Ketum FORTAL Nusantara Tantang Obon Tabroni Wujudkan Langkah Nyata Perangi Obat Keras Tipe G di Bekasi

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Selasa, 16 Desember 2025 - 19:08 WIB

5095 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEKASI – baranewsjabar.com

Pernyataan Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Obon Tabroni, mengenai darurat peredaran obat keras terlarang tipe G di Bekasi memicu reaksi dari aktivis kemasyarakatan. Ketua Umum Forum Masyarakat Anti Obat Terlarang (FORTAL) Nusantara, Kang Edo, meminta sang legislator tidak sekadar memberikan pernyataan normatif, melainkan mengambil langkah politik yang konkret.

Kang Edo mengapresiasi perhatian Obon terhadap isu tersebut saat melakukan kunjungan kerja di Cikarang Barat dan Cikarang Timur. Namun, ia menekankan bahwa situasi di lapangan sudah sangat mengkhawatirkan dan membutuhkan intervensi nyata dari parlemen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Intinya saya meminta keseriusan. Bukan sekadar pernyataan normatif di depan publik. Kami minta langsung kepada Dewan Obon Tabroni, sesuai dengan tupoksi Komisi IX DPR RI, untuk membuka ruang diskusi serius dan menyeluruh dalam menyikapi maraknya peredaran obat keras tipe G di Bekasi,” tegas Kang Edo kepada awak media, Selasa (16/12/2025).

Menurut Kang Edo, sebagai anggota Komisi IX yang membidangi kesehatan dan ketenagakerjaan, Obon memiliki kewenangan besar untuk mendorong penguatan pengawasan distribusi obat dan mengevaluasi regulasi yang ada. Ia menilai agenda formal di tingkat akar rumput harus segera dikonversi menjadi kebijakan strategis.

“Masalah ini tidak bisa diselesaikan hanya dengan imbauan. Harus ada penguatan pengawasan distribusi, evaluasi regulasi, serta dorongan politik yang nyata dari DPR RI agar penindakan di lapangan oleh aparat berjalan maksimal,” lanjutnya.

FORTAL Nusantara, sebagai organisasi yang aktif melakukan advokasi bahaya obat terlarang, menyatakan siap bersinergi dengan DPR RI untuk memutus mata rantai peredaran obat ilegal tersebut. Kang Edo berharap komitmen yang diucapkan di depan warga bukan sekadar janji manis di masa reses.

“Masyarakat tidak boleh hanya menjadi pendengar janji. Kami ingin merasakan langsung kehadiran negara dalam melindungi generasi muda dari ancaman obat keras tipe G.

Kami siap duduk bersama untuk merumuskan langkah taktis,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, peredaran obat keras golongan G seperti Tramadol dan Hexymer memang dilaporkan masih marak terjadi di wilayah Bekasi, seringkali menyasar kalangan remaja dan pelajar.

(Red)

Berita Terkait

Pansus VI DPRD Kabupaten Bandung Koordinasi ke PDAM Tirtawening Kota Bandung Bahas Raperda Penyertaan Modal
Nakhoda Baru di Jalur Krusial: Rekam Jejak AKP Sudirianto Mengawal Lalu Lintas Karawang
Menyeberang ke Pulau Mercusuar Santolo: Dari Deru Perahu Hingga Gurihnya Ikan Bakar Lesehan
Memeluk Kehangatan di Tengah Dinginnya Ciwidey, Menemukan Ketenangan di Emte Highland Resort
Merawat Akar Perjuangan: Mengobor Semangat SOKSI Jabar lewat Pancasila dan Kolaborasi Purnawirawan TNI
Musda XII Depidar SOKSI Jawa Barat Digelar di Bandung, Hadirkan Tokoh Nasional dan Peluncuran Buku Rekor MURI
Polres Cimahi Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Hadirkan Tausiyah Al Ustadz Abdurrahman Al Banjari
PROGRAM BEDAH RUMAH CILAMPENI KEMENTERIAN PKP SENTUH RUMAH DINAS DAN HUNIAN WARGA DI KATAPANG

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:26 WIB

Pussenif Gelar Pameran Alutsista di Soreang: Tampilkan Ranpur Modern hingga Kuliner Gratis untuk Warga

Kamis, 1 Oktober 2026 - 23:11 WIB

BPPH Pemuda Pancasila Jawa Barat Gelar Diskusi Panel Sikapi Carut-Marut Penegakan Hukum di Indonesia

Jumat, 25 September 2026 - 17:49 WIB

WAKIL KETUA DPRD JABAR: ANGGARAN TURUN RP8,3 TRILIUN, TAPI PELAYANAN KE RAKYAT TIDAK BOLEH BERKURANG

Jumat, 25 September 2026 - 17:17 WIB

DPRD Kota Bandung sukses menggelar Rapat Paripurna dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Bandung (HJKB) ke-216

Senin, 21 September 2026 - 15:15 WIB

HADIR DI TENGAH KRISIS AIR, PERUMDA TIRTAWENING SALURKAN BANTUAN AIR TANGKI

Kamis, 17 September 2026 - 16:08 WIB

Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPERWI) Gelar Table Top 2026, Dorong Sinergi dan Bangkitkan Industri Pariwisata Nasional

Kamis, 17 September 2026 - 11:00 WIB

Nakhoda Baru di Jalur Krusial: Rekam Jejak AKP Sudirianto Mengawal Lalu Lintas Karawang

Minggu, 6 September 2026 - 22:16 WIB

Menyeberang ke Pulau Mercusuar Santolo: Dari Deru Perahu Hingga Gurihnya Ikan Bakar Lesehan

Berita Terbaru