Akselerasi Pengelolaan Sampah, Pemkot Bandung Targetkan 700 RW KBS Pada Akhir Tahun

REDAKSI KOTA BANDUNG

- Redaksi

Senin, 3 Maret 2025 - 19:05 WIB

50140 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung, baranewsjabar.com- Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengakselerasi upaya pengelolaan sampah di seluruh wilayah Kota Bandung. Salah satu fokus utama adalah penanganan sampah di Flyover Ciroyom, yang belakangan menjadi sorotan karena tumpukan sampah yang semakin mengganggu.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menegaskan, masyarakat sekitar harus ikut bertanggung jawab dalam menjaga kebersihan area tersebut.

“Kami sudah berupaya membersihkan, tapi kalau masih ada yang membuang sampah sembarangan, masalah ini akan terus berulang. Saya akan berbicara dengan pihak kewilayahan untuk mencari solusi terbaik,” ujar Farhan di Balai Kota Bandung, Senin 3 Maret 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain Flyover Ciroyom, Pemkot Bandung juga menggelorakan pembentukan RW Kawasan Bebas Sampah (KBS) sebagai langkah strategis dalam mengurangi volume sampah.

“KBS ini minimal harus mengolah 30% sampah yang masuk. Saat ini kita masih mengejar target itu,” jelasnya.

Lebih lanjut, Pemkot menargetkan pembentukan 700 KBS hingga akhir tahun. Dari total sampah yang dihasilkan, rencana pengelolaannya adalah 25 persen dimusnahkan, 25 perzen diolah kembali, dan sisanya 50 persen baru dikirim ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Dengan cakupan 1.597 RW di Kota Bandung, pengelolaan sampah berbasis masyarakat ini diharapkan bisa mengurangi ketergantungan pada TPA serta mempercepat penerapan sistem pengolahan sampah yang lebih efektif dan ramah lingkungan.

Selain itu, Pemkot Bandung juga telah meluncurkan Mobil Pacman untuk mengangkut sampah sampah yang bertebaran di jalanan kota.

Farhan juga menambahkan bahwa kesadaran masyarakat menjadi kunci keberhasilan program pengelolaan sampah.

“Kami butuh peran serta warga. Kalau masyarakat aktif memilah sampah dan tidak membuang sembarangan, persoalan sampah di Bandung bisa teratasi lebih cepat,” ungkapnya.

Berita Terkait

DKPP Kota Bandung Periksa Kesehatan Satwa Prioritas di Bandung Zoo
71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia
Lebih Mudah, Bayar Pajak Kendaraan Bermotor Cukup STNK Tanpa KTP Pemilik Pertama*
*Chandra Gautama Jembatani Tradisi lewat Aing Kabayan*
Penyampaian LKPJ 2025, Farhan Paparkan Capaian Pembangunan Daerah
Asep Robin: Legalitas Cagar Budaya Cikadut Harus Kuat  
Berburu Lailatul Qadar, Ini Rekomendasi Masjid untuk Iktikaf di Kota Bandung
PENANGANAN KASUS KERACUNAN MBG

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 19:02 WIB

DKPP Kota Bandung Periksa Kesehatan Satwa Prioritas di Bandung Zoo

Senin, 20 April 2026 - 14:10 WIB

71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia

Senin, 6 April 2026 - 02:55 WIB

Lebih Mudah, Bayar Pajak Kendaraan Bermotor Cukup STNK Tanpa KTP Pemilik Pertama*

Sabtu, 4 April 2026 - 19:29 WIB

*Chandra Gautama Jembatani Tradisi lewat Aing Kabayan*

Senin, 30 Maret 2026 - 23:39 WIB

Asep Robin: Legalitas Cagar Budaya Cikadut Harus Kuat  

Minggu, 8 Maret 2026 - 17:09 WIB

Berburu Lailatul Qadar, Ini Rekomendasi Masjid untuk Iktikaf di Kota Bandung

Jumat, 27 Februari 2026 - 17:14 WIB

PENANGANAN KASUS KERACUNAN MBG

Selasa, 17 Februari 2026 - 17:35 WIB

Mantan Karyawan PT RPG,TBK minta Hak Gaji di bayar perusahaan.

Berita Terbaru

Daerah

Budaya Bukan Cuma Seremoni: Pesan KAA dari Savoy Homan

Minggu, 19 Apr 2026 - 16:10 WIB

Bandung

*Chandra Gautama Jembatani Tradisi lewat Aing Kabayan*

Sabtu, 4 Apr 2026 - 19:29 WIB