Wakil Wali Kota: Penting! Karakter dan Akhlak untuk Membangun Generasi Unggul

REDAKSI KOTA BANDUNG

- Redaksi

Selasa, 29 April 2025 - 12:36 WIB

50271 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung, baranewsjabar.com- Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, menegaskan pentingnya pendidikan dalam menciptakan generasi unggul yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak yang kuat.

Dalam podcast bersama Pokja Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bandung, Erwin menyampaikan lima elemen utama yang harus diperhatikan untuk memastikan keberhasilan anak-anak di dunia dan akhirat.

Menurutnya, lima elemen tersebut meliputi: pertama, kesalehan yang terintegrasi dalam agama yang kuat; kedua, penguatan ilmu pengetahuan yang seimbang dengan agama; ketiga, cinta tanah air atau Al-Wa’yu Al-Watan; keempat, interaksi sosial yang baik dengan tetangga dan teman-teman; dan kelima, keorganisasian yang dapat membentuk pribadi yang bertanggung jawab.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Erwin, peran orang tua sangat penting dalam mendidik anak-anak. Pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga orang tua yang harus menjadi teladan dalam membentuk karakter anak-anak.

“Pendidikan bukan hanya tanggung jawab sekolah, tetapi juga orang tua. Mereka harus menjadi teladan bagi anak-anak mereka, menunjukkan perilaku yang baik, agar anak-anak dapat berkembang dalam lingkungan yang positif,” ujar Erwin di Studio Basa Basi Podcast Komplek Stadion Persib Jalan Ahmad Yani Kota Bandung, Selasa, 29 April 2025.

Pemerintah Kota Bandung juga berfokus pada program-program yang memperkuat karakter anak-anak. Program pelatihan dai, rumah tahfiz, dan gerakan utama mengaji adalah upaya untuk memperkenalkan dan memperkuat nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari, yang akan membentuk akhlak generasi muda.

Di era digital ini, Erwin juga mengingatkan tantangan utama dalam mendidik generasi muda adalah disrupsi teknologi dan perubahan nilai sosial yang cepat.

Meskipun teknologi memberikan manfaat besar, dampak negatifnya pun perlu diwaspadai.

“Teknologi membawa banyak manfaat, tetapi kita harus mengajarkan anak-anak untuk memanfaatkannya secara bijak. Pendidikan literasi digital menjadi sangat penting agar mereka bisa menggunakan teknologi dengan cara yang produktif,” tambah Erwin.

Selain itu, peningkatan kompetensi guru juga terus dilakukan agar mereka dapat beradaptasi dengan perkembangan zaman dan menyampaikan materi dengan cara yang lebih relevan dengan kebutuhan anak-anak.

Selain pendidikan formal, Erwin juga menekankan pentingnya pendidikan non-formal dalam membentuk karakter anak-anak.

Melalui Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), anak-anak yang tidak dapat melanjutkan pendidikan formal tetap memiliki kesempatan untuk mengembangkan diri melalui kursus keterampilan dan pendidikan kesetaraan.

Program PAUD Holistic Integrated (HI), yang berfokus pada pengembangan sosial, budaya, dan ekonomi, juga menjadi bagian penting dalam mempersiapkan anak-anak menghadapi tantangan global.

Pentingnya kolaborasi antara pemerintah, sekolah, perguruan tinggi, dan masyarakat juga menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang ideal.

Salah satu contoh konkret adalah program deteksi dini masalah kesehatan mental bagi anak-anak yang bekerja sama dengan psikolog profesional, diharapkan dapat mencegah permasalahan yang lebih besar di masa depan.

Erwin mengajak seluruh warga Bandung untuk menjadi teladan yang baik bagi generasi muda.

“Setiap individu, tanpa memandang usia atau profesi, harus menjadi pembelajar sepanjang hayat dan memberikan dampak positif bagi perkembangan kota,” ujarnya.

Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan media diharapkan dapat menjadikan Bandung kota yang inklusif, unggul, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Dengan komitmen terhadap pendidikan yang menyeluruh, baik formal maupun non-formal, serta penguatan karakter, Pemerintah Kota Bandung berupaya menciptakan generasi muda yang tidak hanya sukses dalam dunia pendidikan, tetapi juga memiliki akhlak dan karakter yang kuat.

Melalui kolaborasi antara semua pihak, Bandung akan terus menjadi kota yang mengutamakan kesejahteraan dan masa depan generasi penerus yang cerdas, kreatif, dan berbudi pekerti luhur.

Berita Terkait

DPRD Kota Bandung sukses menggelar Rapat Paripurna dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Bandung (HJKB) ke-216
HADIR DI TENGAH KRISIS AIR, PERUMDA TIRTAWENING SALURKAN BANTUAN AIR TANGKI
Pansus VI DPRD Kabupaten Bandung Koordinasi ke PDAM Tirtawening Kota Bandung Bahas Raperda Penyertaan Modal
Rizky Mediantoro Resmi Jabat Dirut Perumda Tirtawening Bandung, Fokus Integrasi Keuangan
Wali Kota Instruksikan Manajemen Baru PDAM Tirtawening Konsolidasi Keuangan
DPRD Dukung Penuh Upaya Pemkot Bandung Untuk Mempercepat Penanganan Sampah
Walikota Bandung Muhammad Farhan Gaet Investor Menuju Target Investasi Rp.12 Triliun
Kemeriahan HUT RI ke-81 di DKPP Kota Bandung: Eratkan Silaturahmi dan Semangat Gotong Royong

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:26 WIB

Pussenif Gelar Pameran Alutsista di Soreang: Tampilkan Ranpur Modern hingga Kuliner Gratis untuk Warga

Kamis, 1 Oktober 2026 - 23:11 WIB

BPPH Pemuda Pancasila Jawa Barat Gelar Diskusi Panel Sikapi Carut-Marut Penegakan Hukum di Indonesia

Jumat, 25 September 2026 - 17:49 WIB

WAKIL KETUA DPRD JABAR: ANGGARAN TURUN RP8,3 TRILIUN, TAPI PELAYANAN KE RAKYAT TIDAK BOLEH BERKURANG

Jumat, 25 September 2026 - 17:17 WIB

DPRD Kota Bandung sukses menggelar Rapat Paripurna dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Bandung (HJKB) ke-216

Senin, 21 September 2026 - 15:15 WIB

HADIR DI TENGAH KRISIS AIR, PERUMDA TIRTAWENING SALURKAN BANTUAN AIR TANGKI

Kamis, 17 September 2026 - 16:08 WIB

Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPERWI) Gelar Table Top 2026, Dorong Sinergi dan Bangkitkan Industri Pariwisata Nasional

Kamis, 17 September 2026 - 11:00 WIB

Nakhoda Baru di Jalur Krusial: Rekam Jejak AKP Sudirianto Mengawal Lalu Lintas Karawang

Minggu, 6 September 2026 - 22:16 WIB

Menyeberang ke Pulau Mercusuar Santolo: Dari Deru Perahu Hingga Gurihnya Ikan Bakar Lesehan

Berita Terbaru