Pedagang Madu Asal Baduy Jadi Korban Begal di Jakarta, Uang dan Dagangan Raib

BARA NEWS JABAR

- Redaksi

Jumat, 7 November 2025 - 18:45 WIB

50256 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta — Seorang warga Baduy, Banten, bernama Repan, menjadi korban tindak kejahatan saat berjualan madu dan aksesoris khas daerahnya di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Pria yang datang ke ibu kota untuk mencari penghidupan itu dibegal oleh empat orang tak dikenal pada Minggu, 26 Oktober 2025. Selain kehilangan uang tunai sebesar Rp 3 juta, sepuluh botol madu yang ia bawa untuk dijual turut raib dibawa kabur pelaku.

Peristiwa bermula ketika Repan tengah berjualan secara berpindah di kawasan jalanan Cempaka Putih. Empat pelaku yang mengendarai dua sepeda motor diduga telah mengincar korban sejak awal. Mereka kemudian menghadang, lalu mengancam Repan dengan senjata tajam. Meski mencoba melawan, korban justru mendapat luka di bagian tangan kiri akibat sabetan senjata pelaku.

Usai kejadian, korban segera melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Cempaka Putih. Aparat kepolisian saat ini tengah melakukan penyelidikan, termasuk memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) di titik-titik sekitar lokasi untuk mengidentifikasi pelaku.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepolisian menyatakan bahwa upaya pengejaran terhadap pelaku terus dilakukan. Masyarakat khususnya pedagang dan warga yang beraktivitas di malam hari atau di lokasi sepi diimbau untuk lebih waspada, terlebih jika membawa uang tunai atau barang berharga dalam jumlah besar.

“Kami serius menangani kasus ini. Saat ini tim telah mengumpulkan bukti-bukti di lokasi, termasuk memeriksa rekaman CCTV dan meminta keterangan dari saksi,” ujar seorang pejabat dari Polsek Cempaka Putih.

Peristiwa ini cepat menyita perhatian publik, terutama setelah komentar dari pegiat media sosial DJ Donny viral di kalangan warganet. Dalam unggahannya di Instagram, ia menyinggung aspek sosial yang lebih luas dari kasus ini. “Inilah akibat terlalu banyak pengangguran di Indonesia,” tulisnya. Pernyataan tersebut menuai ragam tanggapan, termasuk diskusi mengenai meningkatnya angka kriminalitas di kawasan urban.

Kasus yang menimpa Repan menambah panjang daftar kejahatan jalanan di wilayah DKI Jakarta. Dalam beberapa bulan terakhir, laporan mengenai pembegalan, penjambretan, dan pencurian dengan kekerasan semakin marak, memunculkan kekhawatiran di tengah masyarakat, khususnya bagi pedagang kecil dan pekerja informal yang menggantungkan hidupnya dari aktivitas harian di jalanan ibu kota.

Profesi pedagang keliling, terutama yang berasal dari wilayah luar Jakarta, kerap dibayangi risiko kejahatan karena minimnya perlindungan serta keterbatasan akses terhadap sarana pengamanan. Dalam konteks ini, banyak pihak mendesak agar aparat dan pemerintah daerah meningkatkan patroli dan pengawasan, khususnya di titik-titik rawan yang kerap dijadikan lokasi kejahatan oleh pelaku kriminalitas.

Sampai saat ini, Repan masih dalam masa pemulihan akibat luka yang dideritanya. Ia berharap para pelaku bisa segera ditangkap dan dagangannya dapat diganti, meski ia menyadari hal tersebut tidak mudah. Bahkan lebih dari itu, ia berharap agar ke depan, Jakarta bisa menjadi tempat yang lebih aman bagi warga luar daerah yang datang untuk mencari nafkah secara halal.

Kejadian ini menjadi pengingat penting akan pentingnya perlindungan terhadap masyarakat kecil dan rentan, serta perlunya tata kelola keamanan publik yang lebih kuat dan menyentuh hingga ke akar permasalahan sosial di kota-kota besar.

Berita Terkait

Pemuda di Tasikmalaya Nekat Cabuli Nenek 85 Tahun, Polisi Amankan Pelaku
SWI Kecam Keras Aksi Teror terhadap Wartawan Syahbudin Padank di Subulussalam
Satresnarkoba Polres Indramayu Ungkap 18 Kasus Narkoba, Amankan 21 Tersangka
Kurang dari 24 Jam, Polisi Berhasil Menangkap Pembunuh Lansia di Subang
Polda Jabar Ungkap 257 Kasus Narkotika Sepanjang September 2025
Jurnalis Ambarita Dikeroyok saat Liputan di Bekasi, HP Dirampas dan Data Liputan Hilang
Polisi Bongkar Sindikat Uang Palsu di Garut, 1.200 Lembar Disita
Jaringan Narkoba Tembakau Sintetis Berbasis Instagram Dibongkar, Pabrik Ditemukan di Apartemen Cikarang

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 16:10 WIB

Budaya Bukan Cuma Seremoni: Pesan KAA dari Savoy Homan

Minggu, 8 Maret 2026 - 20:00 WIB

POSKAB Sapu Jagat Gelar Berbagi Takjil dan Santunan Anak Yatim

Kamis, 25 Desember 2025 - 16:55 WIB

Lapas Kelas IIA Cikarang Berikan Remisi Khusus Natal 2025 kepada 41 Warga Binaan

Kamis, 25 Desember 2025 - 16:51 WIB

Polsek Cikarang Timur Dirikan Pos Pelayanan Nataru 2025 di Sejumlah Objek Wisata

Rabu, 24 Desember 2025 - 11:43 WIB

Polri Hadir Berbuat Bermanfaat, Polsek Cikarang Timur Laksanakan Yanmas Pagi dan Gatur Lalin di Sejumlah Titik Rawan

Rabu, 24 Desember 2025 - 00:33 WIB

Ratusan Ojol Daftar BPJS Ketenagakerjaan di Balai Kota Depok

Rabu, 24 Desember 2025 - 00:15 WIB

Kapolsek Sekayam AKP Sutikno Akui 3 Anggotanya Terlibat PETI di Malenggang, 1 Diusulkan Dimutasi

Selasa, 23 Desember 2025 - 23:12 WIB

Unit Samapta Polsek Cikarang Timur Intensifkan Patroli Kewilayahan Jelang Libur Natal dan Tahun Baru

Berita Terbaru

Daerah

Budaya Bukan Cuma Seremoni: Pesan KAA dari Savoy Homan

Minggu, 19 Apr 2026 - 16:10 WIB

Bandung

*Chandra Gautama Jembatani Tradisi lewat Aing Kabayan*

Sabtu, 4 Apr 2026 - 19:29 WIB

Bandung

Asep Robin: Legalitas Cagar Budaya Cikadut Harus Kuat  

Senin, 30 Mar 2026 - 23:39 WIB