Erick Darmadjaya Menjadi Narasumber Pada Acara Talkshow OPSI Di Studio PRFM Bandung

REDAKSI KOTA BANDUNG

- Redaksi

Sabtu, 8 Maret 2025 - 13:00 WIB

50207 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua I DPRD Kota Bandung, Erick Darmadjaya, B.Sc., M.K.P., menjadi narasumber pada acara talk show OPSI dengan tema “Banjir, Macet, dan Sampah, Farhan Bisa Apa?”, di Studio PRFM Bandung, Jumat, 8 Maret 2025. Ariel/Humpro DPRD Kota Bandung.

BANDUNG, baranewsjabar.com- Wakil Ketua I DPRD Kota Bandung, Erick Darmadjaya, B.Sc., M.K.P., menjadi narasumber pada acara talk show OPSI dengan tema “Banjir, Macet, dan Sampah, Farhan Bisa Apa?”, di Studio PRFM Bandung, Jumat, 8 Maret 2025.

Pada kesempatan tersebut, Erick Darmadjaya menyebut, persoalan banjir yang terjadi di Kota Bandung merupakan pekerjaan besar. Sehingga penyelesaian masalah tersebut perlu melibatkan seluruh komponen stakeholder Kota Bandung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Masalah banjir selama ini diakibatkan oleh berbagai faktor pernyebab, salah satunya adanya kesalahan dalam hal penataan ruang. Jadi banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk dapat menyelesaikan atau menghilangkan banjir,” ujarnya.

Erick menuturkan, upaya penanganan banjir yang dilakukan selama ini, seperti pembersihan gorong-gorong atau saluran drainase hingga pengerukan sedimentasi sungai hanya bersifat menahan sementara dampak banjir.

Sedangkan upaya penyelesaian banjir masih menyisakan pekerjaan rumah yang besar bagi Pemerintah Kota Bandung.

Terlebih penyebab banjir pun berkorelasi dengan persoalan sampah.

Oleh karena itu, penyelesaian persoalan banjir harus seiring dengan upaya penyelesaian sampah.

“Saat ini kita sudah memiliki beberapa program dalam upaya penyelesaian persoalan sampah, di antaranya Kang Pisman, Mesin Olah Runtah (Motah), Bank Sampah dan program lainnya yang perlu terus kita perkuat dan dilaksanakan secara masif,” ucapnya.

Erick Darmadjaya menambahkan, keberhasilan penyelesaian persoalan sampah di Kota Bandung sangat bergantung juga pada tingkat kesadaran masyarakat.

Sebab fasilitas dan program yang dimiliki pemerintah, hanyalah bersifat pendukung untuk mempercepat penyelesaian masalah sampah.

Selain itu, yang perlu diperkuat adalah upaya kolaborasi dan koordinasi dengan Pemerintah Daerah lainnya di wilayah Bandung Raya. Terlebih dengan telah dilakukannya penandatangan bersama terkait pemanfaatan TPPAS Legok Nangka beberapa waktu lalu, diharapkan fasilitas tersebut dapat segera dioperasikan.

Di samping masalah banjir dan sampah, Erick Darmadjaya pun menyoroti persoalan Kota Bandung lainnya, yakni kemacetan.

Menurut dia, persoalan kemacetan di Kota Bandung bukan hanya disebabkan oleh adanya ketidakseimbangan antara jumlah kendaraan pribadi yang terus meningkat dengan ketersediaan infrastruktur yang tidak memadai.

Akan tetapi keberadaan parkir liar, serta masyarakat yang memiliki kendaraan, namun tidak memiliki garasi untuk menyimpan kendaraannya. Hal ini pun menjadi persoalan yang harus ditangani oleh Pemerintah Kota Bandung.

“Pemerintah sebagai regulator atau pemegang otoritas harus tegas, hanya iya atau tidak atau tidak dan iya di dalam menetapkan sebuah kebijakan. Sehingga dengan sikap seperti itu, diharapkan akan menghasilkan sebuah dampak atau output perubahan yang terjadi di masyarakat,” tuturnya.

Berita Terkait

Sinergi Summarecon, Kecamatan Gedebage dan ITB Kembangkan Inovasi Pengolahan Jerami untuk Atasi Polusi Asap di Gedebage
Warga Bandung yang Tinggal di wilayah rentan rawan pangan dan Berisiko Stunting Dapat Bantuan Pangan (Pangersa)
DPRD Kota Bandung sukses menggelar Rapat Paripurna dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Bandung (HJKB) ke-216
HADIR DI TENGAH KRISIS AIR, PERUMDA TIRTAWENING SALURKAN BANTUAN AIR TANGKI
Rizky Mediantoro Resmi Jabat Dirut Perumda Tirtawening Bandung, Fokus Integrasi Keuangan
Wali Kota Instruksikan Manajemen Baru PDAM Tirtawening Konsolidasi Keuangan
DPRD Dukung Penuh Upaya Pemkot Bandung Untuk Mempercepat Penanganan Sampah
Walikota Bandung Muhammad Farhan Gaet Investor Menuju Target Investasi Rp.12 Triliun

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:59 WIB

Kapolres Toraja Utara Melaksanakan Kegiatan Kumpul Bersama Masyarakat di 2 Lokasi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:59 WIB

Satgas TMMD 130/Kodim 1416/Mu a Secara “door to door” Periksa Kesehatan Warga Kawite-wite

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:55 WIB

Gagalkan Perlintasan Ilegal, Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala Amankan 5 Calon Pekerja Migran Non-Prosedural di Perbatasan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:39 WIB

Prof Dr Sutan Nasomal Harapkan Presiden RI Supaya Perintahkan APH Sidik Kasus Keracunan MBG Yang Bermain Kotor Tangkap Adili Agar Ada Keadilan Itu Nyata Di SMPN 2 Cisarua Bogor!!!

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:29 WIB

Satpas Polres Cimahi Pangkas Waktu Tunggu SIM hingga 35 Persen, Layanan Digital Diperkuat

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Sinergi Summarecon, Kecamatan Gedebage dan ITB Kembangkan Inovasi Pengolahan Jerami untuk Atasi Polusi Asap di Gedebage

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:23 WIB

Paguyuban Sunda Galuh Perkuat pelestarian Budaya Lewat Sunda Sabuana Award 2026 dan Pengukuhan Dewan Adat Sunda

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:26 WIB

Warga Bandung yang Tinggal di wilayah rentan rawan pangan dan Berisiko Stunting Dapat Bantuan Pangan (Pangersa)

Berita Terbaru