Gempa Susulan Guncang Sukabumi Dua Kali Dini Hari, BMKG: Magnitudo 2,5 dan 3,8

baraNews Jabar Online

- Redaksi

Minggu, 21 September 2025 - 16:55 WIB

50312 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sukabumi – Rangkaian gempa bumi kembali mengguncang wilayah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Minggu (21/9/2025) dini hari. Kali ini, terjadi dua gempa susulan dalam rentang waktu kurang dari satu jam.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan, gempa pertama terjadi pukul 01.17 WIB dengan kekuatan Magnitudo (M) 2,5.

“Gempa Mag: 2.5, 24 km timur laut Kab Sukabumi-Jabar,” tulis BMKG melalui akun resminya di platform X (dulunya Twitter), Minggu pagi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gempa terjadi di darat, dengan kedalaman 10 kilometer, dan titik koordinat di 6,77 Lintang Selatan dan 106,59 Bujur Timur.

Selang kurang lebih 40 menit kemudian, gempa kedua terjadi pukul 01.59 WIB. Kali ini, kekuatan gempa tercatat Magnitudo 3,8.

“Gempa Mag: 3.8, 21-Sep-2025 01:59:06 WIB, Lok:6.78LS, 106.57BT (23 km Timur Laut KAB-SUKABUMI-JABAR). Kedlmn:10 Km #BMKG,” lanjut BMKG.

Pusat gempa kembali berada di darat dan masih dalam kawasan yang sama. BMKG menyampaikan bahwa informasi ini masih bersifat sementara dan dapat diperbarui seiring perkembangan data.

“Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data,” ujar BMKG.

Hingga berita ini ditulis, belum ada laporan kerusakan atau korban jiwa akibat dua gempa susulan tersebut. Namun BMKG mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa lanjutan.

Diketahui sebelumnya, gempa utama berkekuatan Magnitudo 4,0 mengguncang Sukabumi pada Sabtu (20/9/2025) malam pukul 23.47 WIB. Lokasinya berada di 26 kilometer timur laut Sukabumi, dengan kedalaman 7 kilometer.

Getaran gempa tersebut bahkan dirasakan hingga wilayah Bogor, terutama di Pamijahan dengan skala intensitas MMI III, yang berarti getaran terasa nyata dalam rumah seperti ada truk besar yang melintas. Sementara di Pelabuhanratu, getaran dirasakan ringan dengan skala MMI II, cukup membuat benda gantung bergoyang.

BMKG terus memantau aktivitas seismik di wilayah Jawa Barat, termasuk Sukabumi yang memang dikenal sebagai wilayah rawan gempa. Warga diminta tetap tenang namun waspada, serta mengikuti perkembangan informasi melalui kanal resmi BMKG.

Berita Terkait

Pussenif Gelar Pameran Alutsista di Soreang: Tampilkan Ranpur Modern hingga Kuliner Gratis untuk Warga
BPPH Pemuda Pancasila Jawa Barat Gelar Diskusi Panel Sikapi Carut-Marut Penegakan Hukum di Indonesia
WAKIL KETUA DPRD JABAR: ANGGARAN TURUN RP8,3 TRILIUN, TAPI PELAYANAN KE RAKYAT TIDAK BOLEH BERKURANG
DPRD Kota Bandung sukses menggelar Rapat Paripurna dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Bandung (HJKB) ke-216
HADIR DI TENGAH KRISIS AIR, PERUMDA TIRTAWENING SALURKAN BANTUAN AIR TANGKI
Pansus VI DPRD Kabupaten Bandung Koordinasi ke PDAM Tirtawening Kota Bandung Bahas Raperda Penyertaan Modal
Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPERWI) Gelar Table Top 2026, Dorong Sinergi dan Bangkitkan Industri Pariwisata Nasional
Rizky Mediantoro Resmi Jabat Dirut Perumda Tirtawening Bandung, Fokus Integrasi Keuangan

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:26 WIB

Pussenif Gelar Pameran Alutsista di Soreang: Tampilkan Ranpur Modern hingga Kuliner Gratis untuk Warga

Kamis, 1 Oktober 2026 - 23:11 WIB

BPPH Pemuda Pancasila Jawa Barat Gelar Diskusi Panel Sikapi Carut-Marut Penegakan Hukum di Indonesia

Jumat, 25 September 2026 - 17:49 WIB

WAKIL KETUA DPRD JABAR: ANGGARAN TURUN RP8,3 TRILIUN, TAPI PELAYANAN KE RAKYAT TIDAK BOLEH BERKURANG

Jumat, 25 September 2026 - 17:17 WIB

DPRD Kota Bandung sukses menggelar Rapat Paripurna dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Bandung (HJKB) ke-216

Senin, 21 September 2026 - 15:15 WIB

HADIR DI TENGAH KRISIS AIR, PERUMDA TIRTAWENING SALURKAN BANTUAN AIR TANGKI

Kamis, 17 September 2026 - 16:08 WIB

Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPERWI) Gelar Table Top 2026, Dorong Sinergi dan Bangkitkan Industri Pariwisata Nasional

Kamis, 17 September 2026 - 11:00 WIB

Nakhoda Baru di Jalur Krusial: Rekam Jejak AKP Sudirianto Mengawal Lalu Lintas Karawang

Minggu, 6 September 2026 - 22:16 WIB

Menyeberang ke Pulau Mercusuar Santolo: Dari Deru Perahu Hingga Gurihnya Ikan Bakar Lesehan

Berita Terbaru