Kasus Kematian Putri Apriyani, Kuasa Hukum Nilai Polisi Keliru Sebut Tahapan Penanganan

baraNews Jabar Online

- Redaksi

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 05:43 WIB

50567 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indramayu – Kasus kematian tragis Putri Apriyani, warga Desa Rambatan Wetan, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, telah memasuki hari keempat. Namun hingga kini polisi belum bisa memastikan penyebab pasti kematiannya.

Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang menegaskan pihaknya masih terus bekerja secara profesional, cepat, dan transparan. Ia berkomitmen akan menyampaikan setiap perkembangan kasus ini kepada keluarga maupun masyarakat.

“Untuk mengetahui ada tindak pidana atau tidak, kita terus lakukan penyelidikan secara scientific investigation. Mulai dari olah TKP, pemeriksaan, hingga mengumpulkan keterangan saksi-saksi,” ujar Fajar saat memberikan keterangan pers didampingi Kasat Reskrim AKP Muchammad Arwin Bachar dan Kasie Humas AKP Tarno, Selasa (12/8/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pernyataan Kapolres ini kemudian ditanggapi oleh Toni RM, kuasa hukum keluarga korban. Toni mengapresiasi transparansi yang disampaikan pihak kepolisian, namun ia menilai ada pernyataan yang dianggap kurang tepat.

Menurut Toni, tahapan kasus ini sejatinya sudah berada di tingkat penyidikan, bukan lagi penyelidikan. Hal itu ia sampaikan melalui akun media sosial pribadinya.

“Kalau sudah naik penyidikan, berarti sudah ditemukan dugaan tindak pidana. Kemarin saya mendampingi ayah korban diperiksa, itu tahap penyidikan, bukan penyelidikan,” tegas Toni.

Ia pun meminta Kapolres Indramayu menyampaikan kondisi sebenarnya, agar masyarakat tidak bingung dalam memahami progres kasus ini. “Yang benar, kasus kematian Putri Apriyani ini sudah naik penyidikan,” katanya.

Lebih lanjut, Toni menegaskan pihak keluarga bersama masyarakat Indramayu terus mendukung langkah kepolisian agar tersangka segera ditangkap. “Kami keluarga korban dan masyarakat Indramayu mendukung dan mendoakan semoga Bripda Alvian Maulana Sinaga segera tertangkap,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Dua Pria Ditangkap Terkait Unggahan Bernada Provokatif Soal Pernyataan Presiden Prabowo
Pedagang Madu Asal Baduy Jadi Korban Begal di Jakarta, Uang dan Dagangan Raib
Ratusan Warga Sukaslamet Geruduk Kantor Desa, Desak Pemakzulan Kuwu Rajudin atas Dugaan Penggelapan Dana Desa
Pemuda di Tasikmalaya Nekat Cabuli Nenek 85 Tahun, Polisi Amankan Pelaku
SWI Kecam Keras Aksi Teror terhadap Wartawan Syahbudin Padank di Subulussalam
Satresnarkoba Polres Indramayu Ungkap 18 Kasus Narkoba, Amankan 21 Tersangka
Kurang dari 24 Jam, Polisi Berhasil Menangkap Pembunuh Lansia di Subang
Polda Jabar Ungkap 257 Kasus Narkotika Sepanjang September 2025

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:26 WIB

Pussenif Gelar Pameran Alutsista di Soreang: Tampilkan Ranpur Modern hingga Kuliner Gratis untuk Warga

Kamis, 1 Oktober 2026 - 23:11 WIB

BPPH Pemuda Pancasila Jawa Barat Gelar Diskusi Panel Sikapi Carut-Marut Penegakan Hukum di Indonesia

Jumat, 25 September 2026 - 17:49 WIB

WAKIL KETUA DPRD JABAR: ANGGARAN TURUN RP8,3 TRILIUN, TAPI PELAYANAN KE RAKYAT TIDAK BOLEH BERKURANG

Jumat, 25 September 2026 - 17:17 WIB

DPRD Kota Bandung sukses menggelar Rapat Paripurna dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Bandung (HJKB) ke-216

Senin, 21 September 2026 - 15:15 WIB

HADIR DI TENGAH KRISIS AIR, PERUMDA TIRTAWENING SALURKAN BANTUAN AIR TANGKI

Kamis, 17 September 2026 - 16:08 WIB

Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPERWI) Gelar Table Top 2026, Dorong Sinergi dan Bangkitkan Industri Pariwisata Nasional

Kamis, 17 September 2026 - 11:00 WIB

Nakhoda Baru di Jalur Krusial: Rekam Jejak AKP Sudirianto Mengawal Lalu Lintas Karawang

Minggu, 6 September 2026 - 22:16 WIB

Menyeberang ke Pulau Mercusuar Santolo: Dari Deru Perahu Hingga Gurihnya Ikan Bakar Lesehan

Berita Terbaru