Kasus Kematian Putri Apriyani, Kuasa Hukum Nilai Polisi Keliru Sebut Tahapan Penanganan

baraNews Jabar Online

- Redaksi

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 05:43 WIB

50538 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indramayu – Kasus kematian tragis Putri Apriyani, warga Desa Rambatan Wetan, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, telah memasuki hari keempat. Namun hingga kini polisi belum bisa memastikan penyebab pasti kematiannya.

Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang menegaskan pihaknya masih terus bekerja secara profesional, cepat, dan transparan. Ia berkomitmen akan menyampaikan setiap perkembangan kasus ini kepada keluarga maupun masyarakat.

“Untuk mengetahui ada tindak pidana atau tidak, kita terus lakukan penyelidikan secara scientific investigation. Mulai dari olah TKP, pemeriksaan, hingga mengumpulkan keterangan saksi-saksi,” ujar Fajar saat memberikan keterangan pers didampingi Kasat Reskrim AKP Muchammad Arwin Bachar dan Kasie Humas AKP Tarno, Selasa (12/8/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pernyataan Kapolres ini kemudian ditanggapi oleh Toni RM, kuasa hukum keluarga korban. Toni mengapresiasi transparansi yang disampaikan pihak kepolisian, namun ia menilai ada pernyataan yang dianggap kurang tepat.

Menurut Toni, tahapan kasus ini sejatinya sudah berada di tingkat penyidikan, bukan lagi penyelidikan. Hal itu ia sampaikan melalui akun media sosial pribadinya.

“Kalau sudah naik penyidikan, berarti sudah ditemukan dugaan tindak pidana. Kemarin saya mendampingi ayah korban diperiksa, itu tahap penyidikan, bukan penyelidikan,” tegas Toni.

Ia pun meminta Kapolres Indramayu menyampaikan kondisi sebenarnya, agar masyarakat tidak bingung dalam memahami progres kasus ini. “Yang benar, kasus kematian Putri Apriyani ini sudah naik penyidikan,” katanya.

Lebih lanjut, Toni menegaskan pihak keluarga bersama masyarakat Indramayu terus mendukung langkah kepolisian agar tersangka segera ditangkap. “Kami keluarga korban dan masyarakat Indramayu mendukung dan mendoakan semoga Bripda Alvian Maulana Sinaga segera tertangkap,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Dua Pria Ditangkap Terkait Unggahan Bernada Provokatif Soal Pernyataan Presiden Prabowo
Pedagang Madu Asal Baduy Jadi Korban Begal di Jakarta, Uang dan Dagangan Raib
Ratusan Warga Sukaslamet Geruduk Kantor Desa, Desak Pemakzulan Kuwu Rajudin atas Dugaan Penggelapan Dana Desa
Pemuda di Tasikmalaya Nekat Cabuli Nenek 85 Tahun, Polisi Amankan Pelaku
SWI Kecam Keras Aksi Teror terhadap Wartawan Syahbudin Padank di Subulussalam
Satresnarkoba Polres Indramayu Ungkap 18 Kasus Narkoba, Amankan 21 Tersangka
Kurang dari 24 Jam, Polisi Berhasil Menangkap Pembunuh Lansia di Subang
Polda Jabar Ungkap 257 Kasus Narkotika Sepanjang September 2025

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 09:11 WIB

DPRD Dukung Penuh Upaya Pemkot Bandung Untuk Mempercepat Penanganan Sampah

Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:41 WIB

Walikota Bandung Muhammad Farhan Gaet Investor Menuju Target Investasi Rp.12 Triliun

Senin, 17 Agustus 2026 - 19:37 WIB

Kemeriahan HUT RI ke-81 di DKPP Kota Bandung: Eratkan Silaturahmi dan Semangat Gotong Royong

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:35 WIB

Warga RW 04 kelurahan Babakan Tarogong Kompak merayakan HUT RI ke 81

Senin, 17 Agustus 2026 - 09:03 WIB

Menjaga Persatuan dan Kesatuan, Membangun Cimahi, untuk Indonesia Emas ke-81

Kamis, 13 Agustus 2026 - 07:47 WIB

Camat Rancaekek membagikan Bendera merah putih kepada pengendara sepeda motor Tanamkan Edukasi Perjuangan HUT RI ke-81

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:58 WIB

Dua Kandidat Berebut Kursi Ketua Definitif di Konferprov PWI Jawa Barat Periode 2026–2031

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:58 WIB

Dua Pria Ditangkap Terkait Unggahan Bernada Provokatif Soal Pernyataan Presiden Prabowo

Berita Terbaru