BANTUAN PANGAN – Warga Kota Bandung menerima bantuan pangan Program Pangersa. Masyarakat yang tinggal di wilayah rentan rawan pangan dan berisiko stunting daerah Kota Bandung mendapat bantuan pangan melalui program Pangan untuk Daerah Rentan Rawan Pangan dan Stunting (Pangersa).
Bandung baranewsjabar.com – Masyarakat yang tinggal di wilayah rentan rawan pangan dan berisiko stunting daerah Kota Bandung mendapat bantuan pangan melalui program Pangan untuk Daerah Rentan Rawan Pangan dan Stunting (Pangersa).
Bantuan yang telah berjalan sejak 2023 itu digelar di Kelurahan Cigondewah Kaler, Kecamatan Bandung Kulon dengan menyasar 167 kepala keluarga (KK), kemudian di Kelurahan Cibuntu dengan jumlah penerima 129 KK.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar mengatakan, program Pangersa merupakan upaya pemerintah untuk membantu masyarakat yang memiliki keterbatasan akses terhadap pangan segar, sehat dan bergizi.
“Yang kita berikan ada beras, ikan segar, daging ayam segar dan telur. Mudah-mudahan ini bisa menjadi konsumsi yang sehat, sekaligus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pangan sehat,” ujar Gin Gin, Rabu (14/10/2026).
Pada 2026, bantuan Pangersa disalurkan sebanyak dua tahap. Untuk tahap yang pertama telah dilaksanakan pada awal Oktober, sedangkan tahap kedua menjadi penyaluran terakhir untuk tahun ini.
Gin Gin mengatakan, setiap keluarga mendapatkan beras sebanyak 5 kilogram, daging ayam segar setara 1 kilogram, telur ayam setara 1 kilogram, serta ikan lele segar sebanyak 1 kilogram.
Program ini, kata dia, diprioritaskan bagi masyarakat yang belum memperoleh bantuan sosial. Namun, keterbatasan anggaran membuat jumlah penerima bantuan masih harus dibatasi, meskipun kebutuhan masyarakat yang memenuhi kriteria dinilai lebih besar.
“Mudah-Mudahan tahun depan bisa ada penambahan jumlah penerima, termasuk dari sisi kuantitas bantuan. Saat ini baru dua kali penyaluran, mudah-mudahan ke depan bisa lebih dari dua kali,” katanya.
Pada Tahun ini, bantuan pangan tersebut menyasar 16 kelurahan yang terdiri dari delapan kelurahan kategori rentan pangan dan delapan kelurahan dengan risiko stunting.
Penerima bantuan Dede Yani (40), warga Kelurahan Cigondewah Kaler mengaku bersyukur karena bantuan tersebut dapat meringankan kebutuhan pangan keluarganya, sehingga ia berharap bantuan ini bisa terus berlanjut.
“Bantuannya berupa beras, ikan, telur, dan daging ayam. Ini dapat memenuhi kebutuhan lauk-pauk keluarga selama beberapa hari. Kalau dimakan bergantian bisa cukup untuk satu minggu,” katanya.
Hal serupa disampaikan A Sunarya (50), warga Kelurahan Cibuntu. Dia mengaku gembira menerima bantuan pangan di tengah kebutuhan rumah tangga yang terus berjalan.
“Saya sangat gembira dalam situasi seperti ini ada bantuan Pangersa. Mudah-mudahan bantuan seperti ini terus ada dan lebih sering membantu masyarakat yang membutuhkan,” ucap Sunarya. *(Imas)
Sumber : Diskominfo Kota Bandung









































