Erwin Sembelih Sapi Kurban dari Presiden RI dan Wali Kota Bandung

REDAKSI KOTA BANDUNG

- Redaksi

Sabtu, 7 Juni 2025 - 10:59 WIB

50247 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung, baranewsjabar.com- Pada hari tasyrik kedua Iduladha 1446 H, Wakil Wali Kota Bandung, Erwin mendapat amanah istimewa untuk menyembelih dua ekor sapi kurban dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan.

Prosesi penyembelihan berlangsung di Rumah Potong Hewan (RPH) Ciroyom, Sabtu, 7 Juni 2025, dengan penuh kekhusyukan dan pengharapan akan keberkahan.

“Alhamdulillah, di hari tasyrik ini saya dipercaya untuk menyembelih sapi kurban dari Presiden kita, Bapak Prabowo, dan dari Wali Kota kita, Muhammad Farhan. Insyaallah mudah-mudahan diberi rida Allah dan ada kelancaran,” ujar Erwin usai memotong hewan kurban.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyampaikan, daging kurban tersebut akan dibagikan kepada masyarakat Kota Bandung, khususnya warga yang membutuhkan.

“Mudah-mudahan dagingnya berkah dan para pekurban selalu diberi kesehatan, kelancaran, dan kesuksesan,” tambahnya.

Erwin mengingatkan, penyembelihan hewan kurban bukan sekadar proses memotong daging dan darah, melainkan manifestasi dari ketakwaan dan pengorbanan seorang hamba kepada Allah SWT.

“Kurban bukan hanya soal daging atau darah. Allah tidak memerlukan itu. Yang Allah kehendaki adalah ketakwaan kita, pengingat akan nilai-nilai keimanan, dan semangat berbagi,” jelasnya.

Menurutnya, darah hewan kurban yang mengalir merupakan simbol penghapusan dosa bagi orang yang berkurban.

Ia pun berharap kurban dari Presiden RI dan Wali Kota Bandung bisa menjadi sarana pengampunan serta keberkahan.

Erwin memang bukan pemain baru dalam hal menyembelih hewan kurban. Ia telah terbiasa menyembelih sejak menjadi Ketua RW hingga menjadi anggota DPR.

Meski demikian, penyembelihan di RPH Ciroyom terasa istimewa karena bobot sapi yang mencapai 1,2 ton, terbesar yang pernah ia sembelih.

“Baru kali ini saya menyembelih sapi sebesar ini. Dudukannya goyang, saya sempat khawatir kalau copot bisa bahaya. Tapi alhamdulillah lancar,” ujarnya sembari tersenyum.

Erwin juga membagikan tips teknis menyembelih secara halal dan sesuai syariat. Ia menjelaskan bahwa untuk sapi, penting untuk memutus urat di sekitar kerongkongan dengan benar agar hewan benar-benar mati dan dagingnya tidak bau.

“Ada tekniknya. Sapi itu lima jari dari leher, dan harus tahu urat mana yang wajib diputus. Selain itu, harus sembelih saat hewan mengembuskan napas agar daging tidak amis,” paparnya.

Pemerintah Kota Bandung juga memastikan proses pemotongan dan distribusi kurban dilakukan secara aman dan higienis.

Erwin menyebutkan bahwa pihaknya menerjunkan sekitar 179 dokter hewan dan tenaga medis veteriner untuk melakukan pengawasan post-mortem di berbagai titik.

“Kita pastikan daging yang didistribusikan aman dan layak konsumsi. Tidak semua orang membeli hewan dari tempat yang memiliki barcode atau sertifikasi, jadi harus kita kontrol,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kualitas daging kurban agar ibadah yang dilakukan tidak sia-sia.

Lebih dari sekadar ibadah pribadi, Erwin melihat momentum kurban sebagai refleksi dari semangat pelayanan kepada masyarakat.

“Dulu saya Ketua RW, lalu anggota dewan. Sekarang jadi Wakil Wali Kota. Prinsipnya sama, menyelesaikan masalah masyarakat, seperti menyembelih masalah. Insyaallah satu per satu bisa diselesaikan,” ujarnya.

Ketika ditanya soal undangan menyembelih dari berbagai titik di Kota Bandung, Erwin menjawab dengan antusias.

“Insyaallah hari ini juga saya ke Al Wasilah di Kopo. Kalau ada yang minta disembelihkan, tinggal hubungi saya. Gratis, malah saya yang kasih uang,” ucapnya sambil tersenyum.

Berita Terkait

Jelang Iduladha 2026 Pemeriksaan Hewan Kurban di Kota Bandung Diperketat
DKPP Kota Bandung Siapkan 184 Petugas Periksa Hewan Kurban
DKPP Kota Bandung Periksa Kesehatan Satwa Prioritas di Bandung Zoo
71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia
Lebih Mudah, Bayar Pajak Kendaraan Bermotor Cukup STNK Tanpa KTP Pemilik Pertama*
*Chandra Gautama Jembatani Tradisi lewat Aing Kabayan*
Penyampaian LKPJ 2025, Farhan Paparkan Capaian Pembangunan Daerah
Asep Robin: Legalitas Cagar Budaya Cikadut Harus Kuat  

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 19:23 WIB

PERAYAAN AWAL TAHUN 1 Suklapaksa KARTIKA 1963 Çaka Sunda

Senin, 18 Mei 2026 - 16:42 WIB

Jelang Iduladha 2026 Pemeriksaan Hewan Kurban di Kota Bandung Diperketat

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:47 WIB

eMTe Highland Resort Ciwidey, Destinasi Wisata Alam Favorit di Bandung Selatan

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:51 WIB

Ketua Umum BBC Periode 2021-2026 terpilih H.Bagus Machdiantoro

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:40 WIB

DKPP Kota Bandung Siapkan 184 Petugas Periksa Hewan Kurban

Senin, 20 April 2026 - 14:10 WIB

71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia

Senin, 6 April 2026 - 02:55 WIB

Lebih Mudah, Bayar Pajak Kendaraan Bermotor Cukup STNK Tanpa KTP Pemilik Pertama*

Sabtu, 4 April 2026 - 19:29 WIB

*Chandra Gautama Jembatani Tradisi lewat Aing Kabayan*

Berita Terbaru

Daerah

PERAYAAN AWAL TAHUN 1 Suklapaksa KARTIKA 1963 Çaka Sunda

Senin, 25 Mei 2026 - 19:23 WIB

Bandung

DKPP Kota Bandung Siapkan 184 Petugas Periksa Hewan Kurban

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:40 WIB