Bandung, 26 Juni 2025 – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menegaskan bahwa kolaborasi adalah fondasi utama dalam membangun Kota Bandung yang unggul, ramah, dan membahagiakan bagi seluruh warganya. Pesan tersebut ia sampaikan saat menghadiri kegiatan bakti sosial yang digelar oleh Perempuan Indonesia Maju (PIM) DPD Jawa Barat di Gedung De Majestic, Jalan Braga, Kota Bandung, Jumat (26/6/2025).
“Bandung ini adalah kota yang masyarakatnya suka bekerja sama, alias udunan. Mulai dari tempatnya, sumbangannya, bahkan sampai bikin oncom pun udunan. Semua demi Bandung yang aman, nyaman, tenteram, dan membahagiakan,” ujar Farhan disambut tepuk tangan para peserta yang hadir.
Kegiatan bakti sosial tersebut menghadirkan berbagai layanan langsung kepada masyarakat, seperti pembagian makanan, bantuan sosial, pemeriksaan kesehatan gratis oleh ratusan dokter spesialis, hingga pemberian kacamata gratis kepada 400 warga. Farhan menyampaikan rasa bangganya atas semangat gotong royong yang terbangun dalam acara itu, terlebih dari para tenaga medis yang hadir secara sukarela.
“Kalau periksa ke dokter spesialis itu mahal. Tapi hari ini, ratusan warga dapat layanan gratis. Ini adalah berkah yang luar biasa. Mari kita ucapkan hamdalah, Alhamdulillah,” ungkapnya penuh syukur.
Di hadapan para peserta dan tamu undangan, Farhan juga menyampaikan apresiasi khusus kepada Ketua PIM DPD Jawa Barat serta seluruh jajaran pengurus yang telah menyelenggarakan kegiatan dengan sangat baik dan penuh semangat melayani masyarakat.
Lebih lanjut, ia mendorong agar kegiatan serupa terus digiatkan, terutama sebagai sarana membuka akses dan kesempatan yang setara bagi seluruh warga Bandung, termasuk anak-anak, untuk menjadi pribadi yang unggul dan berdaya saing di masa depan.
“Siapa pun bisa jadi apa pun di Kota Bandung. Mau jadi dokter, penyanyi, notaris, pengacara, bahkan wali kota. Yang penting kerja keras, belajar sungguh-sungguh, dan tetap semangat,” ucap Farhan dengan nada optimis.
Menurut Farhan, kegiatan bakti sosial ini tidak sekadar memberi bantuan, melainkan juga mencerminkan karakter khas Bandung sebagai kota kolaborasi dan kota terbuka. Kota yang senantiasa memberi ruang bagi warganya untuk bertumbuh dan berkembang.
“Kolaborasi adalah kunci untuk menjadikan Bandung sebagai kota unggul. Dan hari ini, semangat itu sangat terasa,” pungkasnya.
(ray)









































