Dewan DPRD kabupaten Bogor Dari Komisi 1 Irvan Maulana meninjau lokasi lahan di duga plotingan Milik IPB

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Selasa, 6 Mei 2025 - 00:20 WIB

50202 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

BARA NEWS Bogor, Selasa 06/05/2025

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

MAHATVA.ID – Komisi I DPRD Kabupaten Bogor melakukan peninjauan langsung ke lokasi lahan pertanian yang dilaporkan menjadi bagian dari plotingan milik Institut Pertanian Bogor (IPB). Peninjauan ini berlangsung di Desa Sukaharja, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, pada Senin (5/5/2025), sebagai tindak lanjut dari laporan warga terkait status kepemilikan lahan tersebut.

 

 

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bogor, Irvan Maulana, menyampaikan bahwa pihaknya turun ke lapangan sebagai bentuk respons serius terhadap keluhan masyarakat yang merasa lahan pertaniannya diklaim masuk dalam wilayah IPB.

 

 

“Ya, hari ini kami dari Komisi I DPRD Kabupaten Bogor meninjau langsung ke lapangan untuk melihat titik-titik lahan yang menurut warga masuk ke dalam plotingan IPB,” ungkap Irvan di lokasi peninjauan.

 

Irvan juga menegaskan bahwa pihaknya masih menunggu hasil resmi dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bogor guna memastikan keabsahan batas-batas lahan yang dipersoalkan.

 

“Lahan yang dipersoalkan merupakan area persawahan. Kami turun bersama pihak IPB dan pemerintah desa setempat untuk memastikan kejelasan batas lahan. Namun, kami masih menunggu hasil resmi plotingan dari BPN,” jelasnya.

 

Sementara itu, Camat Sukamakmur, Bakri Hasan, mengatakan bahwa pihak kecamatan turut berperan aktif dalam memfasilitasi proses penyelesaian sengketa lahan ini.

 

“Kami mencari jalan tengah agar tidak ada pihak yang dirugikan, baik dari IPB maupun warga. Setelah hasil plotingan dari BPN keluar, kita akan duduk bersama untuk membahas solusi terbaik,” ujar Bakri.

 

 

Peninjauan ini menjadi langkah awal dalam penyelesaian konflik agraria di wilayah Sukaharja, yang melibatkan institusi pendidikan tinggi dan warga lokal. Masyarakat berharap kejelasan status lahan bisa segera didapat agar tidak terjadi konflik berkepanjangan.

 

Reporter: Ariyadi ( Ucok)

Berita Terkait

Merawat Akar Perjuangan: Mengobor Semangat SOKSI Jabar lewat Pancasila dan Kolaborasi Purnawirawan TNI
Musda XII Depidar SOKSI Jawa Barat Digelar di Bandung, Hadirkan Tokoh Nasional dan Peluncuran Buku Rekor MURI
Polres Cimahi Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Hadirkan Tausiyah Al Ustadz Abdurrahman Al Banjari
PROGRAM BEDAH RUMAH CILAMPENI KEMENTERIAN PKP SENTUH RUMAH DINAS DAN HUNIAN WARGA DI KATAPANG
Komisi III Akan Bentuk Tim Perumus yang Mengawal Pemulihan Anggaran
DPRD Kota Bandung menggelar rapat Paripurna terkait penyampaian pandangan umum tiga Raperda usulan Pemerintah Kota Bandung
MENGGUGAT LABEL “AIR PEGUNUNGAN” DALAM UPAYA MENYELARASKAN NARASI PEMASARAN DENGAN REALITAS SAINS HUTAN DAN SIKLUS AIR
80 Tahun Mengabdi Polri Untuk Masyarakat, Hari Bhayangkara ke-80 di Polres Tenggara Berlangsung Khidmat

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 09:11 WIB

DPRD Dukung Penuh Upaya Pemkot Bandung Untuk Mempercepat Penanganan Sampah

Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:41 WIB

Walikota Bandung Muhammad Farhan Gaet Investor Menuju Target Investasi Rp.12 Triliun

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:35 WIB

Warga RW 04 kelurahan Babakan Tarogong Kompak merayakan HUT RI ke 81

Senin, 17 Agustus 2026 - 11:41 WIB

Dari Tradisi ke FYP: Cepot Motah Ajak Anak Muda Hidupin Lagi Seni Nusantara

Senin, 17 Agustus 2026 - 09:03 WIB

Menjaga Persatuan dan Kesatuan, Membangun Cimahi, untuk Indonesia Emas ke-81

Kamis, 13 Agustus 2026 - 07:47 WIB

Camat Rancaekek membagikan Bendera merah putih kepada pengendara sepeda motor Tanamkan Edukasi Perjuangan HUT RI ke-81

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:58 WIB

Dua Kandidat Berebut Kursi Ketua Definitif di Konferprov PWI Jawa Barat Periode 2026–2031

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:58 WIB

Dua Pria Ditangkap Terkait Unggahan Bernada Provokatif Soal Pernyataan Presiden Prabowo

Berita Terbaru