Dewan DPRD kabupaten Bogor Dari Komisi 1 Irvan Maulana meninjau lokasi lahan di duga plotingan Milik IPB

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Selasa, 6 Mei 2025 - 00:20 WIB

50195 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

BARA NEWS Bogor, Selasa 06/05/2025

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

MAHATVA.ID – Komisi I DPRD Kabupaten Bogor melakukan peninjauan langsung ke lokasi lahan pertanian yang dilaporkan menjadi bagian dari plotingan milik Institut Pertanian Bogor (IPB). Peninjauan ini berlangsung di Desa Sukaharja, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, pada Senin (5/5/2025), sebagai tindak lanjut dari laporan warga terkait status kepemilikan lahan tersebut.

 

 

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bogor, Irvan Maulana, menyampaikan bahwa pihaknya turun ke lapangan sebagai bentuk respons serius terhadap keluhan masyarakat yang merasa lahan pertaniannya diklaim masuk dalam wilayah IPB.

 

 

“Ya, hari ini kami dari Komisi I DPRD Kabupaten Bogor meninjau langsung ke lapangan untuk melihat titik-titik lahan yang menurut warga masuk ke dalam plotingan IPB,” ungkap Irvan di lokasi peninjauan.

 

Irvan juga menegaskan bahwa pihaknya masih menunggu hasil resmi dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bogor guna memastikan keabsahan batas-batas lahan yang dipersoalkan.

 

“Lahan yang dipersoalkan merupakan area persawahan. Kami turun bersama pihak IPB dan pemerintah desa setempat untuk memastikan kejelasan batas lahan. Namun, kami masih menunggu hasil resmi plotingan dari BPN,” jelasnya.

 

Sementara itu, Camat Sukamakmur, Bakri Hasan, mengatakan bahwa pihak kecamatan turut berperan aktif dalam memfasilitasi proses penyelesaian sengketa lahan ini.

 

“Kami mencari jalan tengah agar tidak ada pihak yang dirugikan, baik dari IPB maupun warga. Setelah hasil plotingan dari BPN keluar, kita akan duduk bersama untuk membahas solusi terbaik,” ujar Bakri.

 

 

Peninjauan ini menjadi langkah awal dalam penyelesaian konflik agraria di wilayah Sukaharja, yang melibatkan institusi pendidikan tinggi dan warga lokal. Masyarakat berharap kejelasan status lahan bisa segera didapat agar tidak terjadi konflik berkepanjangan.

 

Reporter: Ariyadi ( Ucok)

Berita Terkait

Budaya Bukan Cuma Seremoni: Pesan KAA dari Savoy Homan
Safari Ramadhan di Karawang, DPP ABPEDNAS Perkuat Konsolidasi BPD se-Kabupaten
POSKAB Sapu Jagat Gelar Berbagi Takjil dan Santunan Anak Yatim
Lapas Kelas IIA Cikarang Berikan Remisi Khusus Natal 2025 kepada 41 Warga Binaan
Polsek Cikarang Timur Dirikan Pos Pelayanan Nataru 2025 di Sejumlah Objek Wisata
Polri Hadir Berbuat Bermanfaat, Polsek Cikarang Timur Laksanakan Yanmas Pagi dan Gatur Lalin di Sejumlah Titik Rawan
Ratusan Ojol Daftar BPJS Ketenagakerjaan di Balai Kota Depok
Kapolsek Sekayam AKP Sutikno Akui 3 Anggotanya Terlibat PETI di Malenggang, 1 Diusulkan Dimutasi

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 19:02 WIB

DKPP Kota Bandung Periksa Kesehatan Satwa Prioritas di Bandung Zoo

Senin, 20 April 2026 - 14:10 WIB

71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia

Senin, 6 April 2026 - 02:55 WIB

Lebih Mudah, Bayar Pajak Kendaraan Bermotor Cukup STNK Tanpa KTP Pemilik Pertama*

Sabtu, 4 April 2026 - 19:29 WIB

*Chandra Gautama Jembatani Tradisi lewat Aing Kabayan*

Senin, 30 Maret 2026 - 23:39 WIB

Asep Robin: Legalitas Cagar Budaya Cikadut Harus Kuat  

Minggu, 8 Maret 2026 - 17:09 WIB

Berburu Lailatul Qadar, Ini Rekomendasi Masjid untuk Iktikaf di Kota Bandung

Jumat, 27 Februari 2026 - 17:14 WIB

PENANGANAN KASUS KERACUNAN MBG

Selasa, 17 Februari 2026 - 17:35 WIB

Mantan Karyawan PT RPG,TBK minta Hak Gaji di bayar perusahaan.

Berita Terbaru

Daerah

Budaya Bukan Cuma Seremoni: Pesan KAA dari Savoy Homan

Minggu, 19 Apr 2026 - 16:10 WIB

Bandung

*Chandra Gautama Jembatani Tradisi lewat Aing Kabayan*

Sabtu, 4 Apr 2026 - 19:29 WIB