Polsek Citeureup di minta Ke Publik Penanganan Kasus Remaja Di Aniaya Pake Airsoftgun

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Selasa, 8 April 2025 - 16:02 WIB

50191 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

BOGOR,Selasa 08/04/2025

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aktivis Sosial yang tergabung dalam jaringan Antirasuah menyoroti dugaan kejanggalan penanganan kasus dugaan penganiayaan seorang remaja warga kampung Dukuh Desa Tarikolot Citeureup Kabupaten Bogor provinsi Jawa Barat yang kepalanya bocor diduga digetok mengunakan Replika Senjata api yaitu Airsoftgun saat membangun warga yang hendak sahur.

 

 

Kasus tersebut sempat viral dan pelakunya sudah di amankan di Polsek Citeureup Polres Bogor Polda Jabar yang terjadi pada Minggu Dinihari 16 Maret 2025 sekitar pukul 03:00 WIB sehingga menjadi sorotan publik

 

 

Aktivis menilai penanganan kasus tersebut tidak transparan karena tak dibuka kepublik yang mana tidak sesuai dengan pernyataan Humas Polsek Citeureup yang kala itu menyampaikan bahwa akan ada Konferensi pers namun hingga kini tak dilakukan sehingga menjadi pertanyaan besar ada apa dengan kasus tersebut.

 

 

Aktivis mendesak Polsek Citeureup mengusut secara transparan kasus dugaan penganiayaan yang mengunakan Airsoftgun yang diduga korbannya anak dibawah umur dan saat menurut informasi sudah berdamai dan pelakunya sudah dibebaskan.

“Kami meminta Polsek Citeureup penanganan kasus tersebut dibuka kepublik secara transparan, profesional dan akuntabel,” kata Agus Marpaung Aktivis Sosial yang sudah malang melintang di dunia Sosial.
 

Agus menjelaskan pengusutan kasus tersebut secara transparan penting untuk menjaga kepercayaan publik kepada kepolisian.

Terlebih, ia menyinggung kasus ini sudah bergulir lama dan diduga melibatkan tokoh masyarakat dan juga orang yang berpengaruh dilingkungan setempat dan menjadi sorotan publik.

Lebih lanjut ia berharap polisi mengusut kasus tersebut secara objektif tanpa adanya intervensi dari pihak manapun.
 

“Kami berharap penanganan kasus ini dapat segera diselesaikan dan juga segera ada penetapan tersangka, karena kami dapat info korban anak dibawah umur dan menurut UU perlindungan anak tidak boleh Restoratif Justice” ucapnya
“Kami percaya Polsek Citeureup akan bekerja profesional dalam menangani kasus ini, sebagaimana tugas utama mereka dalam penegakan hukum,” tukasnya.(*****)

 

Red( Team)

Berita Terkait

Budaya Bukan Cuma Seremoni: Pesan KAA dari Savoy Homan
Safari Ramadhan di Karawang, DPP ABPEDNAS Perkuat Konsolidasi BPD se-Kabupaten
POSKAB Sapu Jagat Gelar Berbagi Takjil dan Santunan Anak Yatim
Lapas Kelas IIA Cikarang Berikan Remisi Khusus Natal 2025 kepada 41 Warga Binaan
Polsek Cikarang Timur Dirikan Pos Pelayanan Nataru 2025 di Sejumlah Objek Wisata
Polri Hadir Berbuat Bermanfaat, Polsek Cikarang Timur Laksanakan Yanmas Pagi dan Gatur Lalin di Sejumlah Titik Rawan
Ratusan Ojol Daftar BPJS Ketenagakerjaan di Balai Kota Depok
Kapolsek Sekayam AKP Sutikno Akui 3 Anggotanya Terlibat PETI di Malenggang, 1 Diusulkan Dimutasi

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:40 WIB

DKPP Kota Bandung Siapkan 184 Petugas Periksa Hewan Kurban

Jumat, 24 April 2026 - 19:02 WIB

DKPP Kota Bandung Periksa Kesehatan Satwa Prioritas di Bandung Zoo

Senin, 20 April 2026 - 14:10 WIB

71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia

Senin, 6 April 2026 - 02:55 WIB

Lebih Mudah, Bayar Pajak Kendaraan Bermotor Cukup STNK Tanpa KTP Pemilik Pertama*

Rabu, 1 April 2026 - 14:50 WIB

Penyampaian LKPJ 2025, Farhan Paparkan Capaian Pembangunan Daerah

Senin, 30 Maret 2026 - 23:39 WIB

Asep Robin: Legalitas Cagar Budaya Cikadut Harus Kuat  

Minggu, 8 Maret 2026 - 17:09 WIB

Berburu Lailatul Qadar, Ini Rekomendasi Masjid untuk Iktikaf di Kota Bandung

Jumat, 27 Februari 2026 - 17:14 WIB

PENANGANAN KASUS KERACUNAN MBG

Berita Terbaru

Bandung

DKPP Kota Bandung Siapkan 184 Petugas Periksa Hewan Kurban

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:40 WIB

Daerah

Budaya Bukan Cuma Seremoni: Pesan KAA dari Savoy Homan

Minggu, 19 Apr 2026 - 16:10 WIB