Warga geram , Seakan Tak Mengindahkan berkedok warung klotong menjual obat-obatan golongan G

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Senin, 12 Mei 2025 - 17:01 WIB

50233 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

BARA News Bogor, Senin 12/05/2025

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bogor Kabupaten., Penjualan obat keras Golongan *G* ilegal berkedok warung UMKM yang terletak persis sebrang Stasiun Citayam yang beralamat , Jl. Raya Citayam, Kp. Parung Jambu, Bojong Podok Terong, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat 16444. masih bebas mengedarkan obat keras golongan G,tentunya sangat meresahkan warga sekitar pasalnya sudah ada salah satu warga yang masuk rumah sakit akibat mengkonsumsi obat tersebut.

Untuk membuktikan kebenaran tersebut,salah satu warga yang enggan disebutkan namanya memberikan informasi kepada awak media, “saya kesel banget om gara-gara ada yang jual obat tramadol ade saya masuk rumah sakit om, itu toko obat selalu buka terus padahal sudah sempet saya bilangin tapi itu toko ngeyel banget masih aja dagang kaya kebal banget sama hukum bang yang lebih parahnya waktu itu saya liat anak SMP , orang pake seragam putih biru bang beli obat juga disitu ngerusak banget kan itu obat bang, saya sih belum sempet laporan ke RT disitu om.tuturnya.

“Putra,penjual sekaligus penjaga toko membenarkan ke awak media “Saya udah 5 Tahun bang dagang disini ngga ada warga belakang yang komplen, ya bang saya buka toko habis mau gimana bng, iya, jual tramadol dan exsimer, kita jualan juga cuma dari jam 07 sampai 11 siang bang nyari buat makan aja, setelah itu toko tutup tapi Buka pintunya aja bang biar ngga keciri banget kita buka toko biar bisa jualan sampe malam, saya mah gimana perintah bos saya aja bng, untuk kordinasi pun kita sudah kordinasi ko sama orang polres Depok(Oknum berinisial N) bang, ungkapnya,

Padahal sudah adanya larangan Keras dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bahwa tidak boleh ada lagi yang berjualan Obat Keras Golongan G dilangsir dari Akun sosial Media nya, dan amat Sungguh ironis, pasal nya toko penjual obat keras golongan G itu tidak jauh dari Mako Polres Depok letaknya, seakan aparat penegak hukum membiarkan peredaran obat keras tersebut merajalela, dan oknum penjual obat keras golongan G juga meresa aman-aman saja  menjajakan dagangannya.

“Eximer dan tramadol sendiri adalah jenis obat keras golongan-G yang penggunaannya harus dalam pengawasan oleh resep dokter, karena apabila salah dalam penggunaan akan menyebabkan efek samping yang sangat berbahaya untuk kesehatan dan otak saraf manusia.

Sesuai peraturan yang berlaku, para pelaku usaha yang tanpa ijin memperjual belikan kedua jenis obat golongan-G tersebut, dapat dijerat dengan pasal 196 undang-undang nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan dengan ancaman pidana 10 tahun penjara, dan pasal 197 UU kesehatan nomor 36 tahun 2009 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Setelah berita ini di terbitkan,akan mengkonfirmasi ke Stakeholder (RT,RW,Lurah,Babinsa dan Babinkamtibmas) setempat, Aparat penegak hukum dan gubernur Jawa barat.

 

 

Berita Terkait

MENGGUGAT LABEL “AIR PEGUNUNGAN” DALAM UPAYA MENYELARASKAN NARASI PEMASARAN DENGAN REALITAS SAINS HUTAN DAN SIKLUS AIR
80 Tahun Mengabdi Polri Untuk Masyarakat, Hari Bhayangkara ke-80 di Polres Tenggara Berlangsung Khidmat
Sekwan Kabupaten Bekasi Rahmat Atong: Saya Hanya Jalankan Fungsi Administratif, Keputusan Tunjangan Rumah di Tangan Dewan
HUT Bhayangkara ke-80, Polres Cimahi Polri menjadi institusi yang dicintai dan dipercaya publik
Rd. Ir. Roza Rahmadjasa Mintaredja M. Ars tokoh budayawan yang melestarikan adat dan pengembangan wawasan kebudayaan Sunda.
PERAYAAN AWAL TAHUN 1 Suklapaksa KARTIKA 1963 Çaka Sunda
eMTe Highland Resort Ciwidey, Destinasi Wisata Alam Favorit di Bandung Selatan
Budaya Bukan Cuma Seremoni: Pesan KAA dari Savoy Homan

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:58 WIB

Pelajar Bogor Bersatu! Deklarasi Akbar Komitmen Menjaga Persaudaraan dan Prestasi

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:12 WIB

Griya Persada Hotel Kaliurang Yogyakarta mengadakan gathering temu ramah mesra di Kota Bandung

Rabu, 3 Juni 2026 - 12:49 WIB

Tim Pembina Posyandu Kota Bandung Laksanakan Monitoring dan evaluasi, Posyandu 6 SPM Tunas Harapan 1 di Kelurahan Suka Asih

Senin, 1 Juni 2026 - 18:49 WIB

Rd. Ir. Roza Rahmadjasa Mintaredja M. Ars tokoh budayawan yang melestarikan adat dan pengembangan wawasan kebudayaan Sunda.

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:10 WIB

Membaca waktu menjaga Harmoni kehidupan dengan kesadaran Tentang Sejarah kalender Sunda

Senin, 25 Mei 2026 - 19:23 WIB

PERAYAAN AWAL TAHUN 1 Suklapaksa KARTIKA 1963 Çaka Sunda

Senin, 18 Mei 2026 - 16:42 WIB

Jelang Iduladha 2026 Pemeriksaan Hewan Kurban di Kota Bandung Diperketat

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:47 WIB

eMTe Highland Resort Ciwidey, Destinasi Wisata Alam Favorit di Bandung Selatan

Berita Terbaru