Dadang Supriatna-Ali Syakieb Siap Ikuti Pembekalan Bersama Presiden

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Rabu, 5 Februari 2025 - 21:04 WIB

50314 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Bandung– Bupati Bandung terpilih Dadang Supriatna menyatakan dirinya bersama Wakil Bupati terpilih Ali Syakieb kini tengah bersiap mengikuti pembekalan atau retreat kepala daerah terpilih yang menjadi program Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah.

“Setelah ini, saya bersama Pak Wakil Bupati terpilih nanti akan mengikuti pembekalan di Magelang bersama Bapak Presiden,” ucap Dadang Supriatna seusai Rapat Paripurna dengan agenda Usulan Penetapan dan Pelantikan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bandung periode 2025- 2030 di Gedung Paripurna, DPRD Kabupaten Bandung, Soreang, Rabu (5/2/2025).

Retreat tersebut akan digelar setelah pelantikan kepala daerah terpilih di Istana Merdeka pada 20 Februari 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Insya Allah, retreat yang akan diikuti selama satu minggu ini akan menambah semangat untuk terus melakukan perubahan yang lebih baik dan peningkatan terhadap pelayanan kepada warga Kabupaten Bandung,” kata Dadang Supriatna yang akrab disapa Kang DS ini.

Ditanya soal persiapan fisik untuk mengikuti retreat, Kang DS menyatakan dirinya sudah siap.

“Kalaupun harus disiapkan fisiknya, kita harus siap. Tapi saya bersama Kang Ali Syakieb, insya Allah fisinya sudah siap karena sudah terbiasa. Mudah-mudahan tetap diberi kesehatan, hingga pada waktunya pelantikan dan mengikuti pembekalan,” kata Kang DS didampingi Ali Syakieb.

Seperti diberitakan, Menteri Koordinator Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra mengatakan pembekalan itu akan menyerupai retreat kabinet Merah Putih di Magelang, pada 24-27 Oktober 2024.

Di situ, seluruh kepala daerah akan dikumpulkan agar memiliki persepsi yang sama terhadap masalah-masalah yang dihadapi oleh pemerintah.

“Perlu ada sinkronisasi antara kebijakan pusat dan daerah. Diharapkan pemerintah daerah juga melaksanakan program-program pemerintah pusat. Jadwal pembekalan itu bergantung pada jadwal pelantikan kepala daerah terpilih,” kata Yusril.

Sementara itu, Rapat Paripurna dengan agenda Usulan Penetapan dan Pelantikan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bandung periode 2025- 2030 di Gedung Paripurna, DPRD Kabupaten Bandung, Soreang, Rabu (5/2/2025) dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Bandung Renie Rahayu Fauzi, didampingi Wakil Ketua 1 Firman B. Sumantri, Wakil Ketua II Thony Fathony Muhammad, dan Wakil Ketua III M. Akhiri Hailuki.

Renie Rahayu Fauzi menyampaikan, pelaksanaan rapat paripurna penetapan Calon Bupati dan Wakil Bupati terpilih merupakan tindak lanjut terhadap hasil keputusan KPU Kabupaten Bandung tentang penetapan Bupati dan Wakil Bupati Bandung hasil Pilkada serentak Kabupaten Bandung tahun 2024.

Di akhir rapat sidang, atas nama DPRD Kabupaten Bandung Renie mengucapkan terimakasih kepada seluruh elemen, serta menyambut hangat terpilihnya Dadang Supriatna-Ali Syakieb sebagai Bupati dan Wabup Bandung yang baru.

“Semoga bisa mengemban tugas sebaik-baiknya dan dapat memimpin masyarakat dengan selalu diberkati kesehatan oleh Allah SWT. Selain itu juga bisa terus bekerjasama dengan kami dari legislatif,” ucap Renie.

Sebelumnya, dilaksanakan pula rapat paripurna DPRD Kabupaten Bandung dengan agenda usulan pemberhentian Bupati dan Wakil Bupati Bandung Dadang Supriatna dan Sahrul Gunawan periode 2021 – 2026, di Gedung Paripurna DPRD Kabupaten Bandung, Soreang.

Rapat paripurna tersebut juga dipimpin langsung Ketua DPRD Kabupaten Bandung. Renie menyampaikan usulan pemberhentian sesuai perundang-undangan, serta memperhatikan keputusan Mahkamah Konstitusi.

“Jabatan Bupati dan Wakil Bandung tersebut berhenti jabatannya hingga waktu pelantikan jabatan Bupati Bandung baru yang terpilih,” kata Renie.

Setelah rapat paripurna pengusulan penetapan dan pelantikan Bupati/Wabup terpilih, kata Renie, maka pihaknya akan kembali menggelar sidang paripurna untuk mendengarkan dan mengevaluasi visi misi Bupati/Wabup Bandung definitif. (Iwan)**

Berita Terkait

Camat Rancaekek membagikan Bendera merah putih kepada pengendara sepeda motor Tanamkan Edukasi Perjuangan HUT RI ke-81
PROGRAM BEDAH RUMAH CILAMPENI KEMENTERIAN PKP SENTUH RUMAH DINAS DAN HUNIAN WARGA DI KATAPANG
Bupati Bandung Komitmen Perkuat Kualitas Pendidikan dengan Program Beasiswa BESTI
Peluncuran Program Buku Vokasional untuk Siswa SLB, Wujudkan Masa Depan Cerah bagi Anak Berkebutuhan Khusus
Usai Ikuti Pendidikan Gerbang Panca Waluya Angkatan IV, Siswa ini Ingin Peluk Mamah Secepatnya
Pemutihan Pajak Samsat Rancaekek dipenuhi WP ( PKB )yang akan membayar pajak sejak pukul 05.00 subuh
Rencana Pembangunan Jalan Lingkar Cileunyi, Kang DS Minta Gubernur Turun Tangan
Mensos Berharap Puskesos di Kabupaten Bandung Jadi Role Model Bagi Daerah Lain
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:59 WIB

Kapolres Toraja Utara Melaksanakan Kegiatan Kumpul Bersama Masyarakat di 2 Lokasi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:59 WIB

Satgas TMMD 130/Kodim 1416/Mu a Secara “door to door” Periksa Kesehatan Warga Kawite-wite

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:55 WIB

Gagalkan Perlintasan Ilegal, Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala Amankan 5 Calon Pekerja Migran Non-Prosedural di Perbatasan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:39 WIB

Prof Dr Sutan Nasomal Harapkan Presiden RI Supaya Perintahkan APH Sidik Kasus Keracunan MBG Yang Bermain Kotor Tangkap Adili Agar Ada Keadilan Itu Nyata Di SMPN 2 Cisarua Bogor!!!

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:29 WIB

Satpas Polres Cimahi Pangkas Waktu Tunggu SIM hingga 35 Persen, Layanan Digital Diperkuat

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Sinergi Summarecon, Kecamatan Gedebage dan ITB Kembangkan Inovasi Pengolahan Jerami untuk Atasi Polusi Asap di Gedebage

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:23 WIB

Paguyuban Sunda Galuh Perkuat pelestarian Budaya Lewat Sunda Sabuana Award 2026 dan Pengukuhan Dewan Adat Sunda

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:26 WIB

Warga Bandung yang Tinggal di wilayah rentan rawan pangan dan Berisiko Stunting Dapat Bantuan Pangan (Pangersa)

Berita Terbaru