Bupati Salim Fakhry Tegaskan Komitmen Pembinaan MTQ, Optimistis Aceh Tenggara Masuk 10 Besar

baraNews Jabar Online

- Redaksi

Sabtu, 1 November 2025 - 15:35 WIB

50194 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE — Bupati Aceh Tenggara, H.M. Salim Fakhry, menargetkan kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) daerahnya untuk menembus posisi 10 besar pada pelaksanaan MTQ ke-XXXVII tingkat Provinsi Aceh yang berlangsung di Kabupaten Pidie Jaya, 1 hingga 8 November 2025 mendatang. Target tersebut disampaikannya saat melepas keberangkatan kafilah Aceh Tenggara di kediaman pribadinya di Kute Muara Lawe Bulan, Kecamatan Babussalam, Kamis (30/10).

Harapan tersebut bukan tanpa alasan. Bupati menyatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tenggara selama ini telah menunjukkan konsistensinya dalam mendukung pembinaan dan peningkatan kualitas para peserta MTQ, termasuk melalui pengalokasian anggaran daerah secara khusus untuk kebutuhan pelatihan dan penguatan kapasitas kafilah.

“Tahun lalu kita berada di posisi ke-23 dari 23 kabupaten/kota peserta MTQ di Simeulue. Itu sangat mengecewakan. Maka dari itu, tahun ini Aceh Tenggara harus keluar dari peringkat terbawah dan masuk ke dalam 10 besar,” ujar Salim Fakhry di hadapan peserta dan rombongan yang akan bertolak ke Pidie Jaya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, hasil di Simeulue menjadi pengalaman berharga sekaligus titik awal untuk melakukan evaluasi menyeluruh dan perbaikan serius pada MTQ tahun ini. Ia menilai target menembus sepuluh besar cukup realistis, terlebih dengan upaya dan komitmen yang telah ditunjukkan oleh berbagai pihak dalam pembinaan intensif terhadap peserta sejak jauh hari.

“Target ini bukan sekadar ambisi, tapi merupakan bagian dari tanggung jawab kita semua. Sudah waktunya Aceh Tenggara tampil dan diakui dalam ajang ini. Kafilah kita harus bisa bersaing, harus mampu menunjukkan prestasi dan memberikan kebanggaan untuk Bumi Sepakat Segenep,” tambahnya.

Bupati juga memberikan perhatian khusus terhadap tata kelola dan manajemen kafilah selama kegiatan berlangsung. Ia meminta Dinas Syariat Islam sebagai penanggung jawab teknis untuk menjaga profesionalisme dan memastikan seluruh peserta berada dalam kondisi terbaik, baik dari aspek kesiapan mental, fisik, maupun perilaku.

“Kadis Syariat Islam harus bertanggung jawab terhadap kafilah. Jangan sampai muncul laporan yang merugikan atau mencemarkan nama baik daerah. Kafilah kita harus menunjukkan jati diri yang bermartabat, menjaga persatuan serta menjunjung tinggi nama baik Aceh Tenggara,” kata Salim Fakhry menekankan.

Setelah menyampaikan sambutan, Bupati menyerahkan bonus kepada kafilah sebagai bentuk apresiasi dan motivasi. Penyerahan dilakukan bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Dandim 0108 Aceh Tenggara, Kapolres, Kepala Kejaksaan Negeri, Ketua Pengadilan Negeri, dan Ketua Mahkamah Syari’ah Kutacane. Bonus serupa juga diberikan bagi peserta MTQ sebelumnya yang telah menorehkan prestasi dalam ajang tingkat provinsi tahun 2023 di Simeulue.

Sementara itu, Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Tenggara, M. Rasadi, melaporkan bahwa untuk MTQ XXXVII kali ini, kafilah Aceh Tenggara akan mengikuti delapan cabang perlombaan. Di antaranya, Tilawah Al-Qur’an (11 peserta), Hifzhil Qur’an (18 peserta), Tafsir Bahasa Indonesia (1 peserta), Fahmil Qur’an putra dan putri (6 peserta), Syarhil Qur’an (3 peserta), Khattil Qur’an (3 peserta), Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (2 peserta), dan Hafalan Hadist (2 peserta).

Rasadi menambahkan, jumlah total kontingen yang diberangkatkan ke Pidie Jaya mencapai 70 orang, terdiri dari peserta, pelatih, official, panitia, tim keamanan, tim media dari TV Agara, hingga pendamping dan pengemudi.

MTQ XXXVII tingkat Provinsi Aceh menjadi ajang bergengsi yang bukan hanya menjadi sarana kompetisi religius antardaerah, tetapi juga forum untuk menampilkan kualitas pembinaan Al-Qur’an masing-masing wilayah. Dengan target sepuluh besar yang telah ditetapkan, Bupati Salim Fakhry berharap para peserta dapat berkompetisi secara optimal dan membawa nama baik Aceh Tenggara ke panggung prestasi yang lebih tinggi. (RED)

Berita Terkait

Memeluk Kehangatan di Tengah Dinginnya Ciwidey, Menemukan Ketenangan di Emte Highland Resort
Merawat Akar Perjuangan: Mengobor Semangat SOKSI Jabar lewat Pancasila dan Kolaborasi Purnawirawan TNI
Musda XII Depidar SOKSI Jawa Barat Digelar di Bandung, Hadirkan Tokoh Nasional dan Peluncuran Buku Rekor MURI
Polres Cimahi Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Hadirkan Tausiyah Al Ustadz Abdurrahman Al Banjari
PROGRAM BEDAH RUMAH CILAMPENI KEMENTERIAN PKP SENTUH RUMAH DINAS DAN HUNIAN WARGA DI KATAPANG
Komisi III Akan Bentuk Tim Perumus yang Mengawal Pemulihan Anggaran
DPRD Kota Bandung menggelar rapat Paripurna terkait penyampaian pandangan umum tiga Raperda usulan Pemerintah Kota Bandung
MENGGUGAT LABEL “AIR PEGUNUNGAN” DALAM UPAYA MENYELARASKAN NARASI PEMASARAN DENGAN REALITAS SAINS HUTAN DAN SIKLUS AIR

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 09:11 WIB

DPRD Dukung Penuh Upaya Pemkot Bandung Untuk Mempercepat Penanganan Sampah

Senin, 17 Agustus 2026 - 19:37 WIB

Kemeriahan HUT RI ke-81 di DKPP Kota Bandung: Eratkan Silaturahmi dan Semangat Gotong Royong

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:35 WIB

Warga RW 04 kelurahan Babakan Tarogong Kompak merayakan HUT RI ke 81

Senin, 17 Agustus 2026 - 11:41 WIB

Dari Tradisi ke FYP: Cepot Motah Ajak Anak Muda Hidupin Lagi Seni Nusantara

Senin, 17 Agustus 2026 - 09:03 WIB

Menjaga Persatuan dan Kesatuan, Membangun Cimahi, untuk Indonesia Emas ke-81

Kamis, 13 Agustus 2026 - 07:47 WIB

Camat Rancaekek membagikan Bendera merah putih kepada pengendara sepeda motor Tanamkan Edukasi Perjuangan HUT RI ke-81

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:58 WIB

Dua Kandidat Berebut Kursi Ketua Definitif di Konferprov PWI Jawa Barat Periode 2026–2031

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:58 WIB

Dua Pria Ditangkap Terkait Unggahan Bernada Provokatif Soal Pernyataan Presiden Prabowo

Berita Terbaru