Warga Jaga Warga dan Kota, Pemkot Bandung Dampingi Masyarakat Jalankan Siskamling

REDAKSI KOTA BANDUNG

- Redaksi

Rabu, 3 September 2025 - 15:41 WIB

50129 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung, baranewsjabar.com- Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memasifkan aksi Warga Jaga Warga, Warga Jaga Kota. Aksi ini dipimpin Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan yang melakukan siskamling ke sejumlah titik kota pada Rabu, 2 September 2025 malam.

Farhan berkeliling ke tiga titik dan didampingi Kepala Satpol PP Kota Bandung serta aparat kewilayahan.

Siskamling dimulai dari Kantor Kecamatan Lengkong, sekitar pukul 20.00 WIB. Pantauan Humas Kota Bandung, kawasan ini ramai dengan aktivitas masyarakat, khususnya anak-anak muda yang sedang nongkrong.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sejak hari Minggu, para tokoh Kota Bandung menggalakan gerakan Warga Jaga Warga, Warga Jaga Kota. Alhamdulillah gaungnya menyebar ke mana-mana, saling menyambut dengan baik. Momentum ini harus kita jaga terus,” kata Farhan.

Ia menegaskan, pemerintah wajib menjaga agar warga dan aparat tidak terlibat dalam konflik politik. Menurutnya, yang perlu sama-sama dijaga salah satunya kebiasaan Siskamling setiap malam yang sudah kembali diaktifkan.

“Saya akan berkeliling setiap hari ke semua kecamatan. Hari ini kita akan melihat langsung titik-titik yang dianggap rawan,” katanya menambahkan.

Usai meninjau sejumlah titik di Kecamatan Lengkong, jajaran kemudian melanjutkan ke Kecamatan Bandung Wetan. Salah satunya ke Kelurahan Tamansari.

Sekitar pukul 21.15 WIB, sejumlah titik di Kecamatan Bandung Wetan tampak normal dan diisi kegiatan para warga dan pedagang yang berjualan di kawasan Flyover Mochtar Kusumaatmadja.

Farhan bersama jajaran kemudian melanjutkan monitoring menyusuri kawasan RW 13 Tamansari. Ia sempat menemui sejumlah warga yang sedang berkumpul di balai warga.

“Di RW 13 Tamansari, saya melihat langsung keguyuban warga. Walaupun Bandung punya Satpol PP yang gagah, dibantu polisi dan TNI, menjaga seluruh wilayah kota tidak mungkin hanya mengandalkan aparat,” katanya kepada warga.

“Kunci utamanya adalah keguyuban warga. Hanya warga yang bisa menjaga sesama warga, hanya warga pula yang bisa menjaga kota. Itulah makna Warga Jaga Warga, Warga Jaga Kota,” jelas Farhan.

Ia berpesan agar Siskamling terus diaktifkan, karena sistem keamanan lingkungan ini merupakan salah satu kekuatan terbesar bangsa sejak dulu.

Terakhir, jajaran Pemkot Bandung memonitor kawasan Kecamatan Cicendo. Mendekati pukul 22.00 WIB, kawasan ini kondusif. Banyak mitra ojol yang sedang menunggu orderan atau beristirahat di warung-warung atau tempat berjualan makanan.

“Di Kecamatan Cicendo, saya kembali menegaskan bahwa menjaga Kota Bandung tidak bisa hanya mengandalkan Satpol PP, polisi, dan TNI. Jumlah aparat terbatas, dan wilayah yang dijaga sangat luas. Karena itu, keguyuban warga menjadi kekuatan utama pertahanan dan keamanan kota,” katanya.

Usai memantau sejumlah titik, Farhan mengapresiasi seluruh camat, lurah, RW, dan warga yang sudah menghidupkan kembali Siskamling.

Ia menyebut, sistem keamanan lingkungan ini terbukti sejak lama menjadi salah satu kekuatan terbesar bangsa Indonesia, dan harus terus dijaga keberlangsungannya.

Sebagai penutup, Farhan juga mengajak seluruh masyarakat Kota Bandung untuk menghidupkan kembali Siskamling sebagai implementasi gerakan Warga Jaga Warga Warga Jaga Kota.

“Sebagai Wali Kota, saya akan terus berkeliling ke 30 kecamatan, memastikan Siskamling aktif di semua wilayah. Mari kita doakan bersama agar Bandung tetap aman, kondusif, dan semakin dicintai oleh seluruh warganya,” tutur Farhan.

Berita Terkait

Jelang Iduladha 2026 Pemeriksaan Hewan Kurban di Kota Bandung Diperketat
DKPP Kota Bandung Siapkan 184 Petugas Periksa Hewan Kurban
DKPP Kota Bandung Periksa Kesehatan Satwa Prioritas di Bandung Zoo
71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia
Lebih Mudah, Bayar Pajak Kendaraan Bermotor Cukup STNK Tanpa KTP Pemilik Pertama*
*Chandra Gautama Jembatani Tradisi lewat Aing Kabayan*
Penyampaian LKPJ 2025, Farhan Paparkan Capaian Pembangunan Daerah
Asep Robin: Legalitas Cagar Budaya Cikadut Harus Kuat  

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:10 WIB

Membaca waktu menjaga Harmoni kehidupan dengan kesadaran Tentang Sejarah kalender Sunda

Senin, 25 Mei 2026 - 19:23 WIB

PERAYAAN AWAL TAHUN 1 Suklapaksa KARTIKA 1963 Çaka Sunda

Senin, 18 Mei 2026 - 16:42 WIB

Jelang Iduladha 2026 Pemeriksaan Hewan Kurban di Kota Bandung Diperketat

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:47 WIB

eMTe Highland Resort Ciwidey, Destinasi Wisata Alam Favorit di Bandung Selatan

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:51 WIB

Ketua Umum BBC Periode 2021-2026 terpilih H.Bagus Machdiantoro

Jumat, 24 April 2026 - 19:02 WIB

DKPP Kota Bandung Periksa Kesehatan Satwa Prioritas di Bandung Zoo

Senin, 20 April 2026 - 14:10 WIB

71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia

Senin, 6 April 2026 - 02:55 WIB

Lebih Mudah, Bayar Pajak Kendaraan Bermotor Cukup STNK Tanpa KTP Pemilik Pertama*

Berita Terbaru

Daerah

PERAYAAN AWAL TAHUN 1 Suklapaksa KARTIKA 1963 Çaka Sunda

Senin, 25 Mei 2026 - 19:23 WIB