Gelar Job Fair di Kecamatan, Disnaker Bandung Bertekad Tekan Pengangguran Hingga 1 Persen

REDAKSI KOTA BANDUNG

- Redaksi

Sabtu, 1 November 2025 - 11:44 WIB

5068 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung, baranewsjabar.com- Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) terus menebar peluang kerja bagi warga Kota Bandunh. Salah satunya dengan menggelar Job Fair tingkat kecamatan yang kali ini berlangsung di Lapangan Gasmin, Kecamatan Antapani, Sabtu 1 November 2025.

Kegiatan ini menjadi penutup rangkaian Job Fair di tiga kecamatan tahun ini. Sebelumnya juga sukses digelar di Kecamatan Arcamanik dan Kiaracondong.

Kepala Disnaker Kota Bandung, Andri Darusman mengatakan, program ini merupakan bagian dari janji politik Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan dan Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, untuk menghadirkan Job Fair di 30 kecamatan secara bertahap hingga lima tahun ke depan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tujuannya, untuk menekan angka pengangguran terbuka di Kota Bandung yang saat ini masih berada di angka 7,4 persen atau sekitar 100.300 orang.

“Mudah-mudahan kegiatan ini bisa dimanfaatkan warga. Tahun ini kita laksanakan di tiga kecamatan, dan tahun depan kita targetkan di lima hingga enam kecamatan lagi. Dengan upaya ini, kita berharap angka pengangguran bisa turun minimal 1 persen tahun ini,” ujar Andri.

Disnaker juga melaporkan berbagai program pendukung untuk memperluas kesempatan kerja, seperti pelatihan bagi 15.000 warga, program padat karya, serta pemagangan di berbagai sektor.

Selain bursa kerja, Job Fair ini dikemas dengan pendekatan jemput bola bagi layanan publik. Warga bisa menikmati berbagai fasilitas seperti layanan BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan, cek kesehatan gratis, perekaman e-KTP pemula (Mepeling), aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), gerakan pangan murah, serta bazaar UMKM dari 52 pelaku usaha lokal di Kecamatan Antapani.

“Kami ingin acara ini bukan sekadar mencari kerja, tapi juga menjadi ruang kolaborasi. Warga bisa mengakses layanan publik, pelatihan, dan peluang usaha dalam satu lokasi,” kata Andri.

Pelaksanaan Job Fair dilakukan secara hibrid, baik tatap muka maupun daring, melalui aplikasi New Bima dan Nyari Gawe milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Dengan sistem ini, warga tetap bisa melamar pekerjaan secara online meski tidak hadir langsung di lokasi.

Sementara itu, Anggota Komisi IV DPRD Kota Bandung, Aswan Asep Wawan menyampaikan dukungan penuh terhadap program ini. Menurutnya, kegiatan Job Fair sangat penting untuk mengurangi angka pengangguran sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat.

“Kami dari DPRD memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada Disnaker yang terus hadir di tengah masyarakat. Tahun ini baru tiga kecamatan, dan kami akan dorong agar tahun depan bisa menjangkau seluruh 30 kecamatan,” ujar Aswan.

Ia mengungkapkan, DPRD telah mengalokasikan anggaran hingga Rp100 miliar untuk memperkuat program ketenagakerjaan tahun 2026, termasuk pelatihan dan pemberdayaan masyarakat.

Di tempat yang sama, Camat Antapani, Atang Rahmat, menyebut kegiatan ini sebagai bentuk nyata kolaborasi antara Disnaker dan Pemerintah Kecamatan.

“Selain untuk pencari kerja, ini juga wadah bagi 52 UMKM di Antapani untuk tampil dan memperkenalkan produknya. Kami juga bekerja sama dengan dinas lain seperti Disdukcapil dan Dinas Ketahanan Pangan untuk memberikan layanan langsung ke warga,” jelas Atang.

Kegiatan Job Fair di Antapani ini dikemas dalam suasana meriah dengan hiburan rakyat, kuliner lokal, dan berbagai layanan publik.

Masyarakat tampak antusias memadati area Lapangan Gasmin sejak pagi untuk mencari peluang kerja, berbelanja produk UMKM, maupun menikmati layanan gratis yang tersedia.

Berita Terkait

71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia
Lebih Mudah, Bayar Pajak Kendaraan Bermotor Cukup STNK Tanpa KTP Pemilik Pertama*
*Chandra Gautama Jembatani Tradisi lewat Aing Kabayan*
Penyampaian LKPJ 2025, Farhan Paparkan Capaian Pembangunan Daerah
Asep Robin: Legalitas Cagar Budaya Cikadut Harus Kuat  
Berburu Lailatul Qadar, Ini Rekomendasi Masjid untuk Iktikaf di Kota Bandung
PENANGANAN KASUS KERACUNAN MBG
Mantan Karyawan PT RPG,TBK minta Hak Gaji di bayar perusahaan.

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 14:10 WIB

71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia

Senin, 6 April 2026 - 02:55 WIB

Lebih Mudah, Bayar Pajak Kendaraan Bermotor Cukup STNK Tanpa KTP Pemilik Pertama*

Sabtu, 4 April 2026 - 19:29 WIB

*Chandra Gautama Jembatani Tradisi lewat Aing Kabayan*

Rabu, 1 April 2026 - 14:50 WIB

Penyampaian LKPJ 2025, Farhan Paparkan Capaian Pembangunan Daerah

Minggu, 8 Maret 2026 - 17:09 WIB

Berburu Lailatul Qadar, Ini Rekomendasi Masjid untuk Iktikaf di Kota Bandung

Jumat, 27 Februari 2026 - 17:14 WIB

PENANGANAN KASUS KERACUNAN MBG

Selasa, 17 Februari 2026 - 17:35 WIB

Mantan Karyawan PT RPG,TBK minta Hak Gaji di bayar perusahaan.

Jumat, 6 Februari 2026 - 15:35 WIB

Bandung Jadi Pusat Inovasi dan Kolaborasi di IFBEX 2026

Berita Terbaru

Daerah

Budaya Bukan Cuma Seremoni: Pesan KAA dari Savoy Homan

Minggu, 19 Apr 2026 - 16:10 WIB

Bandung

*Chandra Gautama Jembatani Tradisi lewat Aing Kabayan*

Sabtu, 4 Apr 2026 - 19:29 WIB