Raperda GDPK Jadi Pedoman Utama Penyusunan Kebijakan Kependudukan Kota Bandung

REDAKSI KOTA BANDUNG

- Redaksi

Kamis, 13 November 2025 - 16:08 WIB

50125 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, baranewsjabar.com- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung melalui Panitia Khusus (Pansus) 11 tengah membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK) Kota Bandung tahun 2025–2045.
Pembahasan ini menjadi langkah strategis dalam menyiapkan arah pembangunan kependudukan jangka panjang yang berkelanjutan dan berkeadilan bagi seluruh warga. Raperda tersebut diharapkan menjadi pedoman utama dalam penyusunan kebijakan kependudukan, sekaligus menjawab berbagai tantangan sosial, ekonomi, dan lingkungan di Kota Bandung.
Dalam proses pembahasan, Pansus 11 menerima koreksi dari Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kota Bandung terkait penyesuaian nama Raperda. Sebelumnya Raperda disebut “Grand Design Pembangunan Keluarga”, namun disesuaikan menjadi “Grand Design Pembangunan Kependudukan” sesuai ketentuan nasional.
Anggota DPRD Kota Bandung yang juga Anggota Pansus 11, Hj. Siti Marfuah, S.S., S.Pd., M.M., menegaskan bahwa grand desain ini harus menjadi peta jalan pembangunan kependudukan yang memiliki arah dan landasan yang jelas untuk dua dekade ke depan.
“Raperda ini bukan sekadar dokumen, tapi harus menjadi panduan konkret agar setiap kebijakan pembangunan di Kota Bandung berpihak pada kesejahteraan warga. Kita ingin memastikan pembangunan kependudukan tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan jumlah penduduk, tetapi juga peningkatan kualitas hidup masyarakat,” ujar Siti, saat ditemui di Kantor DPRD Kota Bandung, Rabu (12/11/2025).
Menurutnya, grand desain ini akan membantu pemerintah kota dalam merumuskan kebijakan yang memprioritaskan kenyamanan dan kesejahteraan warga, mencakup aspek ekonomi, lingkungan, pendidikan, serta infrastruktur.
“Kenyamanan bisa hadir dari sisi ekonomi, kesejahteraan, hingga lingkungan dan infrastruktur yang memadai dalam kerangka pembangunan berkelanjutan. Grand desain ini akan menjadi panduan jangka panjang bagi Kota Bandung,” tandasnya.

Berita Terkait

Rizky Mediantoro Resmi Jabat Dirut Perumda Tirtawening Bandung, Fokus Integrasi Keuangan
Wali Kota Instruksikan Manajemen Baru PDAM Tirtawening Konsolidasi Keuangan
DPRD Dukung Penuh Upaya Pemkot Bandung Untuk Mempercepat Penanganan Sampah
Walikota Bandung Muhammad Farhan Gaet Investor Menuju Target Investasi Rp.12 Triliun
Kemeriahan HUT RI ke-81 di DKPP Kota Bandung: Eratkan Silaturahmi dan Semangat Gotong Royong
Warga RW 04 kelurahan Babakan Tarogong Kompak merayakan HUT RI ke 81
Dari Tradisi ke FYP: Cepot Motah Ajak Anak Muda Hidupin Lagi Seni Nusantara
Dua Pria Ditangkap Terkait Unggahan Bernada Provokatif Soal Pernyataan Presiden Prabowo

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 11:00 WIB

Nakhoda Baru di Jalur Krusial: Rekam Jejak AKP Sudirianto Mengawal Lalu Lintas Karawang

Minggu, 6 September 2026 - 22:16 WIB

Menyeberang ke Pulau Mercusuar Santolo: Dari Deru Perahu Hingga Gurihnya Ikan Bakar Lesehan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 16:54 WIB

Merawat Akar Perjuangan: Mengobor Semangat SOKSI Jabar lewat Pancasila dan Kolaborasi Purnawirawan TNI

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:43 WIB

Musda XII Depidar SOKSI Jawa Barat Digelar di Bandung, Hadirkan Tokoh Nasional dan Peluncuran Buku Rekor MURI

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:01 WIB

Polres Cimahi Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Hadirkan Tausiyah Al Ustadz Abdurrahman Al Banjari

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:54 WIB

PROGRAM BEDAH RUMAH CILAMPENI KEMENTERIAN PKP SENTUH RUMAH DINAS DAN HUNIAN WARGA DI KATAPANG

Jumat, 17 Juli 2026 - 22:04 WIB

Komisi III Akan Bentuk Tim Perumus yang Mengawal Pemulihan Anggaran

Jumat, 17 Juli 2026 - 21:47 WIB

DPRD Kota Bandung menggelar rapat Paripurna terkait penyampaian pandangan umum tiga Raperda usulan Pemerintah Kota Bandung

Berita Terbaru