Universitas Sangga Buana YPKP Jalin Kerja Sama Pendidikan Internasional Dengan Sudan

REDAKSI KOTA BANDUNG

- Redaksi

Jumat, 8 Agustus 2025 - 16:12 WIB

50154 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung, baranewsjabar.com- Universitas Sangga Buana YPKP (USB YPKP) menandai tonggak sejarah baru dalam internasionalisasi pendidikan dengan menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) bersama Kedutaan Besar Sudan yang diimplementasikan dengan penandatanganan MoA antara USB YPKP dan Dalanj University.

Kerja sama ini diperkuat melalui kunjungan resmi Duta Besar Sudan untuk Indonesia, Dr. Yassir Mohamed Ali Mohamed, ke kampus USB YPKP di Bandung, Jumat (8/8/2025).

Lewat pertemuan resmi ini, dua dokumen perjanjian ditandatangani oleh masing-masing perwakilan. Dokumen pertama, MoU (Memorandum of Understanding) yang ditandatangani oleh Duta Besar Sudan untuk RI, Dr. Yassir Mohamed Ali Mohamed dan Rektor USB YPKP, Dr. Didin Saepudin, S.E., M.Si, kerjasama terkait Tri Dharma perguran tinggi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara, dokumen kerjasama kedua yang ditandatangani adalah surat MoA (Memorandum of Agreement) yang diteken oleh Chairman of the Dalanj University Council, Mr. Ahmed Ibrahim Ahmed Abdelmagid dan Wakil Rektor III USB YPKP Bandung, Dr. Nurhaeni Sikki, S.A.P., M.A.P. Implementasi kerjasama terkait Mahasiswa dan dosen.

*MoU Pertama dengan Afrika, Fokus Pertukaran Mahasiswa dan Penelitian*

Dalam sambutannya, Dubes Yassir menyatakan kebanggaannya atas kolaborasi perdana antara USB YPKP dengan universitas di Afrika, khususnya Sudan. “Ini adalah MoU pertama USB dengan universitas Afrika, dan kami sangat beruntung menjadi mitranya,” ujarnya.

Dalanj University, salah satu perguruan tinggi terbesar di Sudan Barat, memiliki lebih dari 15.000 mahasiswa aktif dan 80.000 alumni. Melalui MoU ini, kedua institusi akan mengembangkan program pertukaran mahasiswa dan dosen, penelitian bersama, serta peluang investasi di bidang pendidikan.

“Mahasiswa Sudan bisa belajar di sini, begitu pula mahasiswa USB bisa menyelesaikan sebagian studi di Sudan. Kami juga membuka peluang investor Sudan untuk berkontribusi dalam pengembangan kampus,” tambah Dubes Yassir.

*Bandung di Hati Sudan: Ikatan Sejarah dan Budaya*

Dubes Yassir menekankan kedekatan emosional Sudan dengan Bandung, mengingat kota ini menjadi saksi deklarasi tidak resmi kemerdekaan Sudan pada 1955.

“Jika Anda mengunjungi Museum Asia-Afrika, bendera Sudan ada di sana. Bandung sangat spesial bagi kami,” katanya.

Ia juga menyoroti kesamaan budaya antara masyarakat Sudan dan Sunda, terutama nilai-nilai Islam yang menjadi pemersatu. “Sebagai sesama Muslim, kami merasa seperti di rumah di Bandung,” ucapnya.

*Tahap Lanjut: Persiapan Fakultas Kedokteran dan Akreditasi Global*

Ketua Yayasan YPKP Bandung, Dr. Ricky Agusiady, mengungkapkan bahwa kerja sama ini adalah bagian dari strategi USB YPKP menjadi perguruan tinggi berkelas internasional.

“Kami telah menjalin kolaborasi dengan Korea dan Jepang. Kini, dengan Sudan, kami semakin mendunia,” tuturnya.

Beberapa rencana konkret sedang disiapkan, antara lain:
1. *Pembangunan Asrama Internasional (Domitori)* untuk menampung mahasiswa asing, dengan lokasi terintegrasi di lingkungan masyarakat sekitar kampus.
2. *Pengembangan Fakultas Kedokteran*, termasuk pembangunan rumah sakit pendidikan yang melibatkan investor dari Sudan.
3. *Program Guest Lecture dan Konferensi Internasional* bersama Dalaj University untuk memperkuat pertukaran keilmuan.

*Dukungan Penuh dari Pimpinan USB YPKP*

Rektor USB YPKP, Dr. Didin Saepudin, menjelaskan bahwa kerja sama ini mencakup tiga aspek Tridharma Perguruan Tinggi: pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

“Sudan telah mengirim 6 mahasiswanya ke USB (1 S2 dan 5 S1). Ini adalah bukti kepercayaan mereka,” katanya.

Ke depan, kedua universitas akan menggelar _joint research_ dan _matching grant_ untuk studi komparatif kondisi pendidikan dan sosial di Indonesia-Sudan. “Kunjungan Dubes Sudan menunjukkan apresiasi terhadap reputasi USB. Kami optimis ini awal dari banyak kolaborasi lainnya,” pungkas Didin.

*Menuju Pendidikan Tanpa Batas*

MoU ini tidak hanya memperluas jaringan akademik USB YPKP tetapi juga memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi pendidikan inklusif bagi mahasiswa Afrika.

Dengan semangat *global partnership*, USB YPKP dan Dalaj University berkomitmen mendorong mobilitas mahasiswa, inovasi penelitian, dan transfer pengetahuan untuk kemajuan bersama. Adapun isi perjanjian kerjasama terkait Mahasiswa dan dosen melalui penandatanganan MoA diimplementasikan dalam sejumlah kerjasama yang meliputi:

1.Master Degree (MSc.)
2. Doctorate Degree (PhD.)
3. Post Doctorate studies
4. short training Courses
5. Mutual publication of Scientific Papers
6. Joint Scientifics Research
7. Joint Supervision of post graduate Students
8. Share Learning
9. Mobility Student

 

Berita Terkait

Jelang Iduladha 2026 Pemeriksaan Hewan Kurban di Kota Bandung Diperketat
DKPP Kota Bandung Siapkan 184 Petugas Periksa Hewan Kurban
DKPP Kota Bandung Periksa Kesehatan Satwa Prioritas di Bandung Zoo
71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia
Lebih Mudah, Bayar Pajak Kendaraan Bermotor Cukup STNK Tanpa KTP Pemilik Pertama*
*Chandra Gautama Jembatani Tradisi lewat Aing Kabayan*
Penyampaian LKPJ 2025, Farhan Paparkan Capaian Pembangunan Daerah
Asep Robin: Legalitas Cagar Budaya Cikadut Harus Kuat  

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 16:42 WIB

Jelang Iduladha 2026 Pemeriksaan Hewan Kurban di Kota Bandung Diperketat

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:47 WIB

eMTe Highland Resort Ciwidey, Destinasi Wisata Alam Favorit di Bandung Selatan

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:51 WIB

Ketua Umum BBC Periode 2021-2026 terpilih H.Bagus Machdiantoro

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:40 WIB

DKPP Kota Bandung Siapkan 184 Petugas Periksa Hewan Kurban

Jumat, 24 April 2026 - 19:02 WIB

DKPP Kota Bandung Periksa Kesehatan Satwa Prioritas di Bandung Zoo

Senin, 6 April 2026 - 02:55 WIB

Lebih Mudah, Bayar Pajak Kendaraan Bermotor Cukup STNK Tanpa KTP Pemilik Pertama*

Sabtu, 4 April 2026 - 19:29 WIB

*Chandra Gautama Jembatani Tradisi lewat Aing Kabayan*

Rabu, 1 April 2026 - 14:50 WIB

Penyampaian LKPJ 2025, Farhan Paparkan Capaian Pembangunan Daerah

Berita Terbaru

Bandung

DKPP Kota Bandung Siapkan 184 Petugas Periksa Hewan Kurban

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:40 WIB