Bripda Alvian Sinaga Jadi DPO, Kasus Kematian Putri Apriyani Bikin Geger Indramayu

baraNews Jabar Online

- Redaksi

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 05:32 WIB

50742 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indramayu – Kasus kematian Putri Apriyani (21) di kosnya kawasan Indramayu terus menjadi sorotan. Bripda Alvian Maulana Sinaga, polisi yang diduga sebagai pelaku pembunuhan, kini resmi dipecat dari Polri dan masih dalam pengejaran pihak kepolisian.

Informasi yang dihimpun, Bripda Alvian ditetapkan sebagai tersangka atas kematian Putri. Kabar pemecatannya disampaikan pengacara keluarga korban, Toni, melalui akun media sosialnya pada Rabu (14/8/2025). “Bripda Alvian Maulana Sinaga terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan perbuatan tercela yakni tindak pidana pembunuhan. Bripda Alvian diberhentikan dengan tidak hormat atau PTDH,” ujarnya.

Selain barang bukti ponsel, tas, dan sepeda motor, polisi juga mengamankan seragam dinas Polri serta sepatu milik Bripda Alvian. Rekaman CCTV yang diperoleh penyidik mengungkapkan rangkaian aktivitas sebelum kejadian. Pada Jumat (8/8/2025) malam, Putri terlihat masuk kos sekitar pukul 20.00 WIB, disusul Bripda Alvian. Esok paginya, Sabtu pukul 05.04 WIB, Alvian keluar sendirian naik motor, lalu kembali lagi sekitar pukul 05.30 WIB. Pada pukul 08.00 WIB, ia tampak mondar-mandir dalam kondisi linglung di depan kos sebelum akhirnya pergi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sehari kemudian, jasad Putri ditemukan dalam kondisi gosong terbakar. Warga sekitar mengaku mendengar tangisan dari dalam kamar kos sebelum penemuan mayat. Kejadian itu sontak membuat geger. Polisi langsung melakukan olah TKP dan membawa jenazah ke RS Bhayangkara Losarang untuk autopsi.

Ayah korban, Karja (48), menuturkan bahwa hasil autopsi menunjukkan Putri meninggal karena kehabisan napas. Namun hal ini menimbulkan tanda tanya bagi keluarga: apakah Putri lebih dulu dibunuh lalu dibakar, atau meninggal karena terbakar. “Kami bingung, anak kami meninggalnya kenapa. Kalau cuma dibakar, kenapa hasil autopsi bilang karena kehabisan napas,” ujarnya.

Kematian Putri menyisakan duka mendalam bagi keluarga. Sang ayah mengenang Putri sebagai anak yang baik dan tidak pernah berbuat macam-macam. Sementara paman korban, Tamsin (58), menegaskan keluarga sangat kehilangan. “Anak yang dari kecil diasuh, dibesarkan, sudah dewasa malah nyawanya diambil dengan cara tidak masuk akal,” katanya.

Hingga kini, polisi belum merilis penyebab pasti kematian Putri. Proses penyelidikan masih berjalan, sementara Bripda Alvian Maulana Sinaga berstatus buron dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Polda Jabar. (*)

Berita Terkait

Pedagang Madu Asal Baduy Jadi Korban Begal di Jakarta, Uang dan Dagangan Raib
Ratusan Warga Sukaslamet Geruduk Kantor Desa, Desak Pemakzulan Kuwu Rajudin atas Dugaan Penggelapan Dana Desa
Pemuda di Tasikmalaya Nekat Cabuli Nenek 85 Tahun, Polisi Amankan Pelaku
SWI Kecam Keras Aksi Teror terhadap Wartawan Syahbudin Padank di Subulussalam
Satresnarkoba Polres Indramayu Ungkap 18 Kasus Narkoba, Amankan 21 Tersangka
Kurang dari 24 Jam, Polisi Berhasil Menangkap Pembunuh Lansia di Subang
Polda Jabar Ungkap 257 Kasus Narkotika Sepanjang September 2025
Jurnalis Ambarita Dikeroyok saat Liputan di Bekasi, HP Dirampas dan Data Liputan Hilang

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 22:04 WIB

Komisi III Akan Bentuk Tim Perumus yang Mengawal Pemulihan Anggaran

Jumat, 17 Juli 2026 - 21:47 WIB

DPRD Kota Bandung menggelar rapat Paripurna terkait penyampaian pandangan umum tiga Raperda usulan Pemerintah Kota Bandung

Jumat, 10 Juli 2026 - 11:36 WIB

MENGGUGAT LABEL “AIR PEGUNUNGAN” DALAM UPAYA MENYELARASKAN NARASI PEMASARAN DENGAN REALITAS SAINS HUTAN DAN SIKLUS AIR

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:42 WIB

80 Tahun Mengabdi Polri Untuk Masyarakat, Hari Bhayangkara ke-80 di Polres Tenggara Berlangsung Khidmat

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:51 WIB

HUT Bhayangkara ke-80, Polres Cimahi Polri menjadi institusi yang dicintai dan dipercaya publik

Senin, 1 Juni 2026 - 18:49 WIB

Rd. Ir. Roza Rahmadjasa Mintaredja M. Ars tokoh budayawan yang melestarikan adat dan pengembangan wawasan kebudayaan Sunda.

Senin, 25 Mei 2026 - 19:23 WIB

PERAYAAN AWAL TAHUN 1 Suklapaksa KARTIKA 1963 Çaka Sunda

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:47 WIB

eMTe Highland Resort Ciwidey, Destinasi Wisata Alam Favorit di Bandung Selatan

Berita Terbaru