Mantan Karyawan PT RPG,TBK minta Hak Gaji di bayar perusahaan.

REDAKSI BANDUNG

- Redaksi

Selasa, 17 Februari 2026 - 17:35 WIB

5092 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Bandung,Baranewsjabar.com – menurut sumber dari Karyawan PT.Ricky Putra Globaindo,TBK Soniangsih (52) dan Inah Aminah ( 49) Warga Kabupaten Bandung mewakili rekan rekan sejawatnya, menyampaikan keluhan kesahnya kepada awak media,terkait tuntutan kejelasan hak-hak ketenagakerjaan yang hingga kini belum mereka terima, setelah diberhentikan pada bulan Oktober 2022.

Keduanya mengaku telah bekerja di perusahaan tersebut sejak Desember 1991. Namun pada tahun 2022, mereka bersama ratusan karyawan lainnya diminta untuk keluar dari perusahaan. Menurut penuturan mereka, jumlah karyawan yang terdampak mencapai lebih dari 400 orang.

“Kami tidak pernah mendapat penjelasan yang jelas, kenapa harus keluar. Katanya sejak pandemi Corona, produk tidak seimbang perjalanannya. Tapi kami lihat perusahaan masih berjalan,” ujar Inah saat ditemui di Bandung,senin 16/02/2026

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gaji Dicicil Tanpa Kepastian

Ibu Inah dan Ibu Sonia mengungkapkan, bahwa hak yang belum dibayarkan terutama berupa sisa gaji. Pembayaran dilakukan dengan sistem cicilan tanpa kepastian waktu dan nominal tidak tetap.

“Kadang kami dipanggil ke pabrik jam 08.00 pagi, tapi baru diberi uang jam 16.00 sore. Itu pun jumlahnya tidak menentu, kadang Rp.150 ribu, Rp.300 ribu, paling besar Rp.500 ribu. Seperti orang dibagi sembako, harus antre,” ungkap Soniangsih.

Menurut mereka, hingga saat ini belum ada pelunasan penuh atas hak-hak yang seharusnya diterima, termasuk kejelasan terkait pesangon maupun kompensasi lainnya.

Perusahaan PT. Ricky Putra Globaindo TBK yang dulu mereka bekerja di ketahui berlokasi di kawasan Jalan Raya Bandung–Garut KM 28, wilayah Kabupaten Bandung.

Para eks pekerja berharap pemerintah daerah maupun instansi ketenagakerjaan dapat membantu,
memfasilitasi persoalan ini, yang sudah berlarut-larut tidak ada penyelesaian.

Harapan juga disampaikan kepada pemerintah daerah dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat terutama Gubernur Jawa Barat KDM agar dapat turun tangan membantu memperjuangkan hak para pekerja yang belum terpenuhi, khususnya terkait pembayaran gaji dan pesangon. Terangnya.

“Kami ingin ada perhatian dari dinas terkait, terutama Dinas Tenaga Kerja, untuk menjembatani permasalahan ini. Kami hanya menuntut hak kami,” ujar Ibu Inah.

Selain itu, mereka juga secara terbuka meminta bantuan kepada Gubernur Jawa Barat yang mereka sebut sebagai Bapa Aing ( KDM ) ,agar dapat membantu memperjuangkan nasib para mantan karyawan yang merasa dirugikan.

“Kami ini warga Bandung yang merasa teraniaya dan terzolimi. Kami hanya ingin keadilan dan hak kami dipenuhi,” tegas Ibu Sonia.

Menunggu Klarifikasi Perusahaan

Hingga berita ini dirilis, pihak PT Riki belum memberikan tanggapan resmi terkait pernyataan para mantan karyawan tersebut.

Para mantan pekerja berharap adanya mediasi terbuka antara perusahaan, perwakilan karyawan, dan instansi pemerintah terkait agar persoalan ini dapat diselesaikan secara adil sesuai ketentuan peraturan ketenagakerjaan yang berlaku, ungkap nya.* (Imas)

Berita Terkait

Pussenif Gelar Pameran Alutsista di Soreang: Tampilkan Ranpur Modern hingga Kuliner Gratis untuk Warga
BPPH Pemuda Pancasila Jawa Barat Gelar Diskusi Panel Sikapi Carut-Marut Penegakan Hukum di Indonesia
WAKIL KETUA DPRD JABAR: ANGGARAN TURUN RP8,3 TRILIUN, TAPI PELAYANAN KE RAKYAT TIDAK BOLEH BERKURANG
DPRD Kota Bandung sukses menggelar Rapat Paripurna dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Bandung (HJKB) ke-216
HADIR DI TENGAH KRISIS AIR, PERUMDA TIRTAWENING SALURKAN BANTUAN AIR TANGKI
Pansus VI DPRD Kabupaten Bandung Koordinasi ke PDAM Tirtawening Kota Bandung Bahas Raperda Penyertaan Modal
Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPERWI) Gelar Table Top 2026, Dorong Sinergi dan Bangkitkan Industri Pariwisata Nasional
Nakhoda Baru di Jalur Krusial: Rekam Jejak AKP Sudirianto Mengawal Lalu Lintas Karawang

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:26 WIB

Pussenif Gelar Pameran Alutsista di Soreang: Tampilkan Ranpur Modern hingga Kuliner Gratis untuk Warga

Kamis, 1 Oktober 2026 - 23:11 WIB

BPPH Pemuda Pancasila Jawa Barat Gelar Diskusi Panel Sikapi Carut-Marut Penegakan Hukum di Indonesia

Jumat, 25 September 2026 - 17:49 WIB

WAKIL KETUA DPRD JABAR: ANGGARAN TURUN RP8,3 TRILIUN, TAPI PELAYANAN KE RAKYAT TIDAK BOLEH BERKURANG

Jumat, 25 September 2026 - 17:17 WIB

DPRD Kota Bandung sukses menggelar Rapat Paripurna dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Bandung (HJKB) ke-216

Senin, 21 September 2026 - 15:15 WIB

HADIR DI TENGAH KRISIS AIR, PERUMDA TIRTAWENING SALURKAN BANTUAN AIR TANGKI

Kamis, 17 September 2026 - 16:08 WIB

Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPERWI) Gelar Table Top 2026, Dorong Sinergi dan Bangkitkan Industri Pariwisata Nasional

Kamis, 17 September 2026 - 11:00 WIB

Nakhoda Baru di Jalur Krusial: Rekam Jejak AKP Sudirianto Mengawal Lalu Lintas Karawang

Minggu, 6 September 2026 - 22:16 WIB

Menyeberang ke Pulau Mercusuar Santolo: Dari Deru Perahu Hingga Gurihnya Ikan Bakar Lesehan

Berita Terbaru