Tiga Kecamatan di Kabupaten Karawang Terendam Banjir Hingga Dua Meter

baraNews Jabar Online

- Redaksi

Minggu, 9 Maret 2025 - 05:18 WIB

50641 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KARAWANG | Tiga kecamatan di Kabupaten Karawang terendam banjir hingga dua meter. Peristiwa ini pasca hujan dengan intensitas tinggi dengan durasi lama mengguyur wilayah Karawang pada Selasa (4/3) sekitar pukul 16.00 WIB.

Lokasi terdampak di Kecamatan Teluk Jambe terdiri dari empat desa antara lain Desa Karangligar, Mekarmulya, Mulyajaya, dan Wanakerta. Di Kecamatan Karawang Barat, dua wilayah terdampak adalah Desa Tanjungmekar dan Kelurahan Karawangkulo. Sementara itu empat desa terdampak di Kecamatan Pangkalan yaitu Desa Mulangsar, Ciptasari, Tamanmekar, dan Tamansari.

Tinggi muka air bervariasi di tiap wilayah terdampak antara 10-200 sentimeter. Hingga Rabu (5/3), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang melaporkan genangan air berangsur surut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan kaji cepat sementara oleh Tim Reaksi Cepat (TRC), sebanyak 3.659 KK atau 10.180 jiwa terdampak. Sebanyak 375 warga mengungsi di titik Desa Karangligar.

Hingga pagi ini, tim gabungan masih melakukan evakuasi warga terdampak. BPBD Kabupaten Karawang juga mendirikan dapur umum  dan tenda pengungsian serta mendistribusikan logistik bagi warga.

Kebutuhan mendesak di lapangan antara lain makanan siap saji, air mineral, selimut, dan matras, hygiene kit, dan alat kebersihan.

Pemerintah Kabupaten Karawang telah menetapkan status Siaga Darurat Bencana Banjir, Banjir Bandang, Cuaca Esktrem, Gelombang Ekstrem dan Abrasi, Serta Tanah Longsor di Wilayah Kabupaten Karawang Tahun 2024/2025 Nomor 100.3.3.2/Kep.489-Huk/2024 terhitung sejak tanggal 08 November 2024 s.d 31 Mei 2025.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau warga Kabupaten Karawang untuk mengikuti arahan dari otoritas setempat dan tidak lekas percaya pada informasi-informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Berita Terkait

Nakhoda Baru di Jalur Krusial: Rekam Jejak AKP Sudirianto Mengawal Lalu Lintas Karawang
Lebih Mudah, Bayar Pajak Kendaraan Bermotor Cukup STNK Tanpa KTP Pemilik Pertama*
PENANGANAN KASUS KERACUNAN MBG
Bandung Jadi Pusat Inovasi dan Kolaborasi di IFBEX 2026
Didi Garnadi, Kepala Dinas DPUTR Purwakarta yang ‘Arogan’: Warga Kecewa dengan Sikapnya
Camat Bandung Wetan ‘Meledak’, Musrenbang di Hotel Grandia Jadi Kontroversi!
Warga Sridadi Protes Biaya Pemindahan Tiang PLN
Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Bekasi, JPDN dan GBR Kawal Proses Hukum ‎

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:23 WIB

Paguyuban Sunda Galuh Perkuat pelestarian Budaya Lewat Sunda Sabuana Award 2026 dan Pengukuhan Dewan Adat Sunda

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:26 WIB

Warga Bandung yang Tinggal di wilayah rentan rawan pangan dan Berisiko Stunting Dapat Bantuan Pangan (Pangersa)

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:26 WIB

Pussenif Gelar Pameran Alutsista di Soreang: Tampilkan Ranpur Modern hingga Kuliner Gratis untuk Warga

Kamis, 1 Oktober 2026 - 23:11 WIB

BPPH Pemuda Pancasila Jawa Barat Gelar Diskusi Panel Sikapi Carut-Marut Penegakan Hukum di Indonesia

Jumat, 25 September 2026 - 17:49 WIB

WAKIL KETUA DPRD JABAR: ANGGARAN TURUN RP8,3 TRILIUN, TAPI PELAYANAN KE RAKYAT TIDAK BOLEH BERKURANG

Senin, 21 September 2026 - 15:15 WIB

HADIR DI TENGAH KRISIS AIR, PERUMDA TIRTAWENING SALURKAN BANTUAN AIR TANGKI

Senin, 21 September 2026 - 15:05 WIB

Pansus VI DPRD Kabupaten Bandung Koordinasi ke PDAM Tirtawening Kota Bandung Bahas Raperda Penyertaan Modal

Kamis, 17 September 2026 - 16:08 WIB

Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPERWI) Gelar Table Top 2026, Dorong Sinergi dan Bangkitkan Industri Pariwisata Nasional

Berita Terbaru