BANDUNG, Baranewsjabar.com — Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPERWI) resmi menggelar ajang Table Top 2026 sebagai langkah strategis dalam memperkuat jejaring bisnis dan menggerakkan roda ekonomi sektor pariwisata Indonesia. Menghadirkan ratusan pelaku usaha pariwisata yang terdiri dari seller (penyedia jasa/vendor pariwisata) dan buyer (agen perjalanan/biro wisata) dari berbagai daerah, Acara dilaksanakan di Hotel Horison Kota Bandung.Jl. Pelajar Pejuang 45 No. 121, Turangga, Kec. Lengkong, Kota Bandung, Jawa Barat.
Kegiatan yang mengusung semangat kolaborasi ini bertujuan untuk membuka peluang kemitraan baru, memfasilitasi transaksi bisnis secara langsung ( B2B meeting ), serta mempromosikan destinasi-destinasi wisata unggulan di Tanah Air.
Sorotan Acara
Sesi B2B Networking: Pertemuan langsung antara ratusan seller (hotel, atraksi, transportasi) dan buyer agen perjalanan untuk penyusunan paket wisata terbaru 2026.
Penguatan Sinergi Daerah: Mendorong promosi destinasi wisata antarwilayah guna meningkatkan kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara.
Diskusi Industri: Sesi berbagi pandangan terkait tren pariwisata, inovasi perjalanan, dan tantangan pasar di tahun 2026.
Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Asperwi (Asosiasi Pelaku Perjalanan Wisata Indonesia / Asosiasi Penyelenggara Perjalanan Wisata Indonesia) Hermawan Agus, S.E. menyampaikan bahwa ajang Table Top 2026 bukan sekadar sarana promosi, melainkan bentuk komitmen nyata dalam membangun ekosistem pariwisata yang solid, berkelanjutan, dan adaptif terhadap perkembangan tren wisatawan, ujarnya.
Antusiasme peserta terlihat tinggi sepanjang acara, ditandai dengan intensnya kesepakatan kerjasama ( MoU ) bisnis yang terjalin selama sesi bertukar potensi. Melalui gelaran ini, ASPPERWI optimistis industri pariwisata Indonesia akan semakin bergairah dan memberikan dampak ekonomi positif bagi para pelaku usaha lokal. Singkat nya.*( Imas )










































