Salah Satu Kepala Desa Di kabupaten Bogor, melecehkan pemberian bingkisan Acara Pelantikan Bupati dan wakil Bupati kabupaten Bogor dan menjadi perbincangan Publik

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Senin, 24 Februari 2025 - 14:34 WIB

50515 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bara News Bogor, Senin 24/02/2024

Kepala Desa Gunung Menyan, Pamijahan, Kabupaten Bogor, Wiwin Komalasari, kembali menjadi perbincangan publik setelah videonya viral di media sosial. Dalam video tersebut, Wiwin tampak geli sambil membawa nasi kotak sepulang dari pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Bogor, Rudy Susmanto dan Ade Ruhandi (Jaro Ade).

Video yang beredar menunjukkan Wiwin merekam dirinya sendiri saat berjalan kaki usai menghadiri acara serah terima jabatan (sertijab) Bupati-Wakil Bupati Bogor di Kantor DPRD Kabupaten Bogor pada Kamis, 20 Februari 2025. Dengan santai, ia memperlihatkan nasi kotak yang dibawanya sambil berkata, “Bawa berkat gak? Mau lihat gak nih bawa berkat, jomet jomet jomet, ibu bawa jomet ya? Mana jomet-nya mana?”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak hanya itu, Wiwin juga tertawa dan mengatakan, “Geli ya? Seserian wae,” menunjukkan bahwa ia merasa geli membawa bingkisan tersebut. Ia juga sempat menyebut dirinya sebagai “Kades viral ini bawa jomet.”

Menanggapi viralnya video tersebut, Plh Bupati Bogor, Ade Ruhandi (Jaro Ade), menginstruksikan para camat untuk melakukan pembinaan kepada kepala desa agar lebih bijak dalam bertindak, baik di media sosial maupun dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya juga belum melihat media sosialnya, bahasanya seperti apa, jadi saya serahkan nanti ke Pak Sekda,” ujar Jaro Ade setelah apel pertama di halaman Setda Kabupaten Bogor. Ia menegaskan bahwa Pemkab Bogor bertanggung jawab dalam membina para kepala desa untuk menjaga etika dan sikap mereka di tengah masyarakat.

Hingga saat ini, Wiwin Komalasari belum memberikan penjelasan resmi terkait video yang membuatnya kembali menjadi perbincangan. Kepala desa gunung menyan harus klarifikasi maksud dan tujuan nya terlalu melecehkan pemberian bingkisan tersebut

Red( TEAM )

Berita Terkait

Budaya Bukan Cuma Seremoni: Pesan KAA dari Savoy Homan
Safari Ramadhan di Karawang, DPP ABPEDNAS Perkuat Konsolidasi BPD se-Kabupaten
POSKAB Sapu Jagat Gelar Berbagi Takjil dan Santunan Anak Yatim
Lapas Kelas IIA Cikarang Berikan Remisi Khusus Natal 2025 kepada 41 Warga Binaan
Polsek Cikarang Timur Dirikan Pos Pelayanan Nataru 2025 di Sejumlah Objek Wisata
Polri Hadir Berbuat Bermanfaat, Polsek Cikarang Timur Laksanakan Yanmas Pagi dan Gatur Lalin di Sejumlah Titik Rawan
Ratusan Ojol Daftar BPJS Ketenagakerjaan di Balai Kota Depok
Kapolsek Sekayam AKP Sutikno Akui 3 Anggotanya Terlibat PETI di Malenggang, 1 Diusulkan Dimutasi

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 14:10 WIB

71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia

Senin, 6 April 2026 - 02:55 WIB

Lebih Mudah, Bayar Pajak Kendaraan Bermotor Cukup STNK Tanpa KTP Pemilik Pertama*

Sabtu, 4 April 2026 - 19:29 WIB

*Chandra Gautama Jembatani Tradisi lewat Aing Kabayan*

Rabu, 1 April 2026 - 14:50 WIB

Penyampaian LKPJ 2025, Farhan Paparkan Capaian Pembangunan Daerah

Minggu, 8 Maret 2026 - 17:09 WIB

Berburu Lailatul Qadar, Ini Rekomendasi Masjid untuk Iktikaf di Kota Bandung

Jumat, 27 Februari 2026 - 17:14 WIB

PENANGANAN KASUS KERACUNAN MBG

Selasa, 17 Februari 2026 - 17:35 WIB

Mantan Karyawan PT RPG,TBK minta Hak Gaji di bayar perusahaan.

Jumat, 6 Februari 2026 - 15:35 WIB

Bandung Jadi Pusat Inovasi dan Kolaborasi di IFBEX 2026

Berita Terbaru

Daerah

Budaya Bukan Cuma Seremoni: Pesan KAA dari Savoy Homan

Minggu, 19 Apr 2026 - 16:10 WIB

Bandung

*Chandra Gautama Jembatani Tradisi lewat Aing Kabayan*

Sabtu, 4 Apr 2026 - 19:29 WIB