Viral Video Kakak Adik di Parung Bertukar Seragam Demi Sekolah, Pemcam Turun Tangan: “Kami Tak Akan Diam”

BARA NEWS JABAR

- Redaksi

Jumat, 19 September 2025 - 02:15 WIB

50393 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor – Jagat maya dirundung haru. Sebuah video berdurasi kurang dari satu menit https://x.com/i/status/1968668836317770075 yang menampilkan perjuangan dua siswa di Parung, Kabupaten Bogor, mendadak viral dan memantik gelombang empati dari ribuan warganet. Video tersebut memperlihatkan momen menyentuh saat dua kakak beradik diduga harus bergantian memakai satu setel seragam sekolah dan sepasang sepatu demi tetap bisa mengenyam pendidikan.

Dalam rekaman yang tersebar luas di berbagai platform media sosial, tampak Haikal, siswa kelas 3 SMK, membantu adiknya, Haizar, yang kini duduk di kelas 3 SMP. Di sebuah ruangan sempit yang diperkirakan bagian dari kontrakan sederhana, Haikal tampak melepas seragam dan sepatu yang baru saja ia kenakan, lalu menyerahkannya pada sang adik agar bisa gantian berangkat ke sekolah.

Aksi mereka mungkin sederhana, namun menyiratkan ratusan kata perjuangan. Video ini menjadi gambaran nyata betapa beratnya beban ekonomi yang dipikul oleh keluarga kurang mampu di pelosok negeri, bahkan hingga menyentuh kebutuhan dasar pendidikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Respons publik pun tak kalah cepat. Potongan video itu langsung diserbu komentar dukungan hingga viral di berbagai platform. Banyak yang menyebut aksi Haikal dan Haizar sebagai simbol keteguhan hati dan semangat belajar di tengah keterbatasan.

Pemerintah Kecamatan Parung bergerak cepat. Endang Darmawan, Sekretaris Kecamatan Parung, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima laporan terkait video tersebut dan saat ini tengah melakukan penelusuran terhadap keabsahan informasi, termasuk identitas kedua kakak beradik itu.

“Begitu kami menerima informasi mengenai video ini, kami langsung ambil tindakan. Saat ini kami tengah berkoordinasi dengan aparat desa di seluruh wilayah Kecamatan Parung untuk mencari tahu lokasi pasti dan memastikan kondisi mereka,” ujar Endang kepada wartawan, Kamis (18/9/2025).

Ia memastikan, jika video ini benar adanya dan kedua siswa tersebut memang butuh bantuan, pemerintah akan segera melakukan intervensi agar mereka bisa melanjutkan sekolah dengan layak.

“Ini bukan sekadar soal seragam atau sepatu. Ini soal masa depan. Kami tidak akan diam,” tegasnya.

Lebih lanjut, Pemcam Parung juga membuka kanal komunikasi bagi masyarakat yang punya informasi terkait keberadaan Haikal dan Haizar. Endang mengimbau agar masyarakat yang mengetahui lokasi atau identitas kedua siswa tersebut dapat segera melapor.

“Kami sangat mengharapkan partisipasi aktif dari warga. Silakan datang ke kantor desa terdekat atau langsung ke kantor kecamatan jika mengetahui informasi lebih lanjut soal mereka. Ini akan sangat membantu,” tambahnya.

Kini publik menanti, bukan hanya kabar keberadaan Haikal dan Haizar, tetapi juga aksi nyata dari pemerintah dan dunia pendidikan. Harapannya, perjuangan mereka tidak berhenti sebagai viral semata, tetapi menjadi awal dari kisah inspiratif yang membawa perubahan nyata bagi kehidupan dan masa depan mereka.

Dari balik layar gawai yang kita pegang, sebuah video pendek kembali menyadarkan: masih ada anak-anak di negeri ini yang berjuang menggenggam cita-cita hanya dengan satu pasang sepatu dan setelan seragam.

Berita Terkait

Diduga Diatur, Terendah Gugur di 6 Paket Pengadaan PUPR Bogor
KCBI: Kriminalisasi Wartawan Tak Bisa Tutupi Dugaan Bisnis Oli Palsu dan Narkoba di Rumah Oknum Kades
Pembunuhan Sadis di Bojonggede: Pria Ditemukan Tewas dengan Leher Terlilit Kawat, Tiga Pelaku Ditangkap Kurang dari 24 Jam
Perluas Inklusi Keuangan, bank bjb Dukung Sosialisasi KPP Bersama Pemkab Bogor
Sinergi bank bjb dan Pemda Jabar: Permudah Akses Keuangan Masyarakat Desa Terdampak Tambang
SWI Kecam Keras Aksi Teror terhadap Wartawan Syahbudin Padank di Subulussalam
Alumni STM se-Kota Bogor Gelar “Jum’at Berkah”, Bagikan Ratusan Makan Gratis
Gubernur Dedi Sebut Siswa Trauma akibat Makan Bergizi Gratis

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 19:02 WIB

DKPP Kota Bandung Periksa Kesehatan Satwa Prioritas di Bandung Zoo

Senin, 20 April 2026 - 14:10 WIB

71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia

Senin, 6 April 2026 - 02:55 WIB

Lebih Mudah, Bayar Pajak Kendaraan Bermotor Cukup STNK Tanpa KTP Pemilik Pertama*

Sabtu, 4 April 2026 - 19:29 WIB

*Chandra Gautama Jembatani Tradisi lewat Aing Kabayan*

Senin, 30 Maret 2026 - 23:39 WIB

Asep Robin: Legalitas Cagar Budaya Cikadut Harus Kuat  

Minggu, 8 Maret 2026 - 17:09 WIB

Berburu Lailatul Qadar, Ini Rekomendasi Masjid untuk Iktikaf di Kota Bandung

Jumat, 27 Februari 2026 - 17:14 WIB

PENANGANAN KASUS KERACUNAN MBG

Selasa, 17 Februari 2026 - 17:35 WIB

Mantan Karyawan PT RPG,TBK minta Hak Gaji di bayar perusahaan.

Berita Terbaru

Daerah

Budaya Bukan Cuma Seremoni: Pesan KAA dari Savoy Homan

Minggu, 19 Apr 2026 - 16:10 WIB

Bandung

*Chandra Gautama Jembatani Tradisi lewat Aing Kabayan*

Sabtu, 4 Apr 2026 - 19:29 WIB