KH. Miftah Faridl: Perusakan Bukan Jalan, Perbaiki Akhlak dan Kebijakan Ekonomi

REDAKSI KOTA BANDUNG

- Redaksi

Senin, 1 September 2025 - 08:13 WIB

50136 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung, baranewsjabar.com- Di tengah menghangatnya suasana politik dan maraknya aksi demonstrasi di sejumlah daerah, termasuk Kota Bandung, ulama kharismatik KH. Miftah Faridl menyerukan pesan menyejukkan.

Ia mengingatkan, perusakan fasilitas, rumah, maupun harta benda bukanlah jalan penyelesaian, melainkan musibah yang menambah luka bangsa.

“Tidak ada persoalan yang bisa diselesaikan dengan cara perusakan. Itu hanyalah musibah bagi kita semua,” ujar KH. Miftah dalam tausiyahnya, Senin, 1 September 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pernyataan ini hadir sebagai pengingat di tengah dinamika unjuk rasa yang kerap memanas, bahkan berpotensi menimbulkan kerusakan dan kerugian.

KH. Miftah menilai, di balik gejolak sosial dan ledakan emosi massa, terdapat persoalan mendasar: ketidakpuasan akibat kesenjangan ekonomi. Ia mengingatkan, Al-Qur’an telah menegaskan agar kekayaan tidak hanya beredar di kalangan tertentu.

“Jangan sampai kekayaan hanya terkonsentrasi pada sekelompok kecil orang-orang kaya. Ini peringatan keras bagi kita semua,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi inilah yang harus direspons pemerintah dengan kebijakan adil, agar rakyat kecil tidak merasa semakin ditekan sementara mereka yang berkuasa justru kian makmur.

Di tengah riuhnya isu politik, KH. Miftah menekankan pentingnya perbaikan akhlak. Seorang muslim yang berakhlak, kata dia, tidak akan merusak harta orang lain, meski tengah menghadapi perbedaan pendapat atau kesulitan hidup.

“Tidak mungkin kita sama rata dalam hal kekayaan, tetapi kita bisa sama dalam akhlak. Mari belajar tenggang rasa. Bagi yang kaya, jangan mempertontonkan kekayaan di hadapan mereka yang sedang kesulitan,” pesannya.

Kepada para penguasa, KH. Miftah berpesan agar lebih serius memperhatikan kebutuhan masyarakat melalui kebijakan ekonomi yang menyejukkan, bukan yang memperlebar jarak sosial.

Sedangkan kepada masyarakat, ia menyerukan pentingnya bertobat, berdoa, dan menghindari dendam. Semua persoalan hukum, kata KH. Miftah, sebaiknya diserahkan kepada aparat berwenang, bukan dihakimi sendiri.

“Orang yang beragama tidak mungkin dendam. Mari kita saling memaafkan dan mendekatkan diri kepada Allah,” pungkasnya.

Pesan KH. Miftah ini menjadi pengingat penting di tengah ramainya isu demonstrasi di Bandung. Di satu sisi, aspirasi masyarakat tetap sah untuk disuarakan. Namun di sisi lain, jalan kekerasan, pengrusakan, dan anarki jelas bukan solusi.

Dengan seruan moral tersebut, KH. Miftah mengajak seluruh elemen bangsa untuk menata kembali akhlak, meneguhkan keadilan ekonomi, dan menjaga persatuan di tengah gejolak.

Berita Terkait

Dua Pria Ditangkap Terkait Unggahan Bernada Provokatif Soal Pernyataan Presiden Prabowo
Groundbreaking TPPAS Legok Nangka Dimulai, Pemkot Bandung Siapkan Armada Khusus
PERSIB Awali Piala Presiden 2026 dengan Kemenangan, Gol Barros Tumbangkan Arema FC
Camat Bandung Kulon Tertibkan Pasar Tumpah Pola Cijerah, Pedagang Diimbau Patuhi Aturan dan Jaga Kebersihan
​Regenerasi Kepemimpinan, (BBC) Sukses Gelar Musyawarah Besar
Griya Persada Hotel Kaliurang Yogyakarta mengadakan gathering temu ramah mesra di Kota Bandung
Tim Pembina Posyandu Kota Bandung Laksanakan Monitoring dan evaluasi, Posyandu 6 SPM Tunas Harapan 1 di Kelurahan Suka Asih
Jelang Iduladha 2026 Pemeriksaan Hewan Kurban di Kota Bandung Diperketat

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:54 WIB

PROGRAM BEDAH RUMAH CILAMPENI KEMENTERIAN PKP SENTUH RUMAH DINAS DAN HUNIAN WARGA DI KATAPANG

Jumat, 17 Juli 2026 - 21:47 WIB

DPRD Kota Bandung menggelar rapat Paripurna terkait penyampaian pandangan umum tiga Raperda usulan Pemerintah Kota Bandung

Jumat, 10 Juli 2026 - 11:36 WIB

MENGGUGAT LABEL “AIR PEGUNUNGAN” DALAM UPAYA MENYELARASKAN NARASI PEMASARAN DENGAN REALITAS SAINS HUTAN DAN SIKLUS AIR

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:42 WIB

80 Tahun Mengabdi Polri Untuk Masyarakat, Hari Bhayangkara ke-80 di Polres Tenggara Berlangsung Khidmat

Rabu, 1 Juli 2026 - 19:27 WIB

Sekwan Kabupaten Bekasi Rahmat Atong: Saya Hanya Jalankan Fungsi Administratif, Keputusan Tunjangan Rumah di Tangan Dewan

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:51 WIB

HUT Bhayangkara ke-80, Polres Cimahi Polri menjadi institusi yang dicintai dan dipercaya publik

Senin, 1 Juni 2026 - 18:49 WIB

Rd. Ir. Roza Rahmadjasa Mintaredja M. Ars tokoh budayawan yang melestarikan adat dan pengembangan wawasan kebudayaan Sunda.

Senin, 25 Mei 2026 - 19:23 WIB

PERAYAAN AWAL TAHUN 1 Suklapaksa KARTIKA 1963 Çaka Sunda

Berita Terbaru