsek Babakan Ciparay Kompol Kurniawan menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan peninjauan ke lokasi kejadian dan memintai keterangan dari saksi bernama Wulan.

“Kami mengecek ke tempat kejadian kemudian mencari saksi saksi dan ditemukan saksi bernama Wulan dengan memberikan keterangan bahwa dirinya yang membuat video tersebut sewaktu anak saksi menaiki odong-odong tersebut selanjutnya video tersebut diunggah ke status WA tanpa sadar status WA saksi oleh orang lain yang tidak diketahui di uploadkan ke medsos FB dan Instagram bahwa tukang odong-odong melakukan onani,” kata Kurniawan.

Polsek Babakan Ciparay kemudian menemukan pelaku di daerah Cibaduyut dengan inisial DS (46).

“Terduga pelaku membenarkan bahwa dalam video tersebut dirinya namun tidak mengakui melakukan onani melainkan mengeluarkan air kencing dari kemaluannya karena mempunyai penyakit sulit kencing alasan terduga pelaku mengeluarkan air kencing saat mengayuh odong odong yaitu jika odong-odong tersebut ditinggalkan anak yang sedang naik odong-odong akan jatuh maka dalam keadaan sakit dan terpaksa maka tukang odong-odong tersebut mengeluarkan air kencingnya saat mengayuh odong-odong,” ungkap Kurniawan.

Dari hasil klarifikasi terhadap terduga pelaku, pelaku membantah jika dirinya melakukan onani.

“Jadi bukan onani tapi sakit sulit kencing,” tambah Kurniawan.

sementara itu, istri terduga pelaku inisial W meminta maaf dengan adanya kejadian ini. W mengatakan jika suaminya sedang mengalami sakit.

“Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, saya W selaku istri dari DS tukang odong-odong yang lagi viral di sosial media TikTok, di IG atau di Facebook, saya meminta maaf atas video tersebut. Apapun yang dilakukan suami saya bukan kesengajaan atau ada hasrat, cuman suami saya sedang mengalami sakit, keluhan sakit buang air kecil, ini bukti pemeriksaan ke dokter (menunjukan kartu berobat),” ujar W.

“Atas kejadian ini saya meminta maaf yang sebesar-besarnya, khususnya ntuk warga Babakan Ciparay, saya meminta maaf sebesar-besarnya,” pungkas W.

Berita Terkait

​Regenerasi Kepemimpinan, (BBC) Sukses Gelar Musyawarah Besar
Griya Persada Hotel Kaliurang Yogyakarta mengadakan gathering temu ramah mesra di Kota Bandung
Tim Pembina Posyandu Kota Bandung Laksanakan Monitoring dan evaluasi, Posyandu 6 SPM Tunas Harapan 1 di Kelurahan Suka Asih
Jelang Iduladha 2026 Pemeriksaan Hewan Kurban di Kota Bandung Diperketat
DKPP Kota Bandung Siapkan 184 Petugas Periksa Hewan Kurban
DKPP Kota Bandung Periksa Kesehatan Satwa Prioritas di Bandung Zoo
71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia
Lebih Mudah, Bayar Pajak Kendaraan Bermotor Cukup STNK Tanpa KTP Pemilik Pertama*

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:58 WIB

Pelajar Bogor Bersatu! Deklarasi Akbar Komitmen Menjaga Persaudaraan dan Prestasi

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:12 WIB

Griya Persada Hotel Kaliurang Yogyakarta mengadakan gathering temu ramah mesra di Kota Bandung

Rabu, 3 Juni 2026 - 12:49 WIB

Tim Pembina Posyandu Kota Bandung Laksanakan Monitoring dan evaluasi, Posyandu 6 SPM Tunas Harapan 1 di Kelurahan Suka Asih

Senin, 1 Juni 2026 - 18:49 WIB

Rd. Ir. Roza Rahmadjasa Mintaredja M. Ars tokoh budayawan yang melestarikan adat dan pengembangan wawasan kebudayaan Sunda.

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:10 WIB

Membaca waktu menjaga Harmoni kehidupan dengan kesadaran Tentang Sejarah kalender Sunda

Senin, 25 Mei 2026 - 19:23 WIB

PERAYAAN AWAL TAHUN 1 Suklapaksa KARTIKA 1963 Çaka Sunda

Senin, 18 Mei 2026 - 16:42 WIB

Jelang Iduladha 2026 Pemeriksaan Hewan Kurban di Kota Bandung Diperketat

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:47 WIB

eMTe Highland Resort Ciwidey, Destinasi Wisata Alam Favorit di Bandung Selatan

Berita Terbaru