BRI Rebrandring Logo Baru, Perluas Segmen ke Kalangan Muda

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Kamis, 18 Desember 2025 - 18:20 WIB

5096 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – baranewsjabar.com

Di usia yang tak lagi muda, menginjak 130 tahun, Bank Rakyat Indonesia (BRI) rebranding atau memperbarui citra dan identitas visual.

Hal ini dilakukan untuk memperluas cakupan nasabah, tidak hanya identik pada Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) serta masyarakat pedesaan, namun juga hadir untuk masyarakat perkotaan hingga korporasi besar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Keputusan ini mengacu kepada hasil riset Nielsen, Kantar, dan Kadence, bahwa BRI dinilai perlu melakukan rebranding korporasi agar tetap relevan dengan perkembangan zaman,” ujar Pimpinan Cabang BRI Jakarta Menara BRILiaN, Marco Arief Pramudita.

Hasil riset tersebut pertama adalah BRI terlalu bergantung pada citra kerakyatan sehingga muncul persepsi tua di kalangan segmen urban dan anak muda. Selain itu, layanan digital yang diberikan ke publik belum dianggap aspirasi dan menarik.

“Koneksi emosional dengan brand masih lemah, kemudian identitas brand belum selaras dengan ekspektasi gen Z, terjadi ketidakselarasan sistematik di berbagai sub brand, brand architecture tidak konsisten dan terstruktur, dan yang terakhir adalah less consider di segmen urban,” kata Marco.

Marco menuturkan, perubahan citra ini diharapkan agar persepsi masyarakat terhadap BRI tidak hanya melayani masyarakat kecil dan kurang terlayani, namun BRI bisa menjadi bank untuk semua orang atau universal.

“Secara lebih luas itu kita ingin menjadi bank yang universal, lebih modern, lebih inklusif, lebih dekat dengan milenial. Kemudian kita memperluas jangkauan kita tidak hanya kuat di pedesaan, tapi juga kita kuat di urban. Tidak hanya kuat melayani rakyat jelata, tapi juga melayani rakyat jelita,” ungkapnya.

Meski begitu, BRI tidak akan melepaskan fokus atau bisnis utama (core business) di sektor UMKM. Saat ini, porsi nasabah UMKM perusahaan mencapai sekitar 60 persen. Ke depan, porsi ini ditargetkan menurun, namun tetap mayoritas.
“Mungkin kita nanti akan jaga di level antara 40-50 persen. Sementara yang lain segmen lain bertumbuh, kita akan keep di situ. Jadi tetap saja BRI itu adalah bank UMKM, semua program pemerintah ada di BRI mulai dari Makan Bergizi Gratis, 3 juta rumah, Koperasi Desa Merah Putih, termasuk penyaluran KUR,” tegasnya.

Adapun pembaharuan dalam identitas BRI pertama dari sisi logo. Perusahaan mengubah visual palet warna, dari awalnya Biru BRI menjadi Biru Nusantara. Warna biru akan tetap menjadi inti identitas BRI, namun diperkaya dengan palet biru sekunder untuk merefleksikan nilai-nilai progresif dan customer centric, meliputi Biru Nusantara, Biru Mentari, dan Biru Cakrawala.

Selain itu, perusahaan juga menyusun arsitektur brand yang lebih terstruktur dan terstandardisasi yang membuat seluruh brand lebih jelas dan mudah dinavigasi.

“Perubahan ini mencakup desain poster dan banner serta kartu baik itu kartu debit basic dan gold, Tabungan Junio, prioritas, private, hingga Brizzi,” tutupnya.

Berita Terkait

Pansus VI DPRD Kabupaten Bandung Koordinasi ke PDAM Tirtawening Kota Bandung Bahas Raperda Penyertaan Modal
Nakhoda Baru di Jalur Krusial: Rekam Jejak AKP Sudirianto Mengawal Lalu Lintas Karawang
Menyeberang ke Pulau Mercusuar Santolo: Dari Deru Perahu Hingga Gurihnya Ikan Bakar Lesehan
Memeluk Kehangatan di Tengah Dinginnya Ciwidey, Menemukan Ketenangan di Emte Highland Resort
Merawat Akar Perjuangan: Mengobor Semangat SOKSI Jabar lewat Pancasila dan Kolaborasi Purnawirawan TNI
Musda XII Depidar SOKSI Jawa Barat Digelar di Bandung, Hadirkan Tokoh Nasional dan Peluncuran Buku Rekor MURI
Polres Cimahi Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Hadirkan Tausiyah Al Ustadz Abdurrahman Al Banjari
PROGRAM BEDAH RUMAH CILAMPENI KEMENTERIAN PKP SENTUH RUMAH DINAS DAN HUNIAN WARGA DI KATAPANG

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:26 WIB

Pussenif Gelar Pameran Alutsista di Soreang: Tampilkan Ranpur Modern hingga Kuliner Gratis untuk Warga

Kamis, 1 Oktober 2026 - 23:11 WIB

BPPH Pemuda Pancasila Jawa Barat Gelar Diskusi Panel Sikapi Carut-Marut Penegakan Hukum di Indonesia

Jumat, 25 September 2026 - 17:49 WIB

WAKIL KETUA DPRD JABAR: ANGGARAN TURUN RP8,3 TRILIUN, TAPI PELAYANAN KE RAKYAT TIDAK BOLEH BERKURANG

Jumat, 25 September 2026 - 17:17 WIB

DPRD Kota Bandung sukses menggelar Rapat Paripurna dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Bandung (HJKB) ke-216

Senin, 21 September 2026 - 15:15 WIB

HADIR DI TENGAH KRISIS AIR, PERUMDA TIRTAWENING SALURKAN BANTUAN AIR TANGKI

Kamis, 17 September 2026 - 16:08 WIB

Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPERWI) Gelar Table Top 2026, Dorong Sinergi dan Bangkitkan Industri Pariwisata Nasional

Kamis, 17 September 2026 - 11:00 WIB

Nakhoda Baru di Jalur Krusial: Rekam Jejak AKP Sudirianto Mengawal Lalu Lintas Karawang

Minggu, 6 September 2026 - 22:16 WIB

Menyeberang ke Pulau Mercusuar Santolo: Dari Deru Perahu Hingga Gurihnya Ikan Bakar Lesehan

Berita Terbaru