Kesatria Panca Waluya, Upaya Antarkan Siswa Menuju Kemandirian Sosial dan Ekonomi   

REDAKSI BANDUNG

- Redaksi

Selasa, 28 Oktober 2025 - 08:19 WIB

50235 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beranda

Berita Dinas Pendidikan Jawa Barat
Berita Dinas Pendidikan Jawa Barat

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kesatria Panca Waluya, Upaya Antarkan Siswa Menuju Kemandirian Sosial dan Ekonomi
Kesatria Panca Waluya, Upaya Antarkan Siswa Menuju Kemandirian Sosial dan Ekonomi

Rapat Koordinasi Aktivasi Kesatria Panca Waluya di Hotel Belviu Kota Bandung, Kamis (23/10/2025).

BANDUNG, Baranewsjabar — Program Pendidikan Karakter Gapura Panca Waluya tak berhenti setelah upacara penyerahan siswa kepada orang tua. Di tahap berikutnya, para lulusan akan tetap dipantau dan didampingi melalui komunitas Kesatria Panca Waluya, sebuah wadah yang memastikan proses perubahan karakter terus berlanjut hingga berdampak nyata bagi kehidupan mereka.

Koordinator Kesatria Panca Waluya, Gusti Aju Dewi menjelaskan, komunitas ini menjadi bentuk keberlanjutan dari visi-misi Gubernur Jawa Barat dalam membangun manusia unggul melalui pendidikan karakter.

“Kesatria Panca Waluya ini menurunkan visi-misi Pak Gubernur. Saya sangat mengapresiasi atensi luar biasa terhadap pendidikan karakter. Program ini ingin mengangkat anak-anak dari keluarga kurang mampu dan kaum marginal agar bisa naik kelas,” ujarnya pada Rapat Koordinasi Aktivasi Kesatria Panca Waluya di Hotel Belviu Kota Bandung, Kamis (23/10/2025).

Menurutnya, kenaikan kelas bukan hanya perubahan perilaku, tetapi juga peningkatan status sosial dan ekonomi. Karena itu, kehadiran Kesatria Panca Waluya menjadi wadah bagi para alumni barak untuk tetap terhubung dan mengembangkan potensi mereka.

“Kami akan melakukan 360 derajat profiling. Bukan cuma karakter, tapi juga kondisi sosial dan ekonomi. Dari situ, kita tahu siapa yang butuh pendampingan ekonomi, siapa yang perlu dukungan sosial. Jadi, langkah intervensinya bisa tepat,” jelasnya.

Profiling ini, lanjutnya, akan menjadi dasar pengukuran keberhasilan program dalam jangka panjang. Tim yang dibentuk oleh Gubernur akan bekerja hingga 2029, dengan target setiap peserta mengalami perubahan terukur dalam hidupnya.

“Misalnya, yang hampir putus sekolah sekarang bisa lanjut kuliah atau berwirausaha. Prinsipnya bukan memberi ikan, tapi memberi kail supaya mereka bisa mandiri, lalu membantu orang lain,” tegasnya.

Gusti Aju pun menekankan pentingnya kolaborasi lintas unsur, baik sipil, militer maupun pemerintah daerah. Ia menilai, bersama Dinas Pendidikan Jawa Barat serta dukungan berbagai pihak, seperti Dinas Sosial dan DP3AKB menjadi kunci untuk memastikan para alumni mendapatkan bantuan sesuai kebutuhan mereka.

“Kita di sini bukan untuk bersaing, tapi saling melengkapi. We are here to complete, not to compete. Dengan sinergi yang kaya warna ini, kita bergerak bersama untuk kemajuan bangsa,” imbuhnya.*** ( Mas )

Berita Terkait

Ketua Umum BBC Periode 2021-2026 terpilih H.Bagus Machdiantoro
DKPP Kota Bandung Siapkan 184 Petugas Periksa Hewan Kurban
DKPP Kota Bandung Periksa Kesehatan Satwa Prioritas di Bandung Zoo
71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia
Lebih Mudah, Bayar Pajak Kendaraan Bermotor Cukup STNK Tanpa KTP Pemilik Pertama*
*Chandra Gautama Jembatani Tradisi lewat Aing Kabayan*
Penyampaian LKPJ 2025, Farhan Paparkan Capaian Pembangunan Daerah
Asep Robin: Legalitas Cagar Budaya Cikadut Harus Kuat  

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:40 WIB

DKPP Kota Bandung Siapkan 184 Petugas Periksa Hewan Kurban

Jumat, 24 April 2026 - 19:02 WIB

DKPP Kota Bandung Periksa Kesehatan Satwa Prioritas di Bandung Zoo

Senin, 20 April 2026 - 14:10 WIB

71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia

Sabtu, 4 April 2026 - 19:29 WIB

*Chandra Gautama Jembatani Tradisi lewat Aing Kabayan*

Rabu, 1 April 2026 - 14:50 WIB

Penyampaian LKPJ 2025, Farhan Paparkan Capaian Pembangunan Daerah

Senin, 30 Maret 2026 - 23:39 WIB

Asep Robin: Legalitas Cagar Budaya Cikadut Harus Kuat  

Minggu, 8 Maret 2026 - 17:09 WIB

Berburu Lailatul Qadar, Ini Rekomendasi Masjid untuk Iktikaf di Kota Bandung

Jumat, 27 Februari 2026 - 17:14 WIB

PENANGANAN KASUS KERACUNAN MBG

Berita Terbaru

Bandung

DKPP Kota Bandung Siapkan 184 Petugas Periksa Hewan Kurban

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:40 WIB

Daerah

Budaya Bukan Cuma Seremoni: Pesan KAA dari Savoy Homan

Minggu, 19 Apr 2026 - 16:10 WIB