AAYF 2025: Momentum Lahirnya Pesan dari Akar Rumput Pemuda Asia-Afrika

REDAKSI KOTA BANDUNG

- Redaksi

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 17:40 WIB

5076 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung, baranewsjabar.com- Suasana penuh kehangatan dan semangat solidaritas antarbangsa terasa di Ballroom Hotel Savoy Homann, Bandung, pada Jumat malam, 17 Oktober 2025.

Pemerintah Kota Bandung bersama delegasi muda dari berbagai negara Asia dan Afrika menutup rangkaian Asia Africa Youth Forum (AAYF) 2025 dengan seremoni penghargaan dan refleksi sejarah Konferensi Asia-Afrika 1955.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan membuka malam penutupan dengan sambutan hangat, menggambarkan bagaimana akhir pekan di Kota Bandung selalu menjadi momentum hidup bagi warga dan tamu internasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita telah memasuki akhir pekan, yang selalu menjadi hari-hari tersibuk dalam seminggu mulai dari Jumat malam hingga Minggu malam,” tutur Farhan mengawali sambutannya.

Farhan mengungkapkan, Bandung bukan hanya tempat penyelenggaraan konferensi dan festival, melainkan simbol keberagaman dan solidaritas yang hidup hingga kini.

“Kami tidak mengadakan Asia-Africa Festival di Jakarta. Anda semua dipersilakan untuk bergabung bersama kami dan menikmati keberagaman Bandung, para delegasi Asia-Afrika, serta pertunjukan budaya dari seluruh Jawa Barat,” ujarnya di hadapan tamu undangan, dan perwakilan pemuda dari berbagai negara seperti Bangladesh, Uni Emirat Arab, Rwanda, Guinea, Seychelles, Mesir, dan Malaysia.

Dalam sambutannya, Farhan juga mengenang semangat sejarah 1955 yang melahirkan Konferensi Asia-Afrika di tempat yang sama.

Ia menyebut momen tersebut sebagai “pesan dari akar rumput” (bottom-up message) — sebuah refleksi penting bagi generasi muda.

“Pada tahun 1955, sejarah besar tercipta di tempat ini oleh para pemimpin bangsa-bangsa muda yang baru merdeka. Semangat solidaritas itu lahir dari rakyat dan untuk rakyat. Inilah pesan dari akar rumput yang harus terus kita teruskan kepada pemerintah pusat masing-masing,” ujarnya.

Ia mengajak seluruh delegasi muda agar pesan solidaritas dan kerja sama Asia-Afrika tidak berhenti di forum, tetapi diteruskan hingga menjadi kebijakan konkret di tingkat pemerintahan.

“Pesan ini berasal dari para pemuda Asia dan Afrika. Mereka bukan diplomat, bukan pejabat pemerintah, tapi mereka adalah masa depan kita. Dalam 20–30 tahun ke depan, mereka akan menggantikan posisi kita dan memastikan semangat solidaritas terus tumbuh di antara bangsa-bangsa Asia dan Afrika,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bandung, Erwin yang turut hadir dalam acara tersebut menuturkan, kegiatan AAYF sekaligus menjadi bagian dari puncak perayaan Hari Jadi ke-215 Kota Bandung (HJKB) ke-215.

“Ini adalah puncak dari HJKB juga, di mana kegiatan seni budaya telah digelar di berbagai wilayah — dari Cibiru, Ujungberung, hingga Mayang Sunda. Dan malam ini menjadi penutupnya, dengan semangat Asia-Afrika yang akhirnya bisa kita rayakan kembali,” ujarnya.

Erwin menilai forum dan festival ini bukan sekadar ajang kebudayaan, tetapi juga momentum untuk memperkuat persatuan lintas bangsa.

“Asia-Afrika ini adalah tonggak sejarah dan kebanggaan bagi bangsa Indonesia. Harapannya, semua suku bangsa bisa bersatu dalam semangat yang sama,” katanya.

Ia juga menyampaikan pesan solidaritas kemanusiaan, khususnya untuk perjuangan kemerdekaan Palestina.

“Saya berharap Palestina bisa merdeka, seperti semangat yang dulu lahir dari Bandung tahun 1955. Inilah makna sejati solidaritas Asia-Afrika,” ucapnya penuh harap.

Berita Terkait

DPRD Kota Bandung sukses menggelar Rapat Paripurna dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Bandung (HJKB) ke-216
HADIR DI TENGAH KRISIS AIR, PERUMDA TIRTAWENING SALURKAN BANTUAN AIR TANGKI
Pansus VI DPRD Kabupaten Bandung Koordinasi ke PDAM Tirtawening Kota Bandung Bahas Raperda Penyertaan Modal
Rizky Mediantoro Resmi Jabat Dirut Perumda Tirtawening Bandung, Fokus Integrasi Keuangan
Wali Kota Instruksikan Manajemen Baru PDAM Tirtawening Konsolidasi Keuangan
DPRD Dukung Penuh Upaya Pemkot Bandung Untuk Mempercepat Penanganan Sampah
Walikota Bandung Muhammad Farhan Gaet Investor Menuju Target Investasi Rp.12 Triliun
Kemeriahan HUT RI ke-81 di DKPP Kota Bandung: Eratkan Silaturahmi dan Semangat Gotong Royong

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:26 WIB

Pussenif Gelar Pameran Alutsista di Soreang: Tampilkan Ranpur Modern hingga Kuliner Gratis untuk Warga

Kamis, 1 Oktober 2026 - 23:11 WIB

BPPH Pemuda Pancasila Jawa Barat Gelar Diskusi Panel Sikapi Carut-Marut Penegakan Hukum di Indonesia

Jumat, 25 September 2026 - 17:49 WIB

WAKIL KETUA DPRD JABAR: ANGGARAN TURUN RP8,3 TRILIUN, TAPI PELAYANAN KE RAKYAT TIDAK BOLEH BERKURANG

Jumat, 25 September 2026 - 17:17 WIB

DPRD Kota Bandung sukses menggelar Rapat Paripurna dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Bandung (HJKB) ke-216

Senin, 21 September 2026 - 15:15 WIB

HADIR DI TENGAH KRISIS AIR, PERUMDA TIRTAWENING SALURKAN BANTUAN AIR TANGKI

Kamis, 17 September 2026 - 16:08 WIB

Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPERWI) Gelar Table Top 2026, Dorong Sinergi dan Bangkitkan Industri Pariwisata Nasional

Kamis, 17 September 2026 - 11:00 WIB

Nakhoda Baru di Jalur Krusial: Rekam Jejak AKP Sudirianto Mengawal Lalu Lintas Karawang

Minggu, 6 September 2026 - 22:16 WIB

Menyeberang ke Pulau Mercusuar Santolo: Dari Deru Perahu Hingga Gurihnya Ikan Bakar Lesehan

Berita Terbaru