Sukses Gelar Tiga Event Besar, Kota Bandung Siap Jadi Tuan Rumah Hajatan Skala Nasional

REDAKSI KOTA BANDUNG

- Redaksi

Senin, 21 Juli 2025 - 13:04 WIB

50146 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung, baranewsjabar.com- Dalam kurun waktu satu pekan, tiga acara besar sukses digelar di Kota Bandung tanpa kendala berarti. Ketiganya antara lain acara Pekan Kreativitas Jawa Barat, DCDC Lafitsef di Jalan Soekarno, dan Pocari Sweat Run 2025 dan berlangsung lancar, aman, serta memberikan dampak signifikan bagi pergerakan ekonomi.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menyebut keberhasilan tiga event ini menjadi sinyal kuat bahwa Kota Bandung siap menjadi tuan rumah untuk hajatan-hajatan berskala nasional, bahkan internasional.

“Bandung bisa menangani kegiatan dengan pengunjung puluhan ribu orang, dalam waktu berdekatan, dan tetap menjaga kelancaran, keamanan, hingga kebersihan kota,” ujar Farhan di Balai Kota Bandung, Senin 21 Juli 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pekan Kreativitas Jawa Barat mencatat sejumlah prestasi membanggakan bagi Kota Bandung. Dekranasda Kota Bandung berhasil meraih gelar juara umum, Mojang Jajaka Bandung masuk lima besar, dan proposal investasi Kota Bandung masuk sepuluh besar nasional.

“Ini menunjukkan bahwa Bandung tetap menjadi salah satu kota paling progresif, baik dari sisi sosial, budaya, maupun ekonomi,” kata Farhan.

Acara yang digelar selama tiga hari ini mendatangkan sekitar 60.000 pengunjung. Pemerintah Kota Bandung tengah menunggu data rinci dari Bank Indonesia untuk menghitung perputaran uang yang terjadi selama event berlangsung.

Event kedua, DCDC Lafitsef, digelar di sepanjang Jalan Soekarno pada 19 Juli 2025. Festival musik dan komunitas ini berlangsung dari pagi hingga malam tanpa hambatan. Ribuan warga tumpah ruah menikmati pertunjukan, bazar, dan aktivitas kreatif lainnya.

“Masyarakat menikmati acaranya, tidak ada gangguan keamanan. Walau sedikit macet, tapi terkendali. Ini bukti warga dan komunitas bisa berkolaborasi dengan baik,” ujar Farhan.

Event terakhir yaitu Pocari Sweat Run 2025, diikuti lebih dari 15.000 pelari dari berbagai daerah. Menurut Farhan, ini adalah bukti nyata bahwa Bandung sudah sejajar dengan kota-kota besar lain dalam penyelenggaraan sport tourism.

“Jakarta punya Marathon, Bali ada punya acara serupa, Jogja dengan Jogja Marathon, dan Borobudur dengan Borobudur Marathon. Bandung punya Pocari Sweat Run. Ini momentum penting,” tegasnya.

Kendati demikian, Farhan mencatat beberapa catatan teknis untuk evaluasi, seperti pengaturan arus lalu lintas dan titik perpotongan pelari.

Namun secara umum, pelaksanaan dinilai berhasil. Dukungan penuh dari kepolisian, TNI, dan kewilayahan memastikan keamanan dan kelancaran selama acara.

Farhan juga mengungkapkan dampak ekonomi yang signifikan dari gelaran ini:
• Sekitar Rp71 miliar perputaran ekonomi dari sektor perhotelan selama tiga malam,
• Sekitar Rp35 miliar dari kegiatan yang langsung terhubung dengan Pocari,
• Dan tambahan Rp12–16 miliar dari transaksi selama Pekan Kreativitas Jabar.

“Semua ini bukan hanya soal ekonomi. Yang utama adalah menghidupkan kota, menjadikan Bandung sebagai ruang publik yang aktif, sehat, dan menyenangkan. Kalau ada nilai ekonomi, itu bonus,” tambah Farhan.

Lebih lanjut, Farhan menyebut saat ini sejumlah investor dan perusahaan teknologi tengah membangun ekosistem berbasis data dan blockchain di Bandung. Ini akan digunakan untuk memetakan perilaku wisatawan dan warga kota dalam berbagai event.

“Saat kita bilang 15.000 pelari, itu bukan cuma angka. Tapi data. Kita akan gunakan itu untuk membuat kebijakan yang lebih presisi ke depan,” pungkasnya.

Dengan keberhasilan tiga event besar tersebut, Pemkot Bandung meyakini bahwa kota ini semakin siap untuk menjadi tuan rumah kegiatan skala nasional lainnya, dari festival seni, event olahraga, sampai forum-forum investasi.

“Kota Bandung bukan hanya bisa menggelar acara, tapi juga mengelolanya dengan baik. Inilah kota yang ingin kita bangun: aktif, produktif, sehat, dan menyenangkan bagi siapa pun,” tutup Farhan.

Berita Terkait

Jelang Iduladha 2026 Pemeriksaan Hewan Kurban di Kota Bandung Diperketat
DKPP Kota Bandung Siapkan 184 Petugas Periksa Hewan Kurban
DKPP Kota Bandung Periksa Kesehatan Satwa Prioritas di Bandung Zoo
71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia
Lebih Mudah, Bayar Pajak Kendaraan Bermotor Cukup STNK Tanpa KTP Pemilik Pertama*
*Chandra Gautama Jembatani Tradisi lewat Aing Kabayan*
Penyampaian LKPJ 2025, Farhan Paparkan Capaian Pembangunan Daerah
Asep Robin: Legalitas Cagar Budaya Cikadut Harus Kuat  

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:10 WIB

Membaca waktu menjaga Harmoni kehidupan dengan kesadaran Tentang Sejarah kalender Sunda

Senin, 25 Mei 2026 - 19:23 WIB

PERAYAAN AWAL TAHUN 1 Suklapaksa KARTIKA 1963 Çaka Sunda

Senin, 18 Mei 2026 - 16:42 WIB

Jelang Iduladha 2026 Pemeriksaan Hewan Kurban di Kota Bandung Diperketat

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:47 WIB

eMTe Highland Resort Ciwidey, Destinasi Wisata Alam Favorit di Bandung Selatan

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:51 WIB

Ketua Umum BBC Periode 2021-2026 terpilih H.Bagus Machdiantoro

Jumat, 24 April 2026 - 19:02 WIB

DKPP Kota Bandung Periksa Kesehatan Satwa Prioritas di Bandung Zoo

Senin, 20 April 2026 - 14:10 WIB

71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia

Senin, 6 April 2026 - 02:55 WIB

Lebih Mudah, Bayar Pajak Kendaraan Bermotor Cukup STNK Tanpa KTP Pemilik Pertama*

Berita Terbaru

Daerah

PERAYAAN AWAL TAHUN 1 Suklapaksa KARTIKA 1963 Çaka Sunda

Senin, 25 Mei 2026 - 19:23 WIB