Gempa Magnitudo 4,0 Guncang Wilayah Timur Laut Sukabumi, Terasa Hingga Bogor dan sekitarnya

baraNews Jabar Online

- Redaksi

Minggu, 21 September 2025 - 00:15 WIB

50243 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sukabumi – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,0 mengguncang wilayah Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (20/9/2025) malam. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa gempa ini terjadi pukul 23.47 WIB dengan pusat gempa berada di darat, tepatnya 26 kilometer timur laut Sukabumi.

Berdasarkan data yang dirilis BMKG, lokasi gempa berada pada koordinat 6,75 Lintang Selatan dan 106,58 Bujur Timur, dengan kedalaman gempa 7 kilometer. Gempa ini dirasakan cukup luas hingga ke wilayah seperti Bogor, Rangkasbitung, dan sebagian wilayah sekitar Jawa Barat bagian barat.

Dalam peta guncangan BMKG (shake map), wilayah yang terdampak gempa mengalami intensitas guncangan antara skala II hingga IV MMI (Modified Mercalli Intensity) yang menunjukkan getaran ringan hingga cukup dirasakan oleh banyak orang di dalam ruangan, khususnya pada bangunan bertingkat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

BMKG menyebutkan bahwa meskipun terasa di sejumlah wilayah, sejauh ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan maupun korban akibat gempa tersebut. Potensi kerusakan juga tergolong minim mengingat kekuatan gempa yang relatif ringan dan kedalaman yang cukup dangkal.

Masyarakat diimbau tetap tenang dan terus mengikuti informasi resmi dari BMKG. Hingga laporan ini diturunkan, belum tercatat adanya gempa susulan.

Peta distribusi intensitas gempa menunjukkan bahwa getaran paling kuat dirasakan di sekitar wilayah pusat gempa, yaitu di antara Sukabumi bagian timur laut dan Kabupaten Bogor bagian barat. Beberapa warga dilaporkan sempat terbangun akibat getaran yang dirasakan mendadak.

BMKG juga menegaskan gempa ini tidak menimbulkan potensi tsunami karena berada di darat dan dengan magnitudo yang tidak cukup besar untuk memicu gangguan laut.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, memastikan bangunan tempat tinggal aman terhadap guncangan, dan segera keluar dari bangunan jika terjadi gempa susulan dengan intensitas cukup kuat.

Berita Terkait

Lebih Mudah, Bayar Pajak Kendaraan Bermotor Cukup STNK Tanpa KTP Pemilik Pertama*
PENANGANAN KASUS KERACUNAN MBG
Bandung Jadi Pusat Inovasi dan Kolaborasi di IFBEX 2026
Didi Garnadi, Kepala Dinas DPUTR Purwakarta yang ‘Arogan’: Warga Kecewa dengan Sikapnya
Camat Bandung Wetan ‘Meledak’, Musrenbang di Hotel Grandia Jadi Kontroversi!
Warga Sridadi Protes Biaya Pemindahan Tiang PLN
Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Bekasi, JPDN dan GBR Kawal Proses Hukum ‎
Jaga Kebersihan dan Drainase, Kecamatan Lembang Lakukan Penataan PKL Secara Bertahap

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:26 WIB

Pussenif Gelar Pameran Alutsista di Soreang: Tampilkan Ranpur Modern hingga Kuliner Gratis untuk Warga

Kamis, 1 Oktober 2026 - 23:11 WIB

BPPH Pemuda Pancasila Jawa Barat Gelar Diskusi Panel Sikapi Carut-Marut Penegakan Hukum di Indonesia

Jumat, 25 September 2026 - 17:49 WIB

WAKIL KETUA DPRD JABAR: ANGGARAN TURUN RP8,3 TRILIUN, TAPI PELAYANAN KE RAKYAT TIDAK BOLEH BERKURANG

Jumat, 25 September 2026 - 17:17 WIB

DPRD Kota Bandung sukses menggelar Rapat Paripurna dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Bandung (HJKB) ke-216

Senin, 21 September 2026 - 15:15 WIB

HADIR DI TENGAH KRISIS AIR, PERUMDA TIRTAWENING SALURKAN BANTUAN AIR TANGKI

Kamis, 17 September 2026 - 16:08 WIB

Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPERWI) Gelar Table Top 2026, Dorong Sinergi dan Bangkitkan Industri Pariwisata Nasional

Kamis, 17 September 2026 - 11:00 WIB

Nakhoda Baru di Jalur Krusial: Rekam Jejak AKP Sudirianto Mengawal Lalu Lintas Karawang

Minggu, 6 September 2026 - 22:16 WIB

Menyeberang ke Pulau Mercusuar Santolo: Dari Deru Perahu Hingga Gurihnya Ikan Bakar Lesehan

Berita Terbaru