Ketum FORTAL Nusantara Tantang Obon Tabroni Wujudkan Langkah Nyata Perangi Obat Keras Tipe G di Bekasi

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Selasa, 16 Desember 2025 - 19:08 WIB

5083 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEKASI – baranewsjabar.com

Pernyataan Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Obon Tabroni, mengenai darurat peredaran obat keras terlarang tipe G di Bekasi memicu reaksi dari aktivis kemasyarakatan. Ketua Umum Forum Masyarakat Anti Obat Terlarang (FORTAL) Nusantara, Kang Edo, meminta sang legislator tidak sekadar memberikan pernyataan normatif, melainkan mengambil langkah politik yang konkret.

Kang Edo mengapresiasi perhatian Obon terhadap isu tersebut saat melakukan kunjungan kerja di Cikarang Barat dan Cikarang Timur. Namun, ia menekankan bahwa situasi di lapangan sudah sangat mengkhawatirkan dan membutuhkan intervensi nyata dari parlemen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Intinya saya meminta keseriusan. Bukan sekadar pernyataan normatif di depan publik. Kami minta langsung kepada Dewan Obon Tabroni, sesuai dengan tupoksi Komisi IX DPR RI, untuk membuka ruang diskusi serius dan menyeluruh dalam menyikapi maraknya peredaran obat keras tipe G di Bekasi,” tegas Kang Edo kepada awak media, Selasa (16/12/2025).

Menurut Kang Edo, sebagai anggota Komisi IX yang membidangi kesehatan dan ketenagakerjaan, Obon memiliki kewenangan besar untuk mendorong penguatan pengawasan distribusi obat dan mengevaluasi regulasi yang ada. Ia menilai agenda formal di tingkat akar rumput harus segera dikonversi menjadi kebijakan strategis.

“Masalah ini tidak bisa diselesaikan hanya dengan imbauan. Harus ada penguatan pengawasan distribusi, evaluasi regulasi, serta dorongan politik yang nyata dari DPR RI agar penindakan di lapangan oleh aparat berjalan maksimal,” lanjutnya.

FORTAL Nusantara, sebagai organisasi yang aktif melakukan advokasi bahaya obat terlarang, menyatakan siap bersinergi dengan DPR RI untuk memutus mata rantai peredaran obat ilegal tersebut. Kang Edo berharap komitmen yang diucapkan di depan warga bukan sekadar janji manis di masa reses.

“Masyarakat tidak boleh hanya menjadi pendengar janji. Kami ingin merasakan langsung kehadiran negara dalam melindungi generasi muda dari ancaman obat keras tipe G.

Kami siap duduk bersama untuk merumuskan langkah taktis,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, peredaran obat keras golongan G seperti Tramadol dan Hexymer memang dilaporkan masih marak terjadi di wilayah Bekasi, seringkali menyasar kalangan remaja dan pelajar.

(Red)

Berita Terkait

Polres Cimahi Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Hadirkan Tausiyah Al Ustadz Abdurrahman Al Banjari
PROGRAM BEDAH RUMAH CILAMPENI KEMENTERIAN PKP SENTUH RUMAH DINAS DAN HUNIAN WARGA DI KATAPANG
Komisi III Akan Bentuk Tim Perumus yang Mengawal Pemulihan Anggaran
DPRD Kota Bandung menggelar rapat Paripurna terkait penyampaian pandangan umum tiga Raperda usulan Pemerintah Kota Bandung
MENGGUGAT LABEL “AIR PEGUNUNGAN” DALAM UPAYA MENYELARASKAN NARASI PEMASARAN DENGAN REALITAS SAINS HUTAN DAN SIKLUS AIR
80 Tahun Mengabdi Polri Untuk Masyarakat, Hari Bhayangkara ke-80 di Polres Tenggara Berlangsung Khidmat
Sekwan Kabupaten Bekasi Rahmat Atong: Saya Hanya Jalankan Fungsi Administratif, Keputusan Tunjangan Rumah di Tangan Dewan
HUT Bhayangkara ke-80, Polres Cimahi Polri menjadi institusi yang dicintai dan dipercaya publik

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 09:11 WIB

DPRD Dukung Penuh Upaya Pemkot Bandung Untuk Mempercepat Penanganan Sampah

Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:41 WIB

Walikota Bandung Muhammad Farhan Gaet Investor Menuju Target Investasi Rp.12 Triliun

Senin, 17 Agustus 2026 - 19:37 WIB

Kemeriahan HUT RI ke-81 di DKPP Kota Bandung: Eratkan Silaturahmi dan Semangat Gotong Royong

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:35 WIB

Warga RW 04 kelurahan Babakan Tarogong Kompak merayakan HUT RI ke 81

Senin, 17 Agustus 2026 - 09:03 WIB

Menjaga Persatuan dan Kesatuan, Membangun Cimahi, untuk Indonesia Emas ke-81

Kamis, 13 Agustus 2026 - 07:47 WIB

Camat Rancaekek membagikan Bendera merah putih kepada pengendara sepeda motor Tanamkan Edukasi Perjuangan HUT RI ke-81

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:58 WIB

Dua Kandidat Berebut Kursi Ketua Definitif di Konferprov PWI Jawa Barat Periode 2026–2031

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:58 WIB

Dua Pria Ditangkap Terkait Unggahan Bernada Provokatif Soal Pernyataan Presiden Prabowo

Berita Terbaru