Kasus Kematian Putri Apriyani, Kuasa Hukum Nilai Polisi Keliru Sebut Tahapan Penanganan

BARA NEWS JABAR

- Redaksi

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 05:43 WIB

50497 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indramayu – Kasus kematian tragis Putri Apriyani, warga Desa Rambatan Wetan, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, telah memasuki hari keempat. Namun hingga kini polisi belum bisa memastikan penyebab pasti kematiannya.

Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang menegaskan pihaknya masih terus bekerja secara profesional, cepat, dan transparan. Ia berkomitmen akan menyampaikan setiap perkembangan kasus ini kepada keluarga maupun masyarakat.

“Untuk mengetahui ada tindak pidana atau tidak, kita terus lakukan penyelidikan secara scientific investigation. Mulai dari olah TKP, pemeriksaan, hingga mengumpulkan keterangan saksi-saksi,” ujar Fajar saat memberikan keterangan pers didampingi Kasat Reskrim AKP Muchammad Arwin Bachar dan Kasie Humas AKP Tarno, Selasa (12/8/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pernyataan Kapolres ini kemudian ditanggapi oleh Toni RM, kuasa hukum keluarga korban. Toni mengapresiasi transparansi yang disampaikan pihak kepolisian, namun ia menilai ada pernyataan yang dianggap kurang tepat.

Menurut Toni, tahapan kasus ini sejatinya sudah berada di tingkat penyidikan, bukan lagi penyelidikan. Hal itu ia sampaikan melalui akun media sosial pribadinya.

“Kalau sudah naik penyidikan, berarti sudah ditemukan dugaan tindak pidana. Kemarin saya mendampingi ayah korban diperiksa, itu tahap penyidikan, bukan penyelidikan,” tegas Toni.

Ia pun meminta Kapolres Indramayu menyampaikan kondisi sebenarnya, agar masyarakat tidak bingung dalam memahami progres kasus ini. “Yang benar, kasus kematian Putri Apriyani ini sudah naik penyidikan,” katanya.

Lebih lanjut, Toni menegaskan pihak keluarga bersama masyarakat Indramayu terus mendukung langkah kepolisian agar tersangka segera ditangkap. “Kami keluarga korban dan masyarakat Indramayu mendukung dan mendoakan semoga Bripda Alvian Maulana Sinaga segera tertangkap,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Pedagang Madu Asal Baduy Jadi Korban Begal di Jakarta, Uang dan Dagangan Raib
Ratusan Warga Sukaslamet Geruduk Kantor Desa, Desak Pemakzulan Kuwu Rajudin atas Dugaan Penggelapan Dana Desa
Pemuda di Tasikmalaya Nekat Cabuli Nenek 85 Tahun, Polisi Amankan Pelaku
SWI Kecam Keras Aksi Teror terhadap Wartawan Syahbudin Padank di Subulussalam
Satresnarkoba Polres Indramayu Ungkap 18 Kasus Narkoba, Amankan 21 Tersangka
Kurang dari 24 Jam, Polisi Berhasil Menangkap Pembunuh Lansia di Subang
Polda Jabar Ungkap 257 Kasus Narkotika Sepanjang September 2025
Jurnalis Ambarita Dikeroyok saat Liputan di Bekasi, HP Dirampas dan Data Liputan Hilang

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:40 WIB

DKPP Kota Bandung Siapkan 184 Petugas Periksa Hewan Kurban

Jumat, 24 April 2026 - 19:02 WIB

DKPP Kota Bandung Periksa Kesehatan Satwa Prioritas di Bandung Zoo

Senin, 20 April 2026 - 14:10 WIB

71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia

Sabtu, 4 April 2026 - 19:29 WIB

*Chandra Gautama Jembatani Tradisi lewat Aing Kabayan*

Rabu, 1 April 2026 - 14:50 WIB

Penyampaian LKPJ 2025, Farhan Paparkan Capaian Pembangunan Daerah

Senin, 30 Maret 2026 - 23:39 WIB

Asep Robin: Legalitas Cagar Budaya Cikadut Harus Kuat  

Minggu, 8 Maret 2026 - 17:09 WIB

Berburu Lailatul Qadar, Ini Rekomendasi Masjid untuk Iktikaf di Kota Bandung

Jumat, 27 Februari 2026 - 17:14 WIB

PENANGANAN KASUS KERACUNAN MBG

Berita Terbaru

Bandung

DKPP Kota Bandung Siapkan 184 Petugas Periksa Hewan Kurban

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:40 WIB

Daerah

Budaya Bukan Cuma Seremoni: Pesan KAA dari Savoy Homan

Minggu, 19 Apr 2026 - 16:10 WIB