Belum Dieksekusi, Kejagung Pastikan Tak Ada Unsur Politis dalam Kasus Silfester Matutina

baraNews Jabar Online

- Redaksi

Jumat, 19 September 2025 - 02:21 WIB

50289 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Ketua Umum Solidaritas Merah Putih (Solmet), Silfester Matutina, hingga kini belum dieksekusi oleh Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan (Kejari Jaksel) terkait kasus dugaan fitnah terhadap Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla. Meski proses hukum mangkrak, Kejaksaan Agung (Kejagung) memastikan bahwa tidak ada motif politik di balik belum dieksekusinya Silfester.

“Wah kita profesional aja, kita yuridis aja ya. (Dipastikan) enggak ada (unsur politis),” tegas Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna kepada wartawan di Gedung Kejagung, Jakarta Selatan, Kamis (18/9/2025).

Menurut Anang, Kejari Jaksel saat ini masih berupaya mengeksekusi Silfester melalui mekanisme pemanggilan resmi. Namun ketika ditanya keberadaan pasti Silfester, Anang mengaku belum mendapat informasi terbaru. Ia hanya menyebut bahwa Silfester sebelumnya mengaku sedang sakit dan menjalani perawatan di sebuah rumah sakit di Jakarta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Waktu itu di sidang PK (Peninjauan Kembali) dia nggak hadir. Cuma ada surat keterangan sakit. Kalau memang benar sakit, ya bisa dibantarkan di RS Adhyaksa Ceger. Kita sudah siap untuk proses hukum yang ada,” jelasnya.

Sementara terkait kendala teknis di lapangan, Anang menyerahkan sepenuhnya kepada Kejari Jaksel sebagai pihak yang berwenang menjalankan eksekusi. “Tanya nanti ke Kejari Jakarta Selatan ya. Eksekutornya mereka. Jadi kalau soal teknis, itu di sana tempatnya,” ujar Anang.

Diketahui, permohonan PK yang diajukan oleh Silfester Matutina telah gugur setelah ia kembali mangkir dalam sidang perdana yang dijadwalkan pada 27 Agustus 2025 lalu. Hakim Ketua I Ketut Darpawan menilai ketidakhadiran Silfester tidak dapat dibenarkan karena surat sakit yang diajukan tidak mencantumkan identitas dokter maupun diagnosa jelas terkait jenis penyakit.

Silfester sebelumnya divonis bersalah atas kasus dugaan fitnah terhadap Jusuf Kalla yang terjadi pada 2019. Di tingkat kasasi, ia dijatuhi hukuman 1 tahun 6 bulan penjara. Meski putusan sudah berkekuatan hukum tetap (inkrah), hingga kini eksekusi atas vonis tersebut belum juga dilakukan.

Kasus Silfester Matutina ini pun memicu sejumlah reaksi publik, terutama dari kalangan pemerhati hukum dan masyarakat sipil yang mempertanyakan lambannya proses eksekusi terhadap terpidana yang sudah inkrah. Sejumlah pihak bahkan mulai mendesak Kejaksaan untuk segera menerbitkan status buron apabila Silfester terus mangkir dan menghilang dari proses eksekusi.

Sebelumnya, otoritas Imigrasi juga telah menyatakan bahwa hingga kini tidak ada data keberangkatan Silfester ke luar negeri, yang menguatkan dugaan bahwa ia masih berada di wilayah Indonesia, meski keberadaannya belum terkonfirmasi.

Berita Terkait

DPRD Dukung Penuh Upaya Pemkot Bandung Untuk Mempercepat Penanganan Sampah
Walikota Bandung Muhammad Farhan Gaet Investor Menuju Target Investasi Rp.12 Triliun
Kemeriahan HUT RI ke-81 di DKPP Kota Bandung: Eratkan Silaturahmi dan Semangat Gotong Royong
Warga RW 04 kelurahan Babakan Tarogong Kompak merayakan HUT RI ke 81
Dari Tradisi ke FYP: Cepot Motah Ajak Anak Muda Hidupin Lagi Seni Nusantara
Menjaga Persatuan dan Kesatuan, Membangun Cimahi, untuk Indonesia Emas ke-81
Camat Rancaekek membagikan Bendera merah putih kepada pengendara sepeda motor Tanamkan Edukasi Perjuangan HUT RI ke-81
Dua Kandidat Berebut Kursi Ketua Definitif di Konferprov PWI Jawa Barat Periode 2026–2031

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 09:11 WIB

DPRD Dukung Penuh Upaya Pemkot Bandung Untuk Mempercepat Penanganan Sampah

Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:41 WIB

Walikota Bandung Muhammad Farhan Gaet Investor Menuju Target Investasi Rp.12 Triliun

Senin, 17 Agustus 2026 - 19:37 WIB

Kemeriahan HUT RI ke-81 di DKPP Kota Bandung: Eratkan Silaturahmi dan Semangat Gotong Royong

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:35 WIB

Warga RW 04 kelurahan Babakan Tarogong Kompak merayakan HUT RI ke 81

Senin, 17 Agustus 2026 - 09:03 WIB

Menjaga Persatuan dan Kesatuan, Membangun Cimahi, untuk Indonesia Emas ke-81

Kamis, 13 Agustus 2026 - 07:47 WIB

Camat Rancaekek membagikan Bendera merah putih kepada pengendara sepeda motor Tanamkan Edukasi Perjuangan HUT RI ke-81

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:58 WIB

Dua Kandidat Berebut Kursi Ketua Definitif di Konferprov PWI Jawa Barat Periode 2026–2031

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:58 WIB

Dua Pria Ditangkap Terkait Unggahan Bernada Provokatif Soal Pernyataan Presiden Prabowo

Berita Terbaru