Rumah Rubuh, Hidup Menumpang: Mada (70) Menanti Uluran Tangan Pemkab Bekasi

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Senin, 15 Desember 2025 - 16:36 WIB

5063 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rumah Rubuh, Hidup Menumpang: Mada (70) Menanti Uluran Tangan Pemkab Bekasi

Kabupaten Bekasi – Baranewsjabar. com

Di usia senjanya, Mada (70), warga Kampung Kalender RT 002 RW 001, Desa Karangmukti, Kecamatan Karangbahagia, Kabupaten Bekasi, harus menjalani hari-harinya dalam keterbatasan. Sejak sang istri meninggal dunia pada 2019 silam, Mada mengaku tidak lagi menerima bantuan sosial apa pun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keterangan foto : Mada (70) Menanti Uluran Tangan Pemkab Bekasi
Keterangan foto : Mada (70) Menanti Uluran Tangan Pemkab Bekasi

Dengan suara lirih, ia menuturkan kesunyian dan beratnya hidup seorang diri tanpa pendamping.

“Sudah hampir enam tahun sejak istri saya meninggal, saya tidak pernah mendapatkan bantuan lagi,” ucap Mada sambil menundukkan kepala.

Cobaan tak berhenti di situ. Sekitar lima bulan lalu, rumah sederhana yang selama ini menjadi satu-satunya tempat berteduh ambruk. Material bangunan yang sudah lapuk tak lagi mampu menahan usia.

“Kayunya sudah tua, mungkin itu sebabnya rumah saya rubuh,” tuturnya.

Sejak kejadian tersebut, Mada terpaksa meninggalkan rumahnya. Setiap malam, ia harus diantar anaknya untuk menginap, karena rumahnya sudah tidak layak huni.

“Kalau malam saya menginap di rumah anak. Siang hari saya kembali ke sini,” katanya pelan.

Kini, Mada hanya berharap ada perhatian dari Pemerintah Kabupaten Bekasi, khususnya Dinas Sosial dan BAZNAS Kabupaten Bekasi, agar ia dapat kembali memiliki tempat tinggal yang layak.

“Saya cuma ingin bisa tinggal di rumah sendiri lagi,” harapnya.

Kisah Mada menjadi gambaran nyata bahwa masih ada warga lanjut usia yang membutuhkan sentuhan kepedulian dan uluran tangan dari pemerintah maupun para dermawan.

(AM)

Berita Terkait

Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Bekasi, JPDN dan GBR Kawal Proses Hukum ‎
PWI Bekasi Raya Soroti Penetapan Tersangka Bupati: Kekuasaan Busuk Tak Layak Dipertahankan!
Ketua JPKP Kabupaten Bekasi Kritik Penegakan Hukum Kasus Perundungan Anak, Tekankan Pendekatan Restoratif
Oknum Guru SDN di Sukadarma Jadi DPO, Terancam Sanksi Pemecatan
Ikatan Alumni BEM Nusantara Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Kota Bekasi untuk Dorong Pembangunan Daerah
Peredaran Tramadol Ilegal di Bekasi Ungkap Dugaan Pembiaran Aparat dan Lemahnya Pengawasan Obat Keras
Bantahan Satnarkoba Polrestro Bekasi atas Tudingan Pembiaran Toko Obat Keras
Desi Kurniawati Malik SH dan H.Heri Syamsuri Siap Membawa Perubahan untuk Desa Sukamulya 

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 16:42 WIB

Jelang Iduladha 2026 Pemeriksaan Hewan Kurban di Kota Bandung Diperketat

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:47 WIB

eMTe Highland Resort Ciwidey, Destinasi Wisata Alam Favorit di Bandung Selatan

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:51 WIB

Ketua Umum BBC Periode 2021-2026 terpilih H.Bagus Machdiantoro

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:40 WIB

DKPP Kota Bandung Siapkan 184 Petugas Periksa Hewan Kurban

Jumat, 24 April 2026 - 19:02 WIB

DKPP Kota Bandung Periksa Kesehatan Satwa Prioritas di Bandung Zoo

Senin, 6 April 2026 - 02:55 WIB

Lebih Mudah, Bayar Pajak Kendaraan Bermotor Cukup STNK Tanpa KTP Pemilik Pertama*

Sabtu, 4 April 2026 - 19:29 WIB

*Chandra Gautama Jembatani Tradisi lewat Aing Kabayan*

Rabu, 1 April 2026 - 14:50 WIB

Penyampaian LKPJ 2025, Farhan Paparkan Capaian Pembangunan Daerah

Berita Terbaru

Bandung

DKPP Kota Bandung Siapkan 184 Petugas Periksa Hewan Kurban

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:40 WIB