Asep Mulyadi Dorong Pemkot Bandung Cari Sumber Dana Alternatif Hadapi Defisit Rp300 Miliar

REDAKSI KOTA BANDUNG

- Redaksi

Minggu, 2 November 2025 - 20:28 WIB

5092 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Kota Bandung Asep Mulyadi

BANDUNG, baranewsjabar.com- Pemkot Bandung terancam mengalami defisit anggaran untuk tahun depan. Pada Rancangan APBD 2026, Pemkot masih kekurangan anggaran senilai Rp 300 miliar karena kebijakan dari Pemerintah Pusat.
Sebagaimana diketahui, Pemkot Bandung terdampak pemangkasan dana tranfer ke daerah (TKD) Rp 658,49 miliar. Alhasil, efisiensi pun wajib dilakukan untuk memenuhi kebutuhan anggaran.

Rencananya, Pemkot Bandung akan mengefisiensi belanja daerah hingga Rp 342,24 miliar. Lalu, selisih anggaran sisanya akan ditutup oleh selisih sisa anggaran (silpa) senilai Rp 316,24 miliar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Karena kondisi tersebut, Ketua DPRD Kota Bandung Asep Mulyadi turut memberikan catatan. Ia meminta Pemkot Bandung agar lebih kreatif mencari sumber dana lain untuk menutupi potensi defisit anggaran tersebut.

“Secara umum, karena ini kan ada pengurangan (anggaran), tentu saja harus makin kreatif Kota Bandung mencari sumber dana,” kata Asep Mulyadi, Jumat (31/10/2025).

Politikus PKS yang akrab disapa Kang Asmul itu mengatakan, salah satu solusinya, Pemkot Bandung perlu mencari peluang ke pemerintah pusat. Anggaran infrastruktur perlu dioptimalkan agar potensi defisit itu nantinya bisa tertutupi untuk tahun depan.

“Bahkan mungkin harus sering-sering ke pusat. Kira-kira apa nih program kota yang mungkin dibiayai oleh pusat dengan mengajukan proposal dan logika yang bisa dimengerti oleh pusat,” pungkasnya. ***

Berita Terkait

71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia
Lebih Mudah, Bayar Pajak Kendaraan Bermotor Cukup STNK Tanpa KTP Pemilik Pertama*
*Chandra Gautama Jembatani Tradisi lewat Aing Kabayan*
Penyampaian LKPJ 2025, Farhan Paparkan Capaian Pembangunan Daerah
Asep Robin: Legalitas Cagar Budaya Cikadut Harus Kuat  
Berburu Lailatul Qadar, Ini Rekomendasi Masjid untuk Iktikaf di Kota Bandung
PENANGANAN KASUS KERACUNAN MBG
Mantan Karyawan PT RPG,TBK minta Hak Gaji di bayar perusahaan.

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 14:10 WIB

71 Tahun KAA: Bandung Teguhkan Diplomasi Budaya dan Status Warisan Dunia

Senin, 6 April 2026 - 02:55 WIB

Lebih Mudah, Bayar Pajak Kendaraan Bermotor Cukup STNK Tanpa KTP Pemilik Pertama*

Sabtu, 4 April 2026 - 19:29 WIB

*Chandra Gautama Jembatani Tradisi lewat Aing Kabayan*

Rabu, 1 April 2026 - 14:50 WIB

Penyampaian LKPJ 2025, Farhan Paparkan Capaian Pembangunan Daerah

Minggu, 8 Maret 2026 - 17:09 WIB

Berburu Lailatul Qadar, Ini Rekomendasi Masjid untuk Iktikaf di Kota Bandung

Jumat, 27 Februari 2026 - 17:14 WIB

PENANGANAN KASUS KERACUNAN MBG

Selasa, 17 Februari 2026 - 17:35 WIB

Mantan Karyawan PT RPG,TBK minta Hak Gaji di bayar perusahaan.

Jumat, 6 Februari 2026 - 15:35 WIB

Bandung Jadi Pusat Inovasi dan Kolaborasi di IFBEX 2026

Berita Terbaru

Daerah

Budaya Bukan Cuma Seremoni: Pesan KAA dari Savoy Homan

Minggu, 19 Apr 2026 - 16:10 WIB

Bandung

*Chandra Gautama Jembatani Tradisi lewat Aing Kabayan*

Sabtu, 4 Apr 2026 - 19:29 WIB