Bupati Bogor Rudy Susmanto Serahkan Sertifikat Hunian Tetap untuk Warga Terdampak Bencana di Sukajaya

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Rabu, 28 Mei 2025 - 22:15 WIB

50165 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BARA News Bogor
Rabu, 28 Mei 2025

 

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sukajaya – Bupati Bogor Rudy Susmanto didampingi Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi kembali menunjukkan komitmennya dalam menuntaskan penanganan pascabencana melalui penyerahan 409 sertifikat hunian tetap kepada warga di dua kecamatan, yakni Kecamatan Nanggung dan Cigudeg. Kegiatan ini berlangsung di Kampung Urug, Kecamatan Sukajaya, Rabu (28/5/25).

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menyampaikan bahwa penyerahan sertifikat ini merupakan bagian dari tahapan awal penyelesaian dampak bencana yang terjadi pada tahun 2020. Bahkan, sejumlah warga penerima sertifikat merupakan korban bencana tahun 2004.

“Kami ingin menuntaskan seluruh dampak bencana yang masih tersisa. Terima kasih kepada BPN Wilayah 1 Kabupaten Bogor atas sinergitas luar biasa, meski belum sebulan menjabat, komitmennya sudah begitu nyata untuk bersama menyelesaikan permasalahan sertifikasi hunian tetap masyarakat terdampak,” ujar Bupati Rudy.

Ia menambahkan, meskipun jumlah warga yang harus disertifikasi masih cukup banyak, Pemkab Bogor optimis seluruh proses akan selesai. Hal ini didukung kelengkapan data administratif yang sudah siap diproses oleh BPN.

Selain fokus pada penyelesaian sertifikat lahan, Pemkab Bogor juga berkomitmen untuk membenahi sarana dan prasarana pendukung, seperti PSU, infrastruktur jalan, dan fasilitas pendidikan.

“Kami tidak hanya berhenti pada sertifikat, tetapi infrastruktur seperti jalan dan sekolah juga menjadi prioritas utama. Kehadiran kami hari ini juga disambut hangat oleh masyarakat yang tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan lokal, ramah, dan berbudaya tinggi,” tambahnya.

Ia menyatakan, langkah ini diharapkan menjadi bagian dari solusi permanen atas dampak bencana sekaligus wujud nyata kepedulian Pemkab Bogor terhadap warganya.

Selanjutnya, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor, Teuku Mulya, menjelaskan hari ini dilakukan pembagian sertifikat tanah kepada warga terdampak. Rinciannya adalah: 190 sertifikat untuk warga Desa Urug, 130 sertifikat di Desa Sukaraksa, dan 88 sertifikat di Desa Cipayung. Sertifikat ini merupakan bagian dari penyelesaian hak atas tanah bagi korban bencana 2004 dan 2020 yang sempat tertunda.

“Saat ini masih ada sekitar 1.500 sertifikat yang dalam proses bersama BPN, dan Insyaallah akan diselesaikan tahun ini,” tambah Teuku.

Ia juga menyampaikan, bahwa secara keseluruhan, pembangunan huntap telah dilakukan di 7 kecamatan, 24 desa, di 37 lokasi, dengan total 3.871 unit. Pada tahun 2025, ditargetkan tambahan pembangunan sebanyak 400 unit, sehingga total huntap yang akan terbangun menjadi 4.271 unit dari target 4.621 unit.

“Pembangunan ini tidak hanya mencakup unit huntap, tapi juga dilengkapi dengan PSU (Prasarana, Sarana, dan Utilitas), air bersih, serta sarana prasarana lainnya. Total anggaran yang digelontorkan mencapai Rp380 miliar,” ujar Teuku.

Di tempat yang sama, Camat Sukajaya, Rahwati Aries, menyampaikan bahwa peristiwa bencana longsor yang melanda Kecamatan Sukajaya pada tahun 2020 masih meninggalkan luka mendalam bagi masyarakat. Dalam sebuah acara kunjungan kerja, Rahwati mengungkapkan rasa bangga atas kehadiran langsung Bupati Bogor, Wakil Bupati Bogor, beserta jajaran ke wilayahnya.

“Peristiwa longsor 2020 menjadi sejarah kelam yang tak akan terlupakan oleh masyarakat Sukajaya. Kami sangat bersyukur dan bangga karena hari ini Bupati dan Wakil Bupati Bogor hadir langsung di tengah-tengah kami,” ujar Camat Sukajaya.

Katanya, Sejak 2021, Pemerintah Kabupaten Bogor secara bertahap melaksanakan upaya rehabilitasi dan penanganan bagi korban bencana, dimulai dari pembangunan Hunian Sementara (Huntara) hingga Hunian Tetap (Huntap). Sejauh ini, telah dibangun sebanyak 2.809 unit huntap, dan pada tahun ini direncanakan pembangunan 300 unit tambahan di Desa Cileuksa.

Pada 2024, sebanyak 20 unit Huntap di Desa Cileuksa telah selesai dibangun, diserahterimakan, dan kini sudah ditempati oleh para penerima manfaat. Namun demikian, masih terdapat 212 unit Huntap yang belum terbangun, dan masyarakat berharap agar sisanya dapat diselesaikan pada tahun 2026 mendatang.

“Selain pembangunan huntap, perhatian juga diarahkan pada infrastruktur lainnya di Kecamatan Sukajaya seperti jalan, jembatan, dan fasilitas pendidikan. Beberapa sekolah, khususnya di tingkat dasar, masih kekurangan meubelair yang layak pakai,” imbuhnya. (DJ/ Tim Komunikasi Publik / Diskominfo Kabupaten Bogor)

 

Reporter : Ariyadi ( Ucok )

Berita Terkait

Pansus VI DPRD Kabupaten Bandung Koordinasi ke PDAM Tirtawening Kota Bandung Bahas Raperda Penyertaan Modal
Nakhoda Baru di Jalur Krusial: Rekam Jejak AKP Sudirianto Mengawal Lalu Lintas Karawang
Menyeberang ke Pulau Mercusuar Santolo: Dari Deru Perahu Hingga Gurihnya Ikan Bakar Lesehan
Memeluk Kehangatan di Tengah Dinginnya Ciwidey, Menemukan Ketenangan di Emte Highland Resort
Merawat Akar Perjuangan: Mengobor Semangat SOKSI Jabar lewat Pancasila dan Kolaborasi Purnawirawan TNI
Musda XII Depidar SOKSI Jawa Barat Digelar di Bandung, Hadirkan Tokoh Nasional dan Peluncuran Buku Rekor MURI
Polres Cimahi Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Hadirkan Tausiyah Al Ustadz Abdurrahman Al Banjari
PROGRAM BEDAH RUMAH CILAMPENI KEMENTERIAN PKP SENTUH RUMAH DINAS DAN HUNIAN WARGA DI KATAPANG

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:26 WIB

Pussenif Gelar Pameran Alutsista di Soreang: Tampilkan Ranpur Modern hingga Kuliner Gratis untuk Warga

Kamis, 1 Oktober 2026 - 23:11 WIB

BPPH Pemuda Pancasila Jawa Barat Gelar Diskusi Panel Sikapi Carut-Marut Penegakan Hukum di Indonesia

Jumat, 25 September 2026 - 17:49 WIB

WAKIL KETUA DPRD JABAR: ANGGARAN TURUN RP8,3 TRILIUN, TAPI PELAYANAN KE RAKYAT TIDAK BOLEH BERKURANG

Jumat, 25 September 2026 - 17:17 WIB

DPRD Kota Bandung sukses menggelar Rapat Paripurna dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Bandung (HJKB) ke-216

Senin, 21 September 2026 - 15:15 WIB

HADIR DI TENGAH KRISIS AIR, PERUMDA TIRTAWENING SALURKAN BANTUAN AIR TANGKI

Kamis, 17 September 2026 - 16:08 WIB

Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPERWI) Gelar Table Top 2026, Dorong Sinergi dan Bangkitkan Industri Pariwisata Nasional

Kamis, 17 September 2026 - 11:00 WIB

Nakhoda Baru di Jalur Krusial: Rekam Jejak AKP Sudirianto Mengawal Lalu Lintas Karawang

Minggu, 6 September 2026 - 22:16 WIB

Menyeberang ke Pulau Mercusuar Santolo: Dari Deru Perahu Hingga Gurihnya Ikan Bakar Lesehan

Berita Terbaru