Waspadai Longsor Kawasan Utara, Pemkot Bandung Perkuat Ketangguhan Warga Gegerkalong

REDAKSI KOTA BANDUNG

- Redaksi

Jumat, 31 Oktober 2025 - 11:43 WIB

5087 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung, baranewsjabar.com- Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengingatkan warga di kawasan dataran tinggi (khususnya wilayah utara Kota Bandung) untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi longsor dan bencana lingkungan.

Hal itu disampaikan saat kegiatan Siskamling Siaga Bencana di Kelurahan Gegerkalong, Kecamatan Sukasari, Jumat 31 Oktober 2025.

“Wilayah Gegerkalong ini berada di ketinggian hampir 900 meter di atas permukaan laut. Risikonya bukan banjir, tapi longsor. Karena itu, warga harus siap bukan hanya untuk mencegah bencana, tapi juga bangkit cepat setelah bencana,” ujar Farhan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menuturkan, konsep ketangguhan kota tidak sekadar bebas dari bencana, tetapi mampu pulih dengan cepat.

“Bandung tangguh bukan yang bebas bencana, tapi yang bisa bangkit cepat setelah bencana,” kata Farhan.

Dalam kesempatan itu, sejumlah ketua RW melaporkan kondisi lingkungan, mulai dari penyempitan sungai akibat pembangunan lintas wilayah hingga kasus longsor di RW 1 dan RW 8.

Farhan memastikan, Pemkot Bandung akan berkoordinasi dengan sejumlah pemangku kepentingan seperti Dinas Sumber Daya Air Provinsi Jawa Barat dan Balai Besar Wilayah Sungai untuk penanganan lebih lanjut.

Selain kesiapsiagaan bencana, Farhan juga menyoroti pentingnya partisipasi warga dalam menjaga kebersihan drainase, keamanan lingkungan, serta penguatan kapasitas RW.

Ia mengingatkan, Siskamling bukan kegiatan seremonial, melainkan upaya rutin untuk mendengar langsung kondisi lapangan.

“Ini sudah edisi ke-30 Siskamling Siaga Bencana. Bukan sekadar kumpul, tapi forum untuk memastikan semua sistem di tingkat RW berjalan, dari penanganan banjir, longsor, sampai data sosial,” ucapnya.

Ia juga mengapresiasi sejumlah inisiatif warga, seperti program Buruan Sae, Dapur Dahsat, dan pemasangan CCTV di area kos-kosan di wilayah Kelurahan Gegerkalong.

Program-program tersebut dianggap sebagai bentuk kemandirian warga dalam menjaga ketahanan lingkungan dan keamanan wilayah.

“RW yang tangguh itu bukan yang selalu minta bantuan pemerintah, tapi yang bisa bergerak lebih dulu saat ada masalah,” kata Farhan.

Pemkot Bandung berharap seluruh RW di kelurahan yang berada kawasan utara Kota Bandung seperti Gegerkalong, Ledeng, dan Ciumbuleuit dapat menjadi contoh ketangguhan masyarakat menghadapi risiko bencana.

Selain fokus pada mitigasi lingkungan, Farhan juga menyoroti kesejahteraan sosial warga.

Ia meminta setiap RW memutakhirkan data kelompok rentan seperti penyandang disabilitas, ibu tunggal, dan anak putus sekolah agar dapat diintervensi lewat program kota.

“Kalau empat kelompok ini sejahtera, berarti kota kita adil,” tutur Farhan.

Di sisi lain, Pemkot Bandung tengah memperkuat layanan dasar di wilayah padat penduduk, termasuk peningkatan akses air bersih, pengelolaan sanitasi, dan perbaikan jaringan PDAM.

Farhan menilai, ketangguhan warga tak hanya diukur dari kesiapan menghadapi bencana, tetapi juga dari kemampuan memenuhi kebutuhan dasar secara mandiri dan berkelanjutan.

Dengan kolaborasi pemerintah, RW, dan warga, ia optimistis Bandung bisa tumbuh sebagai kota yang tangguh, inklusif, dan siap menghadapi tantangan alam maupun sosial.

Berita Terkait

DPRD Kota Bandung sukses menggelar Rapat Paripurna dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Bandung (HJKB) ke-216
HADIR DI TENGAH KRISIS AIR, PERUMDA TIRTAWENING SALURKAN BANTUAN AIR TANGKI
Pansus VI DPRD Kabupaten Bandung Koordinasi ke PDAM Tirtawening Kota Bandung Bahas Raperda Penyertaan Modal
Rizky Mediantoro Resmi Jabat Dirut Perumda Tirtawening Bandung, Fokus Integrasi Keuangan
Wali Kota Instruksikan Manajemen Baru PDAM Tirtawening Konsolidasi Keuangan
DPRD Dukung Penuh Upaya Pemkot Bandung Untuk Mempercepat Penanganan Sampah
Walikota Bandung Muhammad Farhan Gaet Investor Menuju Target Investasi Rp.12 Triliun
Kemeriahan HUT RI ke-81 di DKPP Kota Bandung: Eratkan Silaturahmi dan Semangat Gotong Royong

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:26 WIB

Pussenif Gelar Pameran Alutsista di Soreang: Tampilkan Ranpur Modern hingga Kuliner Gratis untuk Warga

Kamis, 1 Oktober 2026 - 23:11 WIB

BPPH Pemuda Pancasila Jawa Barat Gelar Diskusi Panel Sikapi Carut-Marut Penegakan Hukum di Indonesia

Jumat, 25 September 2026 - 17:49 WIB

WAKIL KETUA DPRD JABAR: ANGGARAN TURUN RP8,3 TRILIUN, TAPI PELAYANAN KE RAKYAT TIDAK BOLEH BERKURANG

Jumat, 25 September 2026 - 17:17 WIB

DPRD Kota Bandung sukses menggelar Rapat Paripurna dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Bandung (HJKB) ke-216

Senin, 21 September 2026 - 15:15 WIB

HADIR DI TENGAH KRISIS AIR, PERUMDA TIRTAWENING SALURKAN BANTUAN AIR TANGKI

Kamis, 17 September 2026 - 16:08 WIB

Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPERWI) Gelar Table Top 2026, Dorong Sinergi dan Bangkitkan Industri Pariwisata Nasional

Kamis, 17 September 2026 - 11:00 WIB

Nakhoda Baru di Jalur Krusial: Rekam Jejak AKP Sudirianto Mengawal Lalu Lintas Karawang

Minggu, 6 September 2026 - 22:16 WIB

Menyeberang ke Pulau Mercusuar Santolo: Dari Deru Perahu Hingga Gurihnya Ikan Bakar Lesehan

Berita Terbaru