*Laksanakan Patroli Intensif Polres Sanggau Pastikan Sungai Kapuas Bebas Aktivitas PETI*

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Senin, 20 Januari 2025 - 20:35 WIB

50188 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sanggau Kalbar –Tim Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sanggau, dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim AKP Fariz Kautsar Rahmadhani, S.Tr. K., M.A., melakukan patroli perairan di sepanjang aliran Sungai Kapuas pada Senin (20/1).san

Langkah ini diambil sebagai respons terhadap laporan masyarakat yang mencuat terkait dugaan aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah tersebut.

Dalam operasi tersebut, tim Satreskrim menyisir area-area strategis yang diduga menjadi lokasi aktivitas PETI. Dua desa yang menjadi fokus utama dalam patroli ini adalah Desa Sungai Batu dan Desa Semerangkai, yang sebelumnya disebut-sebut sebagai lokasi tambang emas ilegal dalam laporan yang beredar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penyisiran dilakukan dengan cermat oleh tim yang turun langsung ke lapangan untuk memastikan keakuratan informasi. Namun, hasil patroli menunjukkan bahwa tidak ada aktivitas PETI seperti yang dilaporkan sebelumnya.

“Kami menerima informasi dari masyarakat terkait adanya aktivitas PETI di sekitar aliran Sungai Kapuas. Hari ini, kami melaksanakan patroli menyeluruh untuk memverifikasi laporan tersebut,” ujar AKP Fariz.

Namun, setelah menyusuri beberapa lokasi yang diinformasikan, kami tidak menemukan adanya aktivitas tambang emas ilegal di sana,” sambungnya.

AKP Fariz menekankan bahwa pihaknya berkomitmen penuh untuk menjaga kawasan Sungai Kapuas dari segala bentuk pelanggaran hukum, termasuk pertambangan tanpa izin. Ia juga memastikan patroli serupa akan terus dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat dan melindungi kelestarian lingkungan di sekitar sungai.

“Polres Sanggau secara konsisten melakukan patroli dan pengawasan di wilayah-wilayah yang rawan terhadap aktivitas ilegal seperti PETI. Ini adalah langkah preventif sekaligus upaya kami untuk menindaklanjuti setiap laporan yang masuk dari masyarakat,” tambahnya.

Kasat Reskrim juga mengimbau masyarakat agar lebih cermat dalam menyampaikan informasi dan memastikan validitasnya sebelum disampaikan ke pihak berwajib atau dipublikasikan. Menurutnya, laporan yang tidak akurat dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

“Kami mengajak masyarakat untuk menjadi mitra yang aktif dalam menjaga keamanan lingkungan. Jika ada indikasi pelanggaran hukum, segera laporkan kepada kami dengan informasi yang jelas dan lengkap agar bisa ditindaklanjuti secara optimal,” ungkap AKP Fariz.

Selain patroli, Kasat Reskrim Polres Sanggau menegaskan bahwa upaya penegakan hukum akan terus dilaksanakan. Pihaknya juga terus meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat terkait larangan PETI, sekaligus mendorong kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku.

“Kami tidak hanya bertindak melalui penindakan, tetapi juga dengan pendekatan persuasif melalui sosialisasi. Tujuan utamanya adalah memastikan masyarakat memahami dampak negatif dari aktivitas ilegal ini, baik terhadap lingkungan maupun hukum,” tutupnya.

Dengan hasil patroli ini, Polres Sanggau berharap dapat memberikan kepastian kepada masyarakat bahwa wilayah Sungai Kapuas dalam kondisi aman dari aktivitas PETI. Patroli rutin akan terus digelar untuk menjaga kelestarian sungai sebagai salah satu aset penting bagi kehidupan masyarakat sekitar.

Sumber : ‎AKP Fariz Kautsar Rahmadhani, S. Tr. K, S.I.K, MA Kasat Reskrim

Editor : JN//98

Dalam operasi tersebut, tim Satreskrim menyisir area-area strategis yang diduga menjadi lokasi aktivitas PETI. Dua desa yang menjadi fokus utama dalam patroli ini adalah Desa Sungai Batu dan Desa Semerangkai, yang sebelumnya disebut-sebut sebagai lokasi tambang emas ilegal dalam laporan yang beredar.

Berita Terkait

Rd. Ir. Roza Rahmadjasa Mintaredja M. Ars tokoh budayawan yang melestarikan adat dan pengembangan wawasan kebudayaan Sunda.
PERAYAAN AWAL TAHUN 1 Suklapaksa KARTIKA 1963 Çaka Sunda
eMTe Highland Resort Ciwidey, Destinasi Wisata Alam Favorit di Bandung Selatan
Budaya Bukan Cuma Seremoni: Pesan KAA dari Savoy Homan
Safari Ramadhan di Karawang, DPP ABPEDNAS Perkuat Konsolidasi BPD se-Kabupaten
POSKAB Sapu Jagat Gelar Berbagi Takjil dan Santunan Anak Yatim
Lapas Kelas IIA Cikarang Berikan Remisi Khusus Natal 2025 kepada 41 Warga Binaan
Polsek Cikarang Timur Dirikan Pos Pelayanan Nataru 2025 di Sejumlah Objek Wisata

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 09:46 WIB

​Regenerasi Kepemimpinan, (BBC) Sukses Gelar Musyawarah Besar

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:12 WIB

Griya Persada Hotel Kaliurang Yogyakarta mengadakan gathering temu ramah mesra di Kota Bandung

Rabu, 3 Juni 2026 - 12:49 WIB

Tim Pembina Posyandu Kota Bandung Laksanakan Monitoring dan evaluasi, Posyandu 6 SPM Tunas Harapan 1 di Kelurahan Suka Asih

Senin, 1 Juni 2026 - 18:49 WIB

Rd. Ir. Roza Rahmadjasa Mintaredja M. Ars tokoh budayawan yang melestarikan adat dan pengembangan wawasan kebudayaan Sunda.

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:10 WIB

Membaca waktu menjaga Harmoni kehidupan dengan kesadaran Tentang Sejarah kalender Sunda

Senin, 18 Mei 2026 - 16:42 WIB

Jelang Iduladha 2026 Pemeriksaan Hewan Kurban di Kota Bandung Diperketat

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:47 WIB

eMTe Highland Resort Ciwidey, Destinasi Wisata Alam Favorit di Bandung Selatan

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:51 WIB

Ketua Umum BBC Periode 2021-2026 terpilih H.Bagus Machdiantoro

Berita Terbaru