Pemkab Garut dan PT KAI Bahas Penambahan Jalur KA, Ini Respons Dishub

BARA NEWS JABAR

- Redaksi

Minggu, 13 April 2025 - 09:14 WIB

50391 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUT, Satunews.Id – Pemerintah Kabupaten Garut menyambut baik rencana penambahan rute kereta api Garut–Yogyakarta–Surabaya yang digagas PT. Kereta Api Indonesia (Persero). Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Garut, Satria Budi, menyampaikan bahwa pihaknya telah menjalin komunikasi intensif dengan PT KAI sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat.

Menurut Satria Budi, PT KAI telah melakukan langkah proaktif berupa penyebaran kuesioner kepada masyarakat guna mengukur tingkat kebutuhan dan harapan terhadap layanan kereta api untuk rute Garut-Jawa Tengah.

“PT. KAI akan mencoba menambah rute lagi, Garut-Jawa Tengah, namun sebelum ada rute tersebut PT. KAI sudah menyebar kuisioner ya, untuk memprediksi jumlah harapan masyarakat terkait dengan penggunaan kereta api akan diberlakukan untuk trase Garut-Jawa Tengah,” kata Satri Budi dalam keterangannya di Gedung Pendopo Garut, Jum’at (11/4/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dishub Garut sendiri, lanjut Satria, telah melakukan berbagai persiapan menyambut rencana tersebut. Termasuk di antaranya memastikan keamanan lintasan kereta yang menjadi kewenangan daerah serta memasang rambu-rambu keselamatan.

“Untuk persiapan, kami terus melakukan komunikasi dengan PT. KAI. Alhamdulillah, untuk trase-trase lintasan yang menjadi kewenangan kami, telah kami jaga oleh petugas-petugas kami. Kami juga akan berupaya melaksanakan pemasangan rambu-rambu keselamatan,” tambahnya.

Satria Budi juga mengakui adanya potensi kendala dalam proses reaktivasi jalur baru ini. Namun demikian, pihaknya menegaskan bahwa aspek keselamatan dan edukasi kepada masyarakat akan menjadi prioritas. Pihaknya akan terus melakukan komunikasi dengan PT. KAI dan sosialisasi kepada masyarakat terkait rencana aktivasi jalur kereta api ini.

“Tujuannya agar masyarakat mengetahui akan adanya jalur kereta api baru. Selama ini masyarakat hanya mengetahui ada empat lintasan. Dengan adanya tambahan lintasan ini, kami akan terus melakukan sosialisasi,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Garut berharap rencana penambahan rute ini dapat segera terwujud, sehingga mampu meningkatkan aksesibilitas transportasi yang aman, nyaman, dan efisien bagi masyarakat.

Masyarakat Garut yang ingin memberikan pendapat dan harapan terkait penambahan rute ini dapat mengisi kuesioner dari PT KAI melalui tautan berikut: https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLSczqCUwW-669SzqxvMgbRwAshdb2AoWRb0ONFDuBuwZC-JlDw/viewform

Perjalanan Reaktivasi Jalur Keretapi Garut-Cibatu
Sejak tahun 1983, lintasan kereta api Cibatu-Garut sepanjang 19 kilometer dinonaktifkan. Hingga akhirnya di era Presiden Jokowi melalui Kementerian Perhubungan melakukan reaktivasi jalur kereta api Cibatu – Garut.

Pembangunan Stasiun Garut dan reaktivasi jalur Cibatu-Garut menghabiskan dana Rp 352 miliar, mencakup pembangunan jalur sepanjang 19 KM dari Garut Cibatu, serta pembangunan tiga stasiun, Garut, Wanaraja dan Pasirjengkol.

Setelah tertunda hampir tiga tahun, Stasiun Garut akhirnya diresmikan pemerintah pada hari Kamis, 24 Maret 2022.

Pembangunan kembali jalur kereta api ini sebagai akses transportasi yang akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi, pariwisata dan bermanfaat bagi masyarakat,
Keretapi sebagai transfortasi alternatif yang diminati masyarakat Garut selama angkutan lebaran tahun ini mencapai 119.265 penumpang,katanya

Berita Terkait

Gandeng Bang Bob, Kajari Garut Dorong Penguatan Karakter Jaksa Lewat “Character Building”
Polisi Bongkar Sindikat Uang Palsu di Garut, 1.200 Lembar Disita
569 Siswa di Garut Diduga Keracunan Makanan Gratis, Dominasi Pelajar SD
Puluhan Sekolah di Garut Diduga Bayar ‘Pelicin’ Agar Terima Dana Pemerintah
SDN 7 Kota Kulon Garut Terima Bantuan Fisik Sekolah dari Program BRI Peduli “Ini Sekolahku”
Tiga Tewas di Pernikahan Anak Gubernur Jabar, Maula dan Putri Akhirnya Buka Suara
Tragis! Berebut Makanan Gratis di Pernikahan Anak Gubernur, Tiga Nyawa Melayang
Polres Garut Gagalkan Peredaran Ekstasi dan Ganja, Dua Tersangka Dibekuk

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:40 WIB

DKPP Kota Bandung Siapkan 184 Petugas Periksa Hewan Kurban

Jumat, 24 April 2026 - 19:02 WIB

DKPP Kota Bandung Periksa Kesehatan Satwa Prioritas di Bandung Zoo

Senin, 20 April 2026 - 14:10 WIB

71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia

Senin, 6 April 2026 - 02:55 WIB

Lebih Mudah, Bayar Pajak Kendaraan Bermotor Cukup STNK Tanpa KTP Pemilik Pertama*

Rabu, 1 April 2026 - 14:50 WIB

Penyampaian LKPJ 2025, Farhan Paparkan Capaian Pembangunan Daerah

Senin, 30 Maret 2026 - 23:39 WIB

Asep Robin: Legalitas Cagar Budaya Cikadut Harus Kuat  

Minggu, 8 Maret 2026 - 17:09 WIB

Berburu Lailatul Qadar, Ini Rekomendasi Masjid untuk Iktikaf di Kota Bandung

Jumat, 27 Februari 2026 - 17:14 WIB

PENANGANAN KASUS KERACUNAN MBG

Berita Terbaru

Bandung

DKPP Kota Bandung Siapkan 184 Petugas Periksa Hewan Kurban

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:40 WIB

Daerah

Budaya Bukan Cuma Seremoni: Pesan KAA dari Savoy Homan

Minggu, 19 Apr 2026 - 16:10 WIB