Laporan BPS Juli 2025: Stabilitas Harga di Kota Bandung Relatif Terjaga

REDAKSI KOTA BANDUNG

- Redaksi

Senin, 4 Agustus 2025 - 16:45 WIB

50235 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung, baranewsjabar.com- Inflasi tahunan (year on year/y-on-y) Kota Bandung pada Juli 2025 tercatat sebesar 1,96 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 108,12.

Sedangkan inflasi bulanan (month to month/m-to-m) mencapai 0,50 persen, dan inflasi sepanjang tahun berjalan (year to date/y-to-d) sebesar 1,44 persen.

Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bandung mencatat, penyumbang utama inflasi secara bulanan berasal dari kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga, dengan andil sebesar 0,24 persen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kenaikan harga bahan bakar rumah tangga menjadi faktor dominan dalam kelompok ini.

Secara tahunan, tiga kelompok pengeluaran terbesar penyumbang inflasi adalah:

Pertama, Kelompok Makanan, Minuman dan Tembakau dengan andil inflasi 0,66 persen, didorong oleh kenaikan harga minyak goreng.

Kedua, Kelompok Perumahan, Air, Listrik, dan Bahan Bakar Rumah Tangga dengan andil 0,64 persen, terutama disebabkan oleh naiknya harga bahan bakar rumah tangga.

Ketiga, Kelompok Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya yang menyumbang 0,49 persen, dengan emas perhiasansebagai komoditas dominan.

Inflasi yang terjadi mencerminkan adanya tekanan harga pada kebutuhan rumah tangga serta komoditas non-pokok.

Meski demikian, angka inflasi y-on-y masih tergolong moderat di bawah 2 persen, menandakan stabilitas harga yang relatif terjaga di Kota Bandung.

Sementara itu, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel di Kota Bandung pada Juni 2025 tercatat sebesar 52,43 persen, mengalami penurunan sebesar 0,60 poin dibandingkan bulan Mei 2025 yang mencapai 53,03 persen.

Penurunan TPK terjadi baik pada hotel berbintang maupun nonbintang. Untuk hotel berbintang, TPK Juni 2025 sebesar 56,57 persen, turun 0,34 poin dari Mei 2025.

Sedangkan hotel nonbintang, TPK sebesar 36,93 persen, turun 1,67 poin dibandingkan bulan sebelumnya.

Dari segi Rata-rata Lama Menginap Tamu (RLMT), tamu hotel berbintang tercatat menginap selama 1,45 malam. Di hotel nonbintang selama 1,30 malam. Tamu asing mencatatkan RLMT lebih tinggi, yakni 2,05 malam, sedangkan tamu domestik 1,41 malam.

Berita Terkait

DPRD Dukung Penuh Upaya Pemkot Bandung Untuk Mempercepat Penanganan Sampah
Walikota Bandung Muhammad Farhan Gaet Investor Menuju Target Investasi Rp.12 Triliun
Kemeriahan HUT RI ke-81 di DKPP Kota Bandung: Eratkan Silaturahmi dan Semangat Gotong Royong
Warga RW 04 kelurahan Babakan Tarogong Kompak merayakan HUT RI ke 81
Dari Tradisi ke FYP: Cepot Motah Ajak Anak Muda Hidupin Lagi Seni Nusantara
Menjaga Persatuan dan Kesatuan, Membangun Cimahi, untuk Indonesia Emas ke-81
Camat Rancaekek membagikan Bendera merah putih kepada pengendara sepeda motor Tanamkan Edukasi Perjuangan HUT RI ke-81
Dua Pria Ditangkap Terkait Unggahan Bernada Provokatif Soal Pernyataan Presiden Prabowo

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:41 WIB

Walikota Bandung Muhammad Farhan Gaet Investor Menuju Target Investasi Rp.12 Triliun

Senin, 17 Agustus 2026 - 19:37 WIB

Kemeriahan HUT RI ke-81 di DKPP Kota Bandung: Eratkan Silaturahmi dan Semangat Gotong Royong

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:35 WIB

Warga RW 04 kelurahan Babakan Tarogong Kompak merayakan HUT RI ke 81

Senin, 17 Agustus 2026 - 11:41 WIB

Dari Tradisi ke FYP: Cepot Motah Ajak Anak Muda Hidupin Lagi Seni Nusantara

Senin, 17 Agustus 2026 - 09:03 WIB

Menjaga Persatuan dan Kesatuan, Membangun Cimahi, untuk Indonesia Emas ke-81

Kamis, 13 Agustus 2026 - 07:47 WIB

Camat Rancaekek membagikan Bendera merah putih kepada pengendara sepeda motor Tanamkan Edukasi Perjuangan HUT RI ke-81

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:58 WIB

Dua Kandidat Berebut Kursi Ketua Definitif di Konferprov PWI Jawa Barat Periode 2026–2031

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:58 WIB

Dua Pria Ditangkap Terkait Unggahan Bernada Provokatif Soal Pernyataan Presiden Prabowo

Berita Terbaru