Farhan: Kepemimpinan Kota Bandung Representasi dari Sebuah Institusi

REDAKSI KOTA BANDUNG

- Redaksi

Jumat, 11 April 2025 - 10:08 WIB

50157 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung, baranewsjabar.com- Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menegaskan, kepemimpinan di Kota Bandung saat ini bukanlah tentang sosok personal, melainkan representasi dari sebuah institusi.

Hal ini disampaikannya dalam wawancara terkait arah komunikasi dan visi kepemimpinan yang ia jalankan sejak dilantik pada 20 Februari 2025.

“Ketika saya dan Pak Wakil Wali Kota dilantik, maka sosok Farhan pribadi sudah tidak ada. Yang ada adalah Pak Wali, seorang pejabat publik yang mewakili institusi Pemerintah Kota Bandung,” ujar Farhan, Jumat 11 April 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, Wali Kota dan Wakil Wali Kota adalah satu kesatuan institusi yang bekerja bersama jajaran pemerintah kota mulai dari kepala dinas, camat, hingga lurah dalam membangun Bandung.

Ia menuturkan, komunikasi publik yang dijalankan lima tahun ke depan bukan bertujuan untuk mengedepankan figur personal, melainkan menunjukkan bahwa kepemimpinan bersifat kolektif dan institusional.

“Kami ingin membangun komunikasi publik yang berfokus pada pelayanan institusi, bukan pencitraan pribadi atau keluarga pejabat,” tegasnya.

Farhan juga menyinggung tantangan kepercayaan publik terhadap pemimpin yang terlalu menonjol secara personal. Kota Bandung tidak membutuhkan figur selebritas, tetapi kepemimpinan yang kuat, kolaboratif, dan profesional.

“Bandung adalah kota kolaborasi. Tidak ada satu Wali Kota sehebat apapun yang bisa menyelesaikan semua persoalan sendirian,” ujarnya.

Ia mencontohkan penanganan kemacetan, penertiban PKL, dan pengelolaan sampah yang semuanya harus melibatkan berbagai elemen dan dinas.

Farhan juga menginginkan Bandung kembali menjadi kota yang nyaman dan aman bagi warganya maupun wisatawan.

“Orang harus datang ke Bandung karena udaranya sejuk, jalannya nyaman, makanannya bersih, dan tidak ada pungli. Kota ini harus memberikan rasa aman dan ketenangan,” ucapnya.

Dalam masa kepemimpinannya, Farhan menargetkan enam prioritas utama: perbaikan jalan, penerangan umum, pengelolaan sampah, pengurangan banjir, pembenahan transportasi publik, dan revitalisasi kawasan perdagangan strategis seperti Alun-alun, Asia Afrika, dan pasar tradisional.

“Kota Bandung harus punya sistem yang berjalan baik, bukan hanya tergantung pada siapa yang memimpin. Itulah makna kepemimpinan berbasis institusi,” tuturnya.

Berita Terkait

DPRD Kota Bandung sukses menggelar Rapat Paripurna dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Bandung (HJKB) ke-216
HADIR DI TENGAH KRISIS AIR, PERUMDA TIRTAWENING SALURKAN BANTUAN AIR TANGKI
Pansus VI DPRD Kabupaten Bandung Koordinasi ke PDAM Tirtawening Kota Bandung Bahas Raperda Penyertaan Modal
Rizky Mediantoro Resmi Jabat Dirut Perumda Tirtawening Bandung, Fokus Integrasi Keuangan
Wali Kota Instruksikan Manajemen Baru PDAM Tirtawening Konsolidasi Keuangan
DPRD Dukung Penuh Upaya Pemkot Bandung Untuk Mempercepat Penanganan Sampah
Walikota Bandung Muhammad Farhan Gaet Investor Menuju Target Investasi Rp.12 Triliun
Kemeriahan HUT RI ke-81 di DKPP Kota Bandung: Eratkan Silaturahmi dan Semangat Gotong Royong

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:26 WIB

Pussenif Gelar Pameran Alutsista di Soreang: Tampilkan Ranpur Modern hingga Kuliner Gratis untuk Warga

Kamis, 1 Oktober 2026 - 23:11 WIB

BPPH Pemuda Pancasila Jawa Barat Gelar Diskusi Panel Sikapi Carut-Marut Penegakan Hukum di Indonesia

Jumat, 25 September 2026 - 17:49 WIB

WAKIL KETUA DPRD JABAR: ANGGARAN TURUN RP8,3 TRILIUN, TAPI PELAYANAN KE RAKYAT TIDAK BOLEH BERKURANG

Jumat, 25 September 2026 - 17:17 WIB

DPRD Kota Bandung sukses menggelar Rapat Paripurna dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Bandung (HJKB) ke-216

Senin, 21 September 2026 - 15:15 WIB

HADIR DI TENGAH KRISIS AIR, PERUMDA TIRTAWENING SALURKAN BANTUAN AIR TANGKI

Kamis, 17 September 2026 - 16:08 WIB

Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPERWI) Gelar Table Top 2026, Dorong Sinergi dan Bangkitkan Industri Pariwisata Nasional

Kamis, 17 September 2026 - 11:00 WIB

Nakhoda Baru di Jalur Krusial: Rekam Jejak AKP Sudirianto Mengawal Lalu Lintas Karawang

Minggu, 6 September 2026 - 22:16 WIB

Menyeberang ke Pulau Mercusuar Santolo: Dari Deru Perahu Hingga Gurihnya Ikan Bakar Lesehan

Berita Terbaru