Proyek Pembangunan Jembatan Di Bayur Bekisting Benol Tidak Dipasang, Pengawas Klaim Ukuran Tetap Sesuai Standar

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Senin, 15 Desember 2025 - 17:29 WIB

5091 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proyek Pembangunan Jembatan Di Bayur Bekisting Benol Tidak Dipasang, Pengawas Klaim Ukuran Tetap Sesuai Standar

Tangerang – Baranewsjabar. com

Proyek Pembangunan Jembatan
Jalan Kampung Bayur Sisi Cisadane Barat di Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Banten menjadi sorotan setelah ditemukan pekerjaan beton lapis bawah atau beton nol (lantai kerja) yang dilakukan tanpa bekisting terpisah, dan hanya mengandalkan bekisting beton utama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pantauan di lokasi, menunjukkan pekerjaan benol setebal 5 cm digelar langsung di dalam bekisting beton utama, tanpa ada pembatas khusus yang memastikan ketebalan beton nol benar-benar terukur sesuai gambar kerja.

‎Melihat hal itu, saat dikonfirmasi, Usman, pengawas lapangan dari dinas terkait, menyampaikan bahwa pekerjaan beton nol tetap memenuhi standar meski tanpa bekisting khusus.
‎
‎ “Meski tidak menggunakan bekisting terpisah khusus beton nol, ketebalannya di jamin tetap sesuai. Sudah kami margin, sudah ditandai dengan colokan, dan kami ukur pakai benang,” ujar Usman. Kamis (11/12/2025)
‎
‎Ia juga menyebut alasan pekerjaan dilakukan tanpa bekisting terpisah untuk menghemat waktu karena situasi mendesak.

Ini kan hanya lantai kerja beton, Ukurannya sudah kita setting pas mentok beton, Karena waktu mendesak, biar nanti tidak perlu di copot lagi saat beton nol sudah selesai ,” tambahnya.
‎
‎Namun penjelasan dari pengawas tersebut menuai tanda tanya, sebab beton nol merupakan struktur dasar yang menentukan kualitas beton utama di atasnya. Ketiadaan bekisting khusus rawan menyebabkan ketebalan beton nol tidak merata dan sulit diverifikasi secara teknis.
‎
‎Menanggapi temuan tersebut, Aktivis Pantura, Jay, menilai tidak adanya bekisting beton nol merupakan indikasi lemahnya pengawasan konstruksi.
‎
‎ “ beton nol itu bagian penting lantai kerja beton, Tanpa bekisting khusus, ketebalannya rentan tidak sesuai. Alasan ‘waktu mendesak’ itu tidak bisa dijadikan pembenaran untuk mengabaikan SOP konstruksi,” tegas Jay.
‎
‎Ia menambahkan bahwa proyek bernilai miliaran rupiah seharusnya dikerjakan lebih teliti, bukan justru membuka celah teknis yang dapat mempengaruhi mutu bangunan.
‎
‎ “ Anggaran proyek besar,Dan ini bukan proyek darurat. Semua harus presisi dan akurat, Kalau dari awal beton nol saja dikerjakan longgar, bagaimana publik bisa yakin kualitas jembatannya ?” ujar Jay.
‎
‎Proyek jembatan tersebut di kerjakan oleh CV. TRISULA UTAMA dengan menyerap anggaran Rp 4,07 Miliar Sumber dana APBD Kota Tangerang, tahun anggaran 2025, Dan tempo pelaksanaan 65 hari,
‎
‎Pembangunan jembatan adalah proyek jangka panjang yang harus berdiri puluhan tahun,Dan infrastruktur yang kuat hanya lahir dari proses kerja yang benar, Bukan dari ketergesaan, Dan pembangunan jembatan juga bukan sekadar pembangunan pisik, melainkan ia hadir agar dapat memberikan manfaat untuk kemaslahatan orang banyak.Jelasnya.

(Rom/Red)

Berita Terkait

Pengeroyokan Wartawan di Serang, Enam Orang Jadi Tersangka, Salah Satunya Anggota Brimob
Dandim 0601/Pandeglang Letkol Inf Afri Swandi Ritonga, S.I.P. Hadiri HUT Ke-4 Pokja Wartawan Pandeglang

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:26 WIB

Pussenif Gelar Pameran Alutsista di Soreang: Tampilkan Ranpur Modern hingga Kuliner Gratis untuk Warga

Kamis, 1 Oktober 2026 - 23:11 WIB

BPPH Pemuda Pancasila Jawa Barat Gelar Diskusi Panel Sikapi Carut-Marut Penegakan Hukum di Indonesia

Jumat, 25 September 2026 - 17:49 WIB

WAKIL KETUA DPRD JABAR: ANGGARAN TURUN RP8,3 TRILIUN, TAPI PELAYANAN KE RAKYAT TIDAK BOLEH BERKURANG

Jumat, 25 September 2026 - 17:17 WIB

DPRD Kota Bandung sukses menggelar Rapat Paripurna dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Bandung (HJKB) ke-216

Senin, 21 September 2026 - 15:15 WIB

HADIR DI TENGAH KRISIS AIR, PERUMDA TIRTAWENING SALURKAN BANTUAN AIR TANGKI

Kamis, 17 September 2026 - 16:08 WIB

Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPERWI) Gelar Table Top 2026, Dorong Sinergi dan Bangkitkan Industri Pariwisata Nasional

Kamis, 17 September 2026 - 11:00 WIB

Nakhoda Baru di Jalur Krusial: Rekam Jejak AKP Sudirianto Mengawal Lalu Lintas Karawang

Minggu, 6 September 2026 - 22:16 WIB

Menyeberang ke Pulau Mercusuar Santolo: Dari Deru Perahu Hingga Gurihnya Ikan Bakar Lesehan

Berita Terbaru