Hari Pers Internasional: Ketika Pena Tak Bisa Dibungkam

REDAKSI BANDUNG

- Redaksi

Senin, 5 Mei 2025 - 06:59 WIB

50203 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Pena kami tajam karena kebenaran tak bisa dibungkam”.

Oleh: Redaksi Baranewsjabar

BANDUNG,Baranewsjabar.com– Hari Pers Internasional bukan sekadar seremoni tahunan. Ia adalah momen refleksi sekaligus perlawanan, di mana setiap insan pers di seluruh dunia merefleksikan perjuangannya dalam menyampaikan kebenaran di tengah tekanan kekuasaan, kekerasan, dan berbagai bentuk pembungkaman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam banyak kasus, kebebasan pers masih menjadi barang mewah. Para jurnalis yang semestinya menjadi pilar keempat demokrasi justru kerap mendapat perlakuan tidak adil—bukan hanya di negara otoriter, tetapi juga di negara yang mengaku demokratis. Tekanan dari penguasa, kriminalisasi, bahkan kekerasan fisik dan psikologis menjadi ‘makanan sehari-hari’ bagi sebagian besar wartawan di lapangan.

Kondisi lebih tragis terjadi di wilayah konflik, seperti di Palestina. Di sana, tentara Zionis Israel tak segan menembaki jurnalis, menghancurkan peralatan media, hingga menghabisi nyawa mereka yang bersenjatakan pena dan kamera. Ini bukan hanya serangan terhadap individu, tapi juga serangan terhadap kebenaran.

Pers dan Kekuasaan: Siapa Takut Jujur?

Jika para pemangku kekuasaan berani jujur dan transparan, tentu tak perlu takut terhadap berita yang disampaikan wartawan. Sebab, pada dasarnya, jurnalis yang memegang teguh etika jurnalistik tidak punya kepentingan selain menyampaikan fakta kepada publik. Namun yang sering terjadi justru sebaliknya: kekuasaan merasa terancam oleh kejujuran.

Pentingnya Kebebasan Pers

Kebebasan pers adalah fondasi utama demokrasi. Tanpa pers yang bebas, rakyat buta informasi dan tak punya kendali atas jalannya pemerintahan. Maka, membungkam pers berarti membunuh demokrasi secara perlahan.

Etika dan Profesionalisme

Di sisi lain, insan pers juga harus senantiasa menjaga integritas. Objektivitas, akurasi, dan transparansi adalah roh dalam setiap karya jurnalistik. Tanpa itu, media hanya akan menjadi corong propaganda atau alat adu domba.

Perjuangan yang Belum Usai

Hari Pers Internasional tahun ini mengingatkan kita bahwa perjuangan insan pers belum usai. Ancaman, intimidasi, dan disinformasi masih menjadi tantangan besar. Di sinilah solidaritas menjadi penting. Sesama jurnalis harus saling menguatkan, sementara masyarakat luas perlu menyadari bahwa suara pers adalah suara mereka juga.

Melalui artikel, media sosial, diskusi publik, hingga kampanye kesadaran, pesan penting ini harus terus digaungkan: kebebasan pers adalah hak setiap bangsa, dan pena tidak akan pernah bisa dibungkam.(Red)

Berita Terkait

71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia
Lebih Mudah, Bayar Pajak Kendaraan Bermotor Cukup STNK Tanpa KTP Pemilik Pertama*
*Chandra Gautama Jembatani Tradisi lewat Aing Kabayan*
Penyampaian LKPJ 2025, Farhan Paparkan Capaian Pembangunan Daerah
Asep Robin: Legalitas Cagar Budaya Cikadut Harus Kuat  
Berburu Lailatul Qadar, Ini Rekomendasi Masjid untuk Iktikaf di Kota Bandung
Bandung Jadi Pusat Inovasi dan Kolaborasi di IFBEX 2026
Camat Bandung Wetan ‘Meledak’, Musrenbang di Hotel Grandia Jadi Kontroversi!

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 14:10 WIB

71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia

Senin, 6 April 2026 - 02:55 WIB

Lebih Mudah, Bayar Pajak Kendaraan Bermotor Cukup STNK Tanpa KTP Pemilik Pertama*

Sabtu, 4 April 2026 - 19:29 WIB

*Chandra Gautama Jembatani Tradisi lewat Aing Kabayan*

Rabu, 1 April 2026 - 14:50 WIB

Penyampaian LKPJ 2025, Farhan Paparkan Capaian Pembangunan Daerah

Minggu, 8 Maret 2026 - 17:09 WIB

Berburu Lailatul Qadar, Ini Rekomendasi Masjid untuk Iktikaf di Kota Bandung

Jumat, 27 Februari 2026 - 17:14 WIB

PENANGANAN KASUS KERACUNAN MBG

Selasa, 17 Februari 2026 - 17:35 WIB

Mantan Karyawan PT RPG,TBK minta Hak Gaji di bayar perusahaan.

Jumat, 6 Februari 2026 - 15:35 WIB

Bandung Jadi Pusat Inovasi dan Kolaborasi di IFBEX 2026

Berita Terbaru

Daerah

Budaya Bukan Cuma Seremoni: Pesan KAA dari Savoy Homan

Minggu, 19 Apr 2026 - 16:10 WIB

Bandung

*Chandra Gautama Jembatani Tradisi lewat Aing Kabayan*

Sabtu, 4 Apr 2026 - 19:29 WIB