Puluhan Sekolah di Garut Diduga Bayar ‘Pelicin’ Agar Terima Dana Pemerintah

BARA NEWS JABAR

- Redaksi

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 08:07 WIB

50442 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut – Puluhan sekolah di Kabupaten Garut mengaku terbebani dugaan kewajiban menyetor uang puluhan juta rupiah ke Dinas Pendidikan (Disdik) setempat agar bisa menerima bantuan pemerintah. Uang itu disebut sebagai “pelicin” untuk memperbesar peluang sekolah mendapatkan kucuran dana pada periode berikutnya, dilansir dari Kompas.com, Kamis (14/08/2025).

Salah satu pengelola sekolah yang enggan identitasnya dipublikasikan menuturkan, bantuan disalurkan melalui seseorang di lingkungan Disdik. “Bantuannya untuk revitalisasi sekolah, besarannya 200 juta hingga 400 juta rupiah, kami diminta menyetor 30 juta sampai 60 juta ke seseorang di Disdik,” ujarnya kepada Tribunjabar.id.

Pengelola itu menambahkan, sejumlah Taman Kanak-kanak (TK) tahun ini menerima bantuan, antara lain TK Al Kautsar, TK Al Junaediyah, TK Aisyiah 2, dan TK Al Khoeriyah. Bantuan bersumber dari pemerintah pusat melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (Kemendikdasmen RI).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jika setoran tidak diberikan, penerima bantuan disebut tidak akan lagi mendapat kucuran dana di masa mendatang. Bantuan ini untuk pembangunan ruang Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), pengadaan perabot, dan fasilitas area bermain,” kata pengelola tersebut.

Sementara itu, Plt Kepala Bidang Pendidikan Masyarakat (Dikmas) Disdik Garut, Iyan, menegaskan peran Disdik hanya sebagai penghubung antara pusat dan sekolah. Ia menyebut bantuan disalurkan langsung pemerintah pusat, dan proses pencairan dilakukan bertahap. “Kami hanya menyampaikan informasi kepada sekolah penerima untuk mengikuti zoom meeting dari pusat,” jelasnya.

Kasus dugaan setoran ini memicu pertanyaan soal transparansi dan pengawasan dana bantuan sekolah, terutama di tengah pandemi dan tekanan ekonomi yang dirasakan sekolah. (*)

Berita Terkait

Gandeng Bang Bob, Kajari Garut Dorong Penguatan Karakter Jaksa Lewat “Character Building”
Polisi Bongkar Sindikat Uang Palsu di Garut, 1.200 Lembar Disita
569 Siswa di Garut Diduga Keracunan Makanan Gratis, Dominasi Pelajar SD
SDN 7 Kota Kulon Garut Terima Bantuan Fisik Sekolah dari Program BRI Peduli “Ini Sekolahku”
Tiga Tewas di Pernikahan Anak Gubernur Jabar, Maula dan Putri Akhirnya Buka Suara
Tragis! Berebut Makanan Gratis di Pernikahan Anak Gubernur, Tiga Nyawa Melayang
Polres Garut Gagalkan Peredaran Ekstasi dan Ganja, Dua Tersangka Dibekuk
Kejari Garut Segera Sidangkan Dokter Cabul Tersangka Kekerasan Seksual terhadap Pasien Hamil

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 16:10 WIB

Budaya Bukan Cuma Seremoni: Pesan KAA dari Savoy Homan

Minggu, 8 Maret 2026 - 20:00 WIB

POSKAB Sapu Jagat Gelar Berbagi Takjil dan Santunan Anak Yatim

Kamis, 25 Desember 2025 - 16:55 WIB

Lapas Kelas IIA Cikarang Berikan Remisi Khusus Natal 2025 kepada 41 Warga Binaan

Kamis, 25 Desember 2025 - 16:51 WIB

Polsek Cikarang Timur Dirikan Pos Pelayanan Nataru 2025 di Sejumlah Objek Wisata

Rabu, 24 Desember 2025 - 11:43 WIB

Polri Hadir Berbuat Bermanfaat, Polsek Cikarang Timur Laksanakan Yanmas Pagi dan Gatur Lalin di Sejumlah Titik Rawan

Rabu, 24 Desember 2025 - 00:33 WIB

Ratusan Ojol Daftar BPJS Ketenagakerjaan di Balai Kota Depok

Rabu, 24 Desember 2025 - 00:15 WIB

Kapolsek Sekayam AKP Sutikno Akui 3 Anggotanya Terlibat PETI di Malenggang, 1 Diusulkan Dimutasi

Selasa, 23 Desember 2025 - 23:12 WIB

Unit Samapta Polsek Cikarang Timur Intensifkan Patroli Kewilayahan Jelang Libur Natal dan Tahun Baru

Berita Terbaru

Daerah

Budaya Bukan Cuma Seremoni: Pesan KAA dari Savoy Homan

Minggu, 19 Apr 2026 - 16:10 WIB

Bandung

*Chandra Gautama Jembatani Tradisi lewat Aing Kabayan*

Sabtu, 4 Apr 2026 - 19:29 WIB

Bandung

Asep Robin: Legalitas Cagar Budaya Cikadut Harus Kuat  

Senin, 30 Mar 2026 - 23:39 WIB