Rumah Rubuh, Hidup Menumpang: Mada (70) Menanti Uluran Tangan Pemkab Bekasi

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Senin, 15 Desember 2025 - 16:36 WIB

5094 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rumah Rubuh, Hidup Menumpang: Mada (70) Menanti Uluran Tangan Pemkab Bekasi

Kabupaten Bekasi – Baranewsjabar. com

Di usia senjanya, Mada (70), warga Kampung Kalender RT 002 RW 001, Desa Karangmukti, Kecamatan Karangbahagia, Kabupaten Bekasi, harus menjalani hari-harinya dalam keterbatasan. Sejak sang istri meninggal dunia pada 2019 silam, Mada mengaku tidak lagi menerima bantuan sosial apa pun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keterangan foto : Mada (70) Menanti Uluran Tangan Pemkab Bekasi
Keterangan foto : Mada (70) Menanti Uluran Tangan Pemkab Bekasi

Dengan suara lirih, ia menuturkan kesunyian dan beratnya hidup seorang diri tanpa pendamping.

“Sudah hampir enam tahun sejak istri saya meninggal, saya tidak pernah mendapatkan bantuan lagi,” ucap Mada sambil menundukkan kepala.

Cobaan tak berhenti di situ. Sekitar lima bulan lalu, rumah sederhana yang selama ini menjadi satu-satunya tempat berteduh ambruk. Material bangunan yang sudah lapuk tak lagi mampu menahan usia.

“Kayunya sudah tua, mungkin itu sebabnya rumah saya rubuh,” tuturnya.

Sejak kejadian tersebut, Mada terpaksa meninggalkan rumahnya. Setiap malam, ia harus diantar anaknya untuk menginap, karena rumahnya sudah tidak layak huni.

“Kalau malam saya menginap di rumah anak. Siang hari saya kembali ke sini,” katanya pelan.

Kini, Mada hanya berharap ada perhatian dari Pemerintah Kabupaten Bekasi, khususnya Dinas Sosial dan BAZNAS Kabupaten Bekasi, agar ia dapat kembali memiliki tempat tinggal yang layak.

“Saya cuma ingin bisa tinggal di rumah sendiri lagi,” harapnya.

Kisah Mada menjadi gambaran nyata bahwa masih ada warga lanjut usia yang membutuhkan sentuhan kepedulian dan uluran tangan dari pemerintah maupun para dermawan.

(AM)

Berita Terkait

Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Bekasi, JPDN dan GBR Kawal Proses Hukum ‎
PWI Bekasi Raya Soroti Penetapan Tersangka Bupati: Kekuasaan Busuk Tak Layak Dipertahankan!
Ketua JPKP Kabupaten Bekasi Kritik Penegakan Hukum Kasus Perundungan Anak, Tekankan Pendekatan Restoratif
Oknum Guru SDN di Sukadarma Jadi DPO, Terancam Sanksi Pemecatan
Ikatan Alumni BEM Nusantara Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Kota Bekasi untuk Dorong Pembangunan Daerah
Peredaran Tramadol Ilegal di Bekasi Ungkap Dugaan Pembiaran Aparat dan Lemahnya Pengawasan Obat Keras
Bantahan Satnarkoba Polrestro Bekasi atas Tudingan Pembiaran Toko Obat Keras
Desi Kurniawati Malik SH dan H.Heri Syamsuri Siap Membawa Perubahan untuk Desa Sukamulya 

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:26 WIB

Pussenif Gelar Pameran Alutsista di Soreang: Tampilkan Ranpur Modern hingga Kuliner Gratis untuk Warga

Kamis, 1 Oktober 2026 - 23:11 WIB

BPPH Pemuda Pancasila Jawa Barat Gelar Diskusi Panel Sikapi Carut-Marut Penegakan Hukum di Indonesia

Jumat, 25 September 2026 - 17:49 WIB

WAKIL KETUA DPRD JABAR: ANGGARAN TURUN RP8,3 TRILIUN, TAPI PELAYANAN KE RAKYAT TIDAK BOLEH BERKURANG

Jumat, 25 September 2026 - 17:17 WIB

DPRD Kota Bandung sukses menggelar Rapat Paripurna dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Bandung (HJKB) ke-216

Senin, 21 September 2026 - 15:15 WIB

HADIR DI TENGAH KRISIS AIR, PERUMDA TIRTAWENING SALURKAN BANTUAN AIR TANGKI

Kamis, 17 September 2026 - 16:08 WIB

Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPERWI) Gelar Table Top 2026, Dorong Sinergi dan Bangkitkan Industri Pariwisata Nasional

Kamis, 17 September 2026 - 11:00 WIB

Nakhoda Baru di Jalur Krusial: Rekam Jejak AKP Sudirianto Mengawal Lalu Lintas Karawang

Minggu, 6 September 2026 - 22:16 WIB

Menyeberang ke Pulau Mercusuar Santolo: Dari Deru Perahu Hingga Gurihnya Ikan Bakar Lesehan

Berita Terbaru