Anak Tukang Babat Rumput Lolos Jadi Prajurit TNI AD, Buktikan Mimpi Tak Mengenal Batas

BARA NEWS JABAR

- Redaksi

Senin, 21 Juli 2025 - 09:48 WIB

50429 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung – Cerita inspiratif datang dari Batujajar, Jawa Barat. Hakim (19), seorang pemuda lulusan SMK Mahardika Giriarsih, berhasil menembus seleksi ketat penerimaan Tamtama TNI Angkatan Darat Gelombang II Tahun 2025. Putra dari seorang tukang babat rumput dan buruh cuci pakaian ini membuktikan bahwa keterbatasan ekonomi bukan penghalang untuk meraih mimpi besar.

Pengumuman kelulusan dilakukan dalam sidang Pantukhir pada Jumat (18/7/2025), dan Hakim termasuk dalam jajaran peserta yang dinyatakan lolos untuk mengikuti pendidikan di Rindam III/Siliwangi.

Saya ingin membanggakan orang tua dan menjadi prajurit yang siap mengabdi untuk bangsa,” tutur Hakim dengan mata berkaca-kaca sesaat setelah dinyatakan lulus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perjalanan Hakim tidaklah mudah. Ia sempat gagal dalam seleksi Calon Bintara (Secaba) usai menamatkan pendidikan SMK karena tidak memenuhi salah satu standar nilai. Tidak menyerah, ia memilih bekerja sebagai karyawan tempat cuci mobil di kawasan Panghegar, Buah Batu, sembari terus berlatih fisik dan belajar untuk memperbaiki kekurangan.

Anak dari Agus Rukmana—yang akrab disapa Agus Babat—ini tumbuh di lingkungan sederhana. Sang ayah bekerja di Laboratorium Dislitbangad sebagai tukang babat rumput, sedangkan ibunya mencari nafkah sebagai buruh cuci. Keterbatasan ekonomi keluarga membuat mereka tidak mampu membiayai kuliah anaknya.

Namun tekad dan kerja keras Hakim akhirnya membuahkan hasil. Dengan tekun mempersiapkan diri, ia berhasil melewati serangkaian ujian seleksi, mulai dari tes kesehatan, jasmani, akademik, hingga psikologi dan mental ideologi.

“Ini bukan hanya kebanggaan bagi kami sekeluarga, tapi juga bukti bahwa TNI Angkatan Darat memberikan kesempatan yang adil kepada semua anak bangsa tanpa melihat latar belakang,” ujar Agus Rukmana penuh haru.

Keberhasilan Hakim menjadi simbol bahwa pengabdian terhadap negara dapat diraih siapa pun yang memiliki kemauan, kerja keras, dan keteguhan hati. Dengan semangat baru, ia akan segera menjalani pendidikan militer dan mengawali langkahnya sebagai garda terdepan pertahanan negara. (*)

Berita Terkait

DKPP Kota Bandung Siapkan 184 Petugas Periksa Hewan Kurban
DKPP Kota Bandung Periksa Kesehatan Satwa Prioritas di Bandung Zoo
71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia
Lebih Mudah, Bayar Pajak Kendaraan Bermotor Cukup STNK Tanpa KTP Pemilik Pertama*
*Chandra Gautama Jembatani Tradisi lewat Aing Kabayan*
Penyampaian LKPJ 2025, Farhan Paparkan Capaian Pembangunan Daerah
Asep Robin: Legalitas Cagar Budaya Cikadut Harus Kuat  
Berburu Lailatul Qadar, Ini Rekomendasi Masjid untuk Iktikaf di Kota Bandung

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:40 WIB

DKPP Kota Bandung Siapkan 184 Petugas Periksa Hewan Kurban

Jumat, 24 April 2026 - 19:02 WIB

DKPP Kota Bandung Periksa Kesehatan Satwa Prioritas di Bandung Zoo

Senin, 20 April 2026 - 14:10 WIB

71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia

Senin, 6 April 2026 - 02:55 WIB

Lebih Mudah, Bayar Pajak Kendaraan Bermotor Cukup STNK Tanpa KTP Pemilik Pertama*

Rabu, 1 April 2026 - 14:50 WIB

Penyampaian LKPJ 2025, Farhan Paparkan Capaian Pembangunan Daerah

Senin, 30 Maret 2026 - 23:39 WIB

Asep Robin: Legalitas Cagar Budaya Cikadut Harus Kuat  

Minggu, 8 Maret 2026 - 17:09 WIB

Berburu Lailatul Qadar, Ini Rekomendasi Masjid untuk Iktikaf di Kota Bandung

Jumat, 27 Februari 2026 - 17:14 WIB

PENANGANAN KASUS KERACUNAN MBG

Berita Terbaru

Bandung

DKPP Kota Bandung Siapkan 184 Petugas Periksa Hewan Kurban

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:40 WIB

Daerah

Budaya Bukan Cuma Seremoni: Pesan KAA dari Savoy Homan

Minggu, 19 Apr 2026 - 16:10 WIB